Pameran Industri Tekstil dan Produk Tekstil Segera Digelar

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 12 April 2017 - 16:46 WIB

Pameran industri tekstil dan produk tekstil (ITPT) atau Indo Intertex kembali digelar pada 19 April hingga 21 April 2017 di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta. (Foto: Fadli Industry.co.id)
Pameran industri tekstil dan produk tekstil (ITPT) atau Indo Intertex kembali digelar pada 19 April hingga 21 April 2017 di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta. (Foto: Fadli Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Pameran industri tekstil dan produk tekstil (ITPT) atau Indo Intertex kembali digelar pada 19 April hingga 21 April 2017 di Jakarta International Expo Kemayoran Jakarta. Pameran ini diramaikan oleh 450 peserta dari 24 negara di area seluas 17.000 meter persegi.

“Pameran ini ditargetkan dikunjungi 10 ribu orang profesional dan pengusaha ITPT baik domestic maupun internasional,” kata Paul Kingsen, Project Director Peraga Expo selaku penyelenggara pameran, di Jakarta, Rabu 12 April 2017.

Indonesia harus meningkatkan  sektor industri tekstil yang berorientasi ekspor dan readymade garment serta menawarkan harga yang lebih kompetitif.

Selain meningkatkan nilai tambah sebagai langkah penanggulangan, penting juga bagi industri garmen di Indonesia untuk mengupgrade mesin dan peralatan mereka agar mampu memenuhi kebutuhan pasar secara efektif.

“Banyak peserta yang kembali akan menampilkan mesin-mesin terbaru, diantaranya seperti JUKI, Brother dan Fongs yang telah berpengalaman selama 50 tahun di ITPT akan menunjukkan teknologi dan konsep ‘one stop shopping’ mulai dari mesin pembentuk serat, benang, kain, produk siap pakai fashion,” jelas dia

Selama 3hari pameran, pengunjung tidak akan dikenakan biaya baik melihat pameran maupun menjadi peserta seminar. “Dengan digelarnya pameran yang ke-15 tahun ini Peraga Expo optimistis ITPT Nasional akan berkembang berkelanjutan dan berperan dalam kemajuan perekonomian Indonesia,” tutup Paul Kingsen

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:45 WIB

Bank Dunia Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 5,2 Persen

Bank Dunia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2018 akan mencapai 5,2 persen atau relatif sama dengan proyeksi pemerintah sebesar 5,14-5,21 persen.

OJK

Jumat, 21 September 2018 - 08:30 WIB

OJK Tingkatkan Literasi dan Inklusi Industri Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan terus mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat melalui peran aktif pelaku usaha jasa keuangan di tanah air.

Jaringan ATM BRI (Foto st)

Jumat, 21 September 2018 - 08:15 WIB

Melemahnya Perekonomian Tak Pengaruhi Penyaluran KUR

BRI menyatakan lesunya kondisi perekonomian di dalam negeri tidak memengaruhi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di kalangan pelaku usaha.

World Bank (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 08:00 WIB

Bank Dunia: Kemungkinan Krisis Keuangan Indonesia Kecil

Bank Dunia menilai, kendati dihadapkan pada risiko penurunan pertumbuhan ekonomi akibat gejolak ekonomi global, peluang terjadi krisis keuangan di Indonesia relatif kecil.

Obligasi Negara Ritel (ORI) (Foto Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 07:58 WIB

Obligasi Dapat Sentimen Positif dari Penguatan Rupiah

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Pergerakan pasar obligasi dalam negeri masih memiliki peluang kenaikan seiring dengan masih adanya sejumlah sentimen positif dari dalam negeri,…