Stip dan Pensil, Film Tentang Dunia Pendidikan Dalam Balutan Komedi

Oleh : Amazon Dalimunthe | Rabu, 19 April 2017 - 10:25 WIB

Adegan Film "Stip dan Pensil" produksi MD Pictures
Adegan Film "Stip dan Pensil" produksi MD Pictures

INDUSTRY.co.id - Masih menikmati sukses pencapaian jumlah penonton mencapai 2 juta orang lebih untuk film bergenre horor berjudul Danur : I can See Ghost,  MD Pictures kini menghadirkan film terbaru dengan genre berbeda yaitu genre komedi remaja berjudul “Stip dan Pensil”. Film ini dibintangi oleh aktor yang sedang naik daun yaitu Ernest Prakasa. Selain itu juga ada Tadjana Saphira, Indah Permatasari, Ardit Erwandha, Arie Kriting, Pandji Pragiwaksono.

Manoj Punjabi selaku produser mengakui kalau film komedi bukan karakter perusahaan filmnya. Meski begitu, dia optimis film Stip & Pensil yang akan tayang mulai 19 April 2017, juga bisa menjadi film box office.

"Pada dasarnya saya suka berinovasi. Setelah film genre drama beberapa kali jadi film box office, genre horor di film Danur, sekarang giliran film komedi remaja," kata Manoj Punjabi.

Optimisme Manoj Punjabi film Stip & Pensil akan ditonton banyak orang bukan tanpa alasan. Selain dibintangi oleh para pemain yang saat ini sedang berada dipuncak popularitas, film ini juga ditulis oleh Joko Anwar dan disutradari oleh Ardy Octaviand.

"Saya memang ingin selalu mencetak film box office. Tujuannya untuk memajukan industri film Indonesia," harap Manoj Punjabi.

Sementara itu Ernest Prakasa mengungkapkan dirinya senang sekali membintangi film Stip & Pensil dimana naskah cerita yang disuguhkan dianggapnya sangat menarik.  Di samping itu, dia juga gembiran karena para pemain diberi kebebasan untuk berimprovisasi untuk menunjukkan kreativitas mereka supaya suasana di film terasa lebih hidup.

"Selain naskah yang menarik, kami juga bebas melakukan improvisasi sepanjang tidak keluar dari pakem cerita dan arahan sutradara," kata Ernest yang sukses menyutradari film Cek Toko Sebelah

Artis cantik Tadjana Saphira mengatakan, selama menjalani syuting di tempat-tempat kumuh, dirinya cukup mudah beradaptasi. Tidak ada rasa jijik dirasakannya. Tadjana Saphira justru langsung bergabung dan bergaul dengan warga miskin kota sejak hari pertama syuting. "Pas ditawari main film ini, aku sudah baca skripnya, aku tahu akan syuting di tempat kumuh. Pada saat syuting berjalan dengan baik dan lancar. Adaptasinya ternyata tidak susah," kata Tadjana Saphira.

Film karya Ardy Octaviand ini mengangkat kisah persahabatan  dan juga perundungan (Bullying) di sekolah.  Sekelompok remaja yang terdiri dari Bubu, Tony, Aghi dan Saras bekerja keras mendirikan sekolah darurat  dan mengajar anak-anak jalanan di kawasan kumuh  demi menunjukkan prestasi. Tujuannya menghapus stigma buruk sebagai anak-anak orang kaya yang sombong yang mereka terima dari teman-temannya.

Ini memang sebuah film yang berbeda, namun sangat dekat dengan kita. (AMZ)

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Minggu, 22 Juli 2018 - 15:45 WIB

Per Juni 2018, Marketing Sales Bumi Serpong Damai Alami Lonjakan 50%

Penjualan pemasaran (marketing sales) PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) tercatat sebesar Rp3,8 triliun pada paruh pertama 2018, melonjak 50% dibandingkan dengan realisasi marketing sales di periode…

Inarno Djayadi Dirut BEI (Foto Tribunnews)

Minggu, 22 Juli 2018 - 15:15 WIB

BEI Bakal Percepat Periode Penyelesaian Transaksi Bursa Jadi T Plus Dua

Manajemen Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mempercepat periode penyelesaian (settlement) transaksi bursa dari T+3 menjadi T+2. Itu artinya, penyelesaian transaksi saham hingga penyerahan barang…

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 15:03 WIB

Gelombang Ekstrem Masih Terjadi Seminggu ke Depan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksikan gelombang laut dengan ketinggian 2,5 meter hingga empat meter atau dalam kategori ekstrem dan berbahaya masih akan terjadi dalam…

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:58 WIB

DirjenPAS Akui Kejadian di Lapas Sukamiskin Masalah Serius

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami mengatakan kejadian operasi tangkap tangan (OTT) di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin,…

Lapas Sukamiskin Bandung (Foto Dok Industry.co.id)

Minggu, 22 Juli 2018 - 14:54 WIB

DirjenPas Akui Fasilitas Tak Standar di Lapas Sukamiskin

Direktur Jenderal Pemasyarakatan (DirjenPAS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sri Puguh Budi Utami membenarkan adanya fasilitas bagi narapidana korupsi yang tidak sesuai standar di Lembaga…