Wayang Orang Sriwedari Siap Pentaskan Mintaraga Malam ini

Oleh : Amazon Dalimunthe | Selasa, 25 April 2017 - 07:15 WIB

Pentas Wayang Orang Sriwedari dengan Lakon "Mintaraga"
Pentas Wayang Orang Sriwedari dengan Lakon "Mintaraga"

INDUSTRY.co.id - Menandai peringatan ke 107 tahun wayang orang (WO) Sriwedari yang berasal dari Solo, Jawa Tengah, malam ini (Rabu, 25 April 2017) siap mementaskan lakon “Mintaraga” di Teater kautaman, Museum Pewayangan, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.  Kesiapan ini ditandai dengan upacara pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Direktur Triardhika Production, Eny Soelistyowati Spd. MM, selaku produser pertunjukan di hadapan para pemain dan awak panggung, Senin (24/4) petang di tempat yang sama.

“Kami sudah siap naik pentas Selasa malam. Kami datang dengan kekuatan penuh. Seluruh pemain dan awak panggung sudah siap memberikan yang terbaik. Karena lakon Mintaraga ini termasuk yang jarang dipentaskan, karena sarat dengan nilai-nilai kehidupan yang disampaikan lewat dialog-dialog para tokohnya,” kata Eny.

Lakon “Mintaraga” mengisahkan perjalanan Arjuna ketika menjadi pertapa bernama ‘Ciptoning’ (Mintaraga). Dalam pertapaan, Arjuna banyak menghadapi berbagai ujian dan cobaan oleh Dewa. Hal ini untuk menguji seberapa besar keteguhan hatinya. “Mintaraga” memberi tafsir bahwa ketika seseorang mencapai tingkatan tertinggi kembali dipertanyakan, apakah pencapaian tersebut telah sesuai dengan kodratnya sebagai manusia; dalam arti sebagai “titah” yang harus mengemban tugas kemanusiaan secara utuh. Hidup selaras, serasi dan seimbang terhadap sesama manusia, alam dan Tuhan.

Pergelaran “Mintaraga” Wayang Orang (WO) Sriwedari ini, juga mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Surakarta. “Pemerintah Kota Surakarta, khususnya Dinas Kebudayaan, sangat mengapresiasi dan menyambut gembira dengan diundangnya Wayang Orang (WO) Sriwedari untuk pentas di Jakarta, dalam rangka Kongres Ke-IX Senawangi”, sambut Kepala Dinas Kebudayaan Pemerintah Kota Surakarta, Sis Ismiyati.

Menurut Sis Ismiyati, sebagai warisan leluhur bangsa, Wayang seharusnya dilestarikan dan diberdayakan. “Kami mendukung agar WOS (Wayang Orang Sriwedari) juga menjadi icon dunia, sebagaimana Wayang mendapat pengakuan dan penghargaan di Badan Dunia PBB-UNESCO. Tampilnya WOS nanti diharapkan dapat membuka mata hati dan pikiran, bagaimana kita dapat menghargai sejarah; warisan leluhur bangsa”, ujarnya menambahkan.

Dalam acara pemotongan tumpeng kemarin, Eny Soelystowati juga mengumumkan perubahan logo dan makna lembaga Triadhika yang dipimpinnya. “Perubahan ini disesuaikan dengan perkembangan dan tantangan jaman yang juga terus berubah. Semoga ini memberi semangat baru bagi Triardhika Production untuk terus mementaskan kesenian-kesenian tradisional bermutu tinggi dan menjaga warisan budaya Indonesia yang adiluhung,”Katanya.

Eny yang juga ikut berperan dalam lakon “Mintaraga” lantas membeberkan filosopi dari Logo baru Triardhika yang bergambar burung Merak. “Burung  esuai kodratnya merupakan makhluk Tuhan yang bisa terbang menjulang tinggi ke langit. Merupakan perlambang alam roh yang disejajarkan dengan kehidupan alam atas. Merak Hijau Burung yang sangat eksotis. Menebar pesona. Simbol estetika kultur global. Lambang keindahan budaya dunia. Burung yang sangat sakral bagi nenek moyang bangsa Indonesia. Salah satu spesies langka di Indonesia yang memiliki kesempurnaan tampilan,” terangnya.

Sementara tentang warna yang digunakan dalam logo, Eny memaparkan bahwa  Biru adalah warna samudera yang menyejukkan dan menenangkan.  Dan Biru juga merupakan warna langit yang merupakan simbol menciptakan sensasi menjulang ke angkasa. Sedangkan warna Merah  adalah warna yang kuat, berani dan tegas. Produktif, energik, dinamis, elegan, seksi dan menawan.

Triardhika Production, menurut Humasnya, Edy Karsito adalah  sebuah lembaga yang bergerak di bidang seni dan budaya. “Berkiprah membuat berbagai apresiasi seni, karya pertunjukan; pergelaran, audio visual, entertainment & promotion, dalam kemasan yang menarik, mendidik dan menghibur. Mewakili sebuah karya seni dan budaya dengan bahasa yang universal. Apik sebagai ruang promosi, memesona sebagai tontonan dan ideal sebagai tuntunan” ujar Edy.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Vivo V15 Pro

Rabu, 20 Maret 2019 - 18:10 WIB

Sebelum Beli Smartphone, Ini Keunggulan Vivo V15 Pro yang Harus Kamu Tau

Vivo V15 Pro bukan hanya mengintegrasikan fitur kamera terbaru untuk selfie atau portrait saja, namun juga semakin eksploratif untuk berbagai kebutuhan mobile photography lainnya dengan fitur-fitur…

Acara AMIGO Innovation Summit

Rabu, 20 Maret 2019 - 17:41 WIB

Telkom Gelar AMIGO Innovation Summit 2019

Jakarta – Sebagai wujud komitmen Telkom untuk mendukung perkembangan ekosistem digital Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan pameran dan konferensi tahunan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama Dirjen IKMA Kemenperin Gati Wibawaningsih saat meninjau salah satu booth di pameran Adiwastra Nusantara 2019 (Foto:Ridwan)

Rabu, 20 Maret 2019 - 17:13 WIB

Kemenperin Targetkan Ekspor Tenun dan Batik Naik 10 Persen di Tahun 2019

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan ekspor tenun dan batik nasional mampu meningkat 10 persen di tahun 2019.

Sniper PowerHome

Rabu, 20 Maret 2019 - 16:55 WIB

Penuhi Kebutuhan Listrik Saat Darurat, SNIPER Hadirkan PowerHome 

Pemenuhan kebutuhan listrik di luar ruang ternyata tidak hanya berkutat dengan tegangan arus searah (DC) atau arus lemah. Salah satu produsen power bank SNIPER memberikan solusi untuk pengisian…

Tanjung Lesung

Rabu, 20 Maret 2019 - 16:20 WIB

Kementerian PUPR Terus Lengkapi Infrastruktur Tanjung Lesung

Tanjung lesung layak disebut primadona wisata dari Banten. Keindahannya tak diragukan lagi. Kawasan ini memiliki pesona pantai yang memukau. Letaknya berada di ujung Pulau Jawa, tepatnya di…