PT Semen Baturaja Bagikan Dividen Rp64,772 Miliar

Oleh : Herry Barus | Jumat, 28 April 2017 - 07:57 WIB

Pabrik Semen Baturaja (Bm)
Pabrik Semen Baturaja (Bm)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Semen Baturaja (Persero) Tbk menyepakati untuk membagikan dividen sebesar Rp64,772 miliar atau sekitar 25 persen dari perolehan laba bersih 2016 senilai Rp259,09 miliar.

"Pembagian dividen sebesar itu setara dengan Rp6,5841 per saham," papar Sekretaris Perusahaan Semen Baturaja, Zulfikri Subli di Jakarta, Kamis (27/4/2017)

Ia memaparkan bahwa dividen bagian pemegang saham negara Republik Indonesia sebesar 76,237 persen atau Rp49,38 miliar dan publik sebesar 23,76 persen atau Rp15,39 miliar.

Sementara itu, lanjut dia, sisa perolehan laba bersih tahun buku 2016, akan dibukukan sebagai dana cadangan atau laba ditahan guna mendukung bisnis perusahaan pada tahun ini.

"Sebesar 75 persen dari laba perseroan atau sekitar Rp194,31 miliar dialokasikan sebagai cadangan," katanya.

Dalam RUPST Semen Baturaja Tbk itu, juga disepakati melakukan pergantian jajaran komisaris dan direksi perseroan dengan masa jabatan terhitung sejak ditutupnya rapat dan berakhir pada penutupan RUPST yang kelima, tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu.

Disampaikan, jajaran komisaris dijabat oleh Harjanto sebagai Komisaris Utama. Sementara posisi komisaris dijabat oleh Oke Nurwan sebagai Komisaris dan Mahmud sebagai Komisaris.

Sedangkan posisi direksi, Rahmad Pribadi menjabat sebagai Direktur Utama, Daconi sebagai Direktur Produksi dan Pengembangan, M Jamil sebagai Direktur Pemasaran, Amrullah sebagai Direktur Umum dan SDM, dan Dede Paresade sebagai Direktur Keuangan.

Zulfikri Subli juga mengemukakan bahwa saat ini pihaknya sedang fokus menyelesaikan pembangunan Pabrik Baturaja II, per akhir Maret 2017 ini telah mencapai realisasi 94,95 persen. Pabrik Baturaja II itu memiliki kapasitas produksi semen sebesar 1,85 juta ton per tahun sehingga total kapasitas produksi perseroan menjadi sebanyak 3,85 juta ton semen per tahun.

"Pabrik dengan investasi sebesar Rp3,4 triliun itu direncanakan dapat beroperasi penuh pada akhir semester I 2017," katanya.

Sementara itu tercatat, pada kuartal I 2017 Semen Baturaja membukukan volume penjualan sebanyak 349.374 ton, tumbuh 10 persen dibandingkan periode sama tahun lalu 317.166 ton. Pada periode itu, pendapatan bersih perseroan sebesar Rp327,78 miliar, naik 10 persen. Sedangkan laba bersih Semen Baturaja sebesar Rp32 miliar, tumbuh 13 persen.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

MedcoFoundation gelar Talkshow Literasi Budaya Nusantara (dok INDUSTRY.co.id)

Senin, 18 Desember 2017 - 23:16 WIB

Melalui Nusa Buku, Medco Ajak Masyarakat Perkuat Literasi Nusantara

Medco Group mengajak semua elemen bekerja bersama memperkuat literasi budaya nusantara.

Menteri Perindusterian Airlangga Hartarto

Senin, 18 Desember 2017 - 21:34 WIB

Inilah Strategi Kemenperin Tangkap Peluang Pengembangan Era Digital

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menegaskan, pihaknya tidak hanya mengajak kepada pelaku industri berskala besar, tetapi juga industri kecil dan menengah (IKM) agar ikut menangkap peluang…

Mobil Listrik Supercar Lowo Ireng

Senin, 18 Desember 2017 - 21:29 WIB

Besok, Jokowi Resmikan Tol Sumo Sekaligus Jajal Mobil Listrik Karya ITS

Jalan tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) seksi 1B, II, dan III akan segera diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo, Selasa (19/12/2017). Kesempatan tersebut rencananya sekaligus dimanfaatkan Presiden…

Vokalis Utama SHINee, Kim Jong Hyun (Foto:soompi.com)

Senin, 18 Desember 2017 - 20:05 WIB

Dugaan Bunuh Diri, Jonghyun SHINee Ditemukan Tak Bernyawa

Kabar duka dari boy band asal Korea Selatan, Vokalis utama grup SHINee, Kim Jong Hyun, Sore ini dikabarkan meninggal dunia. Menurut polisi dan pemadam kebakaran, Jonghyun ditemukan tidak sadarkan…

Pengurus ILUNI UI pimpinan Arief Budhy Hardono (Foto Ist)

Senin, 18 Desember 2017 - 19:04 WIB

ILUNI UI Minta Pemerintah Dorong BUMN Segera Produksi Serum Vaksin Sendiri

Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), meminta pemerintah untuk segera mendorong badan-badan usaha milik negara (BUMN) dan daerah (BUMD) , memproduksi berbagai serum…