2017, Bukit Alokasikan Belanja Modal Rp 4,5 Triliun

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 08 Desember 2016 - 14:22 WIB

Ilustrasi Tambang Batu Bara PT Bukit Asam Tbk
Ilustrasi Tambang Batu Bara PT Bukit Asam Tbk

INDUSTRY.co.idEmiten perusahaan tambang batu bara, PT Bukit Asam Tbk mengalokasikan belanja modal atau Capital Expenditure (Capex) pada tahun 2017 sebesar Rp 4,5 triliun atau lebih besar dari realisasi tahun ini yang mencapai Rp3 triliun .Alokasi belanja modal tersebut akan digunakan untuk mengembangkan sektor operasional seperti sarana dan prasana alat tambang.

”Capex kita tahun depan Rp 4,5 triliun untuk sarana dan prasana alat peralatan tambang, termasuk juga untuk peralatan supporting kita untuk proyek elektrifikasi,” kata Direktur Utama PT Bukit Asam, Ariviyan Arifin di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

Mayoritas capex akan digunakan untuk kebutuhan operasional seperti sarana dan prasarana tambang. Capex juga akan dimanfaatkan untuk ekspansi kelistrikan seperti PLTU.

Investasi yang termasuk mendukung tambang, salah satunya peningkatan kapasitas pelabuhan Kertapati di Palembang, dari semula 3 juta ton menjadi 5 juta ton.

“Investasi ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi perseroan menjadi 25-27 juta ton tahun depan, dari target produksi tahun ini 21 juta ton,” pungkasnya

Sementara itu, di sektor kelistrikan, PTBA berharap dapat memulai konstruksi PLTU mulut tambang Sumsel 8 berkapasitas 2X620 MW tahun depan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Japan Airlines (JAL) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:00 WIB

Japan Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

Japan Airlines (JAL) beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 26 Oktober 2018 mendatang.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Indonesia Pavilion Pukau Ribuan Peserta Annual Meeting IMF-WB 2018

Kehadiran Indonesia Pavilion sebagai wajah pembangunan dan budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 8 Oktober - 14 Oktober 2018, mendapat banyak perhatian…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.

Board Member of Sinar Mas Franky O. Widjaja (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:00 WIB

Eka Tjipta Foundation Galang Restorasi Bagi Korban Bencana Alam

Di usianya yang menginjak tahun ke-80, Sinar Mas berupaya untuk tak hanya tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan bersama masyarakat, tapi juga peduli serta berbagi dengan sekitar.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 19:00 WIB

Kisah Sukses Pengrajin Songket Pandai Sikek

Annual Meeting IMF WB 2018 di Nusa Dua Bali, menjadi momen tepat untuk para pelaku UMKM memamerkan produk berkualitasnya yang banyak mengusung karya seni dan kerajinan tangan khas Indonesia.…