60 Persen Ekspor, Jokowi: Tekstil Indonesia Bersaing dengan Vietnam

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 21 April 2017 - 20:24 WIB

Produksi Tekstil (Ilustrasi)
Produksi Tekstil (Ilustrasi)

INDUSTRY.co.id, Sukahrjo - Masyarakat harusnya berbangga dengan produk Indonesia, pasalnya produk tekstil Indonesia tidak kalah dengan negara Vietnam. Salah satunya ialah Sritex yang merajai pasar dunia. Mulai dari seragam militer, pakaian kerja, fashion dan pakaian anak semuanya dipasok Sritex. 60 persen produknya untuk ekspor.

"Saya tanya, apakah kita kalah dengan tekstil Vietnam? Karena saya dengar tekstil kita kalah oleh Vietnam. Dijawab oleh Pak Iwan (Presdir Sritex), kita tidak kalah. Kita bisa bersaing dengan mereka," ucap Jokowi saat meresmikan perluasan pabrik PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) di Kabupaten Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, Jumat (21/4/2017).

Untuk itu, sebagai bentuk dukungan kepada perusahaan-perusahaan Indonesia agar bisa bersaing di pasar global, pemerintah terus mengupayakan untuk memberikan kemudahan berusaha. Salah satunya penyederhanaan perizinan yang perlu diakui menjadi momok bagi kebanyakan pengusaha.

"Begitu daya saing kita turun, ya sudah kita akan dilibas oleh produksi dari luar. Oleh sebab itu, pemerintah sekarang ini memotong habis urusan-urusan yang berkaitan dengan perizinan. Saya berikan contoh pembangkit listrik, dulu ada 259 izin. Kalau dimasukkan koper bisa menjadi 10-15 koper. Sekarang kita potong menjadi 56. Tapi itu pun buat saya masih terlalu banyak," papar Jokowi.

Pemerintah, tambah Jokowi, juga fokus bekerja untuk perbaikan dan pembangunan sejumlah infrastruktur di Tanah Air. Hal itu untuk mendorong agar produk-produk Indonesia masuk ke pasar ekspor.

Jokowi juga berpesan kepada Sritex serta perusahaan tekstil dan produk tekstil (TPT) lainnya untuk senantiasa menjaga kualitas produk. Selain itu, inovasi dan penguasaan akan teknologi juga dimintanya untuk terus dilakukan.

"Kepada Sritex dan seluruh produsen TPT di Indonesia, saya minta dijaga kualitas dan ketepatan waktu dalam pengiriman. Terus berinovasi, jangan tertinggal teknologinya. Kita harus buktikan bahwa produk-produk Indonesia memang berkualitas tinggi dan patut dibanggakan," tutup Jokowi.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kayu di Hutan

Rabu, 22 November 2017 - 19:28 WIB

Pemerintah Wacanakan Buka Keran Ekspor Kayu Bulat

Setelah dilarang selama 16 tahun. pemerintah mempertimbangkan untuk membuka kran ekspor kayu bulat atau log. Alasannya, untuk mengangkat harga komoditas itu yang jatuh di pasar lokal.

Aptrindo (Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia) (Foto Ist)

Rabu, 22 November 2017 - 18:27 WIB

Aptrindo: Sudah Saatnya Angkutan Barang Masuk Sistem Digital

Era industrialisasi digital mengharuskan semua sektor industri mengimplementasikan sistem digitalisasi guna meningkatkan daya saing industri, tak terkecuali industri angkutan barang.

PT Totalindo Eka Persada Tbk

Rabu, 22 November 2017 - 17:50 WIB

Totalindo Eka Persada Akan Garap Proyek TOD Senilai Rp3 Triliun

PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS) menandatangani perjanjian pembangunan proyek kawasan terpadu (TOD) dengan BUMD DKI, PD Pembangunan Sarana Jaya senilai Rp3 triliun.

Budayawan; Emha Ainun Nadjib (Foto Ist)

Rabu, 22 November 2017 - 17:37 WIB

Ango An Poteh Tolang, Setnov

Andaikan Markesot dikenal oleh Setya Novanto dan ditanya tentang keadaannya hari-hari ini, mestinya Markesot menjawab begini: "Etembang poth mata, ango`an poth tolang, ta`iye!". Daripada mata…

Golden Tulip Holland Resort Batu, Jawa Timur

Rabu, 22 November 2017 - 17:30 WIB

Rayakan Tahun Baru dan Natal, Golden Tulip Holland Resort Batu Tawarkan Paket Spesial

Pergantian tahun dan perayaan hari Natal merupakan satu momen dimana tiap keluarga saling berkumpul atau mengisinya dengan berlibur ke suatu tempat ataupun ke destinasi wisata untuk merayakannya.