Benarkah Indonesia Bisa Jadi Raksasa Wisata Asia-Pasifik?

Oleh : Irvan | Sabtu, 16 Juli 2016 - 14:49 WIB

Benarkah Indonesia Bisa Jadi Raksasa Wisata Asia-Pasifik?
Benarkah Indonesia Bisa Jadi Raksasa Wisata Asia-Pasifik?

INDUSTRY.co.id - Indonesia dengan keindahan alam dan kondisi geografisnya yang unik dan luas dinilai layak untuk menguasai sektor pariwisata Asia-Pasifik sehingga berbagai pihak diharapkan membantu terwujudnya hal tersebut.

“Indonesia harus memenangkan persaingan pariwisata di kawasan Asia Pasifik. Indonesia memiliki potensi pariwisata karena secara geografis terletak di bibir kawasan pasifik,” kata Wakil Ketua MPR E.E. Mangindaan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (9/6/2016).

Menurut dia, untuk menguasai pariwisata di Asia-Pasifik adalah memahami bahwa benang merah pariwisata di kawasan tersebut adalah poros Taipei (Taiwan)-Manado-Bali-Perth (Australia).

Ketika menjadi Gubernur Sulawesi Utara dan menteri kabinet masa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono, E.E. Mangindaan sudah membangun infrastruktur pariwisata di Sulawesi Utara antara lain pelabuhan internasional Bitung dan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado.

“Pada waktu itu ada keberatan dari daerah lain. Saya menjelaskan kepada Presiden SBY waktu itu, bahwa kawasan pariwisata adalah di bibir kawasan Pasifik. Sulawesi Utara ditakdirkan secara geografis berada di kawasan pariwisata,” kata gubernur Sulut periode 1995 – 2000 itu.

Pemerintah kemudian membangun pelabuhan internasional Bitung dengan dana sekitar Rp1 triliun dan mengembangkan Bandara Sam Ratulangi sebagai bandara internasional, antara lain untuk memperpanjang runway atau landasan pesawat di bandara.

Pelabuhan Bitung. (Foto: Inaport)

Sebelumnya, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi mengatakan berbagai pihak hendaknya dapat lebih memperkenalkan Indonesia sebagai lokasi pusat belanja agar meningkatkan tingkat konsumsi guna menggerakkan perekonomian nasional.

“Kita harus mempunyai kreasi bagaimana Indonesia dikenal menjadi pusat belanja dan turisme,” kata Sofjan Wanandi dalam acara deklarasi Himpunan Penyewa Pusat Belanja Indonesia (Hippindo) di Jakarta, Rabu (8/6/2016).

Sofjan memaparkan kondisi perekonomian global sekarang sedang melemah dan hal itu tentu berdampak pula kepada situasi perekonomian di dalam negeri.

Mantan Ketua Apindo itu juga menuturkan kondisi di Singapura sekarang pusat perbelanjaan semakin sepi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Saya tidak tahu apakah ini karena e-commerce atau karena harga sudah terlalu mahal di sana sehingga orang mencari cara yang lain,” katanya. (Irvan AF)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono

Rabu, 21 Februari 2018 - 08:19 WIB

Sering Kecelakaan, Pemerintah Hentikan Seluruh Proyek Tol Layang

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Terkait insiden ambruknya beton proyek pembangunan tol Becakkayu, Jakarta Timur pemerintah memutuskan sementara memberhentikan sementara pekerjan konstruksi yang berat…

Rizieq Shihab Imam Besar Front Pembela Islam (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 21 Februari 2018 - 08:16 WIB

Habib Rizieq Tunda Kepulangan ke Indonesia

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq menunda kepulangannya ke tanah air. Penundaannya tersebut sesuai dengan hasil sholat istikhoroh.

Gubernur Jambi Zumi Zola (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 21 Februari 2018 - 08:14 WIB

Zumi Zola Tegaskan Pilkada di Jambi Harus Sesuai Aturan

Gubernur Jambi Zumi Zola mengatakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tiga daerah di Provinsi Jambi harus terlaksana dengan baik tanpa melanggar hukum dan sesuai aturan yang berlaku.

Mustafa Bupati Lampung Tengah (Foto Dok Radar)

Rabu, 21 Februari 2018 - 08:11 WIB

Partai Nasdem Tetap Dukung Mustafa Sebagai Cagub Lampung

Partai NasDem tetap mendukung Mustafa sebagai calon gubernur Provinsi Lampung, meskipun telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka dalam perkara suap atau gratifikasi.

Mentan Andi Amran Sulaiman (Dok Industry.co.id)

Rabu, 21 Februari 2018 - 08:02 WIB

Mentan Andi Minta Anggaran Fokus ke Sektor Produksi Pertanian

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman membuka secara resmi Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Pertanian Tahun 2019 yang dihadiri oleh Sekretaris Dinas Lingkup Pertanian Provinsi…