Terapkan Program Inovasi, Petrokimia Gresik Hemat Biaya Operasional Rp 278,8 Miliar

Oleh : Hariyanto | Kamis, 13 April 2017 - 11:51 WIB

Petrokimia Gresik Terapkan Program Inovasi
Petrokimia Gresik Terapkan Program Inovasi

INDUSTRY.co.id - Gresik, PT Petrokimia Gresik (PG) mengklaim telah mampu menghemat biaya operasional hingga Rp 278,8 miliar selama menerapkan program-program inovasi.

Direktur Produksi PT Petrokimia Gresik, I Ketut Rusnaya mengatakan, ditengah semakin ketatnya persaingan global, PG berkomitmen terus meningkatkan kualitas dan daya saingnya. Salah satunya melalui kegiatan Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) ke-XXXI yang digelar di SOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Rabu (12/04/2107).

"Tujuan utama KIPG 2017 adalah sebagai sarana penyampaian kisah-kisah sukses dan penghargaan kepada gugus inovasi berprestasi kurun waktu 2016-2017," katanya.

Menurutnya, melalui inovasi perusahaanya telah banyak melakukan perbaikan dan peningkatan (improvement), baik dari sisi produk, proses bisnis, teknologi, pelayanan, organisasi, dan sebagainya.

"Yang terpenting adalah bagaimana inovasi ini dapat memberikan nilai tambah yang mampu mendongkrak kinerja perusahaan," ujarnya.

Berdasarkan verifikasi internal, tercatat realisasi penghematan pabrik pupuk yang ber-home based di Gresik itu sebesar Rp 278,88 miliar dari kegiatan inovasi tahun lalu. Nilai efisiensi ini merupakan hasil kegiatan dari 1.011 gugus inovasi karyawan PG.

“Hasil inovasi ini tentunya membuat perusahaan menjadi lebih efektif dan efisien dan nilai penghematan yang muncul dapat dimanfaatkan untuk pengembangan perusahaan di masa datang," tutur I Ketut Rusnaya.
 
Adapun tujuan PGIE 2017 adalah untuk mengenalkan hasil karya inovasi PG Grup dan diharapkan mampu menginspirasi karyawan lainnya untuk melakukan inovasi serupa di unit kerjanya masing-masing.

Selain mendapat apresiasi dari manajemen, sejumlah gugus inovasi karyawan PG juga mendapat apresiasi dari pihak eksternal, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Di tingkat nasional, 6 gugus inovasi PG berhasil meraih kategori tertinggi atau Platinum dan 2 gugus inovasi lainnya berhasil meraih kategori Gold dalam ajang Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) ke-20 yang digelar di Bali pada bulan November 2016.

Di tingkat internasional, dalam ajang International Exposition on Team Excellence (IETEX) 2016 di Singapura (September 2016), 1 gugus inovasi PG meraih penghargaan Three Stars, Diamond Award, dan Top 3 Asian Pasific Team Excellence 2016 dan 2 gugus inovasi lainnya meraih penghargaan Two Stars.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Raffi Ahmad

Kamis, 27 Februari 2020 - 12:30 WIB

Nagita Slavina Berhasil Hentikan Sifat PlayBoy Raffi Ahmad

Jarang ada selebritis yang mengakui terus terang kalau kenakalannya dibuka secara terbuka di hadapan publik, apalagi yang masalah pribadi. Tapi Raffi Ahmad mengakui kalau dimasa remaja menjadi…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Perluasan Investasi dan Pelepasan Ekspor ke Amerika Serikat oleh PT. Future Pipe Industries

Kamis, 27 Februari 2020 - 12:17 WIB

Telan Investasi USD40 juta, PT. Future Pipe Industries Memulai Ekspor Produk Industri Pipanya ke Amerika Serikat

PT. Future Pipe Industries mulai tahun ini akan mengekspor produk pipa ke Amerika Serikat untuk proyek pembangunan infrastruktur sistem pembuangan yang menghubungkan beberapa kota di area San…

Ariel Tatum

Kamis, 27 Februari 2020 - 12:00 WIB

Ada Apa Antara Ariel Tatum dan Glenn Fredly?

Setelah merasa nyaman di dunia akting, Ariel Tatum ingin mengembangkan sayap dengan terjun ke dunia tarik suara. Dan sebagai bukti keseriusan Ariel Tatum terjun ke dunia tarik suara ia akan…

Memperingati HUT ke-16 Majalah MIX Marcomm, menggelar diskusi di Auditorium London School Public Relations (LSPR) Jakarta, Rabu (26/2). Acara menghadirkan jurnalis dari berbagai media, serta para praktisi PR dan pengelola brand dari sejumlah korporat.

Kamis, 27 Februari 2020 - 11:30 WIB

Prita Kemal Gani: Ada 5 Tantangan Komunikasi Perusahaan di Era Digital

Jakarta-Era digital menciptakan peta media di Tanah Air semakin clutter. Hal ini dipicu oleh hadirnya beragam channel di luar media mainstream yang kerap mempengaruhi strategi komunikasi para…

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro (Foto Dok Humas)

Kamis, 27 Februari 2020 - 11:00 WIB

Terwujudnya Kemandirian Kesehatan dan Obat Nasional Didukung Menristek

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro menegaskan dalam upaya meningkatkan inovasi mesti terjalin sinergi yang positif…