Sukses Digelar di Tanjung Lesung, Banten Travel Mart 2017 dihadiri 42 Buyer Mancanegara

Oleh : Hariyanto | Jumat, 21 April 2017 - 09:27 WIB

Banten Travel Mart 2017 (Haiyanto/ INDUSTRY.co.id)
Banten Travel Mart 2017 (Haiyanto/ INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Tanjung Lesung, Pagelaran perdana Banten Travel Mart (BTM) mencatat kesuksesan yang luar biasa, tercatat jumlah buyer jauh lebih banyak dibandingkan jumlah seller. Bahkan, event yang digelar di Tanjung Lesung Beach Hotel Pandeglang, Banten pada 19-21 April 2017 ini di dominasi oleh buyer dari luar negeri dengan jumlah sebanyak 42 orang.

Dari 170 buyers yang hadir, 30 orang dari Malaysia, 4 orang dari Tiongkok, 4 orang dari Singapura, 4 orang dari Mongolia, dan sisanya dari Indonesia, termasuk DPD ASITA.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenpar Esthy Reko Astuty mengatakan, BTM 2017 adalah momentum mempromosikan branding Wonderful Indonesia dalam strategi BAS (Branding, Advertaising, dan Selling).

“Event perdana ini harus berkelanjutan, karena responnya bagus. Dinas Pariwisata bersama ASITA berhasil membranding Banten. Tercatat buyers 170 dan seller 30, ini bagus,” ujar Esthy didampingi Kepala Bidang Promosi Perjalanan Insentif Hendri Karnoza Asdep Bisnis dan Pemerintah Kemenpar, Rabu (19/4/2017).

“Ini satu implementasi dari salah satu strategi untuk mendorong Tanjung Lesung sebagai prioritas untuk pengembangan destinasi. Kemudian juga untuk bagaimana salah satu destinasi ini punya share untuk pencapaian target wisman atau wisnus,” kata Esthy.

Provinsi Banten yang memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung merupakan salah satu kawasan wisata nasional yang bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Pemerintah pusat akan membantu secara optimal agar masyarakat sekitar bisa merasakan manfaatnya.

“Kami akan bantu untuk promosi pariwisata di Banten karena semua pihak harus berpartisipasi dari mulai eksekutif dan legislatif, antara buyers dan sellers nanti juga harus bisa mendapatkan banyak transaksi di Tanjung Lesung, imbasnya Tanjung Lesung semakin mendunia,” jelas Esthy.

Sementara, Ketua ASITA Banten Mukhlis Ikhsor Gatot mengatakan, sejak ditetapkannya Tanjung Lesung sebagai 10 destinasi prioritas pemerintah, diharapkan BTM 2017 bisa meningkatkan 100% kunjungan wisatawan ke destinasi wisata di Banten pada tahun ini.

“Akan ada kerjasama antara pelaku bisnis dalam dan luar negeri. Ini bisa meningkatkan peran industri wisata untuk kesejahteraan masyarakat Banten,” ujar Mukhlis.

Mukhlis menambahkan, melihat animo peminat BTM 2017 acara ini diputuskan menjadi agenda tahunan. Menurutnya, Provinsi Banten tidak hanya dikenal karena keindahan wisata alamnya, akan tetapi Banten juga dikenal dengan wisata budaya dan religinya, dengan kearifan lokal budaya dan religi yang kuat.

“Ini akan menjadi tahunan. Sellers harus menciptakan paket-paket wisata yang mampu menahan wisatawan tinggal lebih lama di Banten. Banyak destinasi-destinasi yang bisa ditawarkan,” kata Mukhlis.

Sedemikian eksotisnya hingga banyak yang membuat penilaian berdasarkan keunikan dan popularitasnya, yakni sebagai Tujuh Keajaiban Banten (7 Wonders of Banten). Antara lain Banteng Lama, Taman Nasional Ujung Kulon, Pulau Sangiang, Suku Baduy, Pulau Umang, Gunung Krakatau, dan Rawadano.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi kredit perbankan

Kamis, 18 Januari 2018 - 22:32 WIB

OJK Optimis Pertumbuhan Kredit 12 Persen di 2018

Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas target pertumbuhan ekonomi 5,4% yang ditetapkan Pemerintah di tahun 2018, OJK memperkirakan kredit dan Dana Pihak Ketiga perbankan berpotensi untuk…

Ilustrasi kredit perbankan

Kamis, 18 Januari 2018 - 22:00 WIB

Kredit Perbankan Tumbuh 8,3 Persen Sepanjang 2017

Jakarta-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan intermediasi lembaga jasa keuangan juga mengalami pertumbuhan sejalan kinerja perekonomian domestik.

Wimboh Santoso Ketua Dewan Komisioner (Foto Anto)

Kamis, 18 Januari 2018 - 21:17 WIB

Ini Komitmen OJK Jaga Stabilitas Keuangan

Jakarta-OJK memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan peran sektor jasa keuangan dalam memacu pertumbuhan dengan tetap menjaga kesinambungan dalam menjaga stabilitas sistem keuangan.

AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:45 WIB

AFTECH Resmikan Kemitraan dengan UnionSpace Dorong Perkembangan Industri Fintech

Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) meresmikan kemitraannya dengan UnionSpace untuk mendorong perkembangan industri teknologi finansial (tekfin) melalui penyediaan Fintech Space, yang merupakan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:25 WIB

Menperin: Indonesia Termasuk Pemain Industri Manufaktur Sarana Kereta Api Terbesar di Asia Tenggara

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia saat ini termasuk salah satu pemain industri manufaktur sarana kereta api terbesar di Asia Tenggara. Produk industri kereta api…