Garap Pasar China, Starbucks Gaet Wechat untuk Fitur Pembayaran

Oleh : Irvan AF | Kamis, 08 Desember 2016 - 12:25 WIB

Salahsatu gerai Starbucks di China. (Can Can Chu/Getty Images)
Salahsatu gerai Starbucks di China. (Can Can Chu/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Starbucks Coffee Company (NASDAQ: SBUX) dan Tencent Holdings Limited (SEHK: 00700), penyedia layanan konten internet terkemuka di China, hari ini mengumumkan kerjasama strategis untuk mengembangkan sebuah fitur social gifting terbaru di WeChat, aplikasi olahpesan terkemuka, pada awal 2017.

Kerjasama ini menjadikan Starbucks sebagai brand ritel pertama yang menghadirkan solusi social gifting dan pembayaran digital di platform WeChat di China. Memanfaatkan besarnya pengguna aktif bulanan WeChat yang mencapai 846 juta orang (per triwulan ketiga 2016), fitur terbaru ini akan memungkinkan pengguna WeChat di China untuk memberikan produk-produk Starbucks kepada seorang teman atau seseorang yang dikasihi dengan cepat dan mudah. Mulai hari ini, konsumen Starbucks juga akan dapat menggunakan fitur WeChat Pay untuk melakukan pembelian di hampir 2500 gerai Starbucks di seluruh China daratan.

"Starbucks dan Tencent memiliki visi yang sama untuk meningkatkan hubungan antar manusia melalui masing-masing layanan dan produk yang kami miliki. Merupakan kebanggaan bagi saya untuk dapat bermitra dengan pemimpin industri media sosial dan teknologi seluler di China," ujar CEO Starbucks China, Belinda Wong seperti dilansir Xinhua.

"Kemitraan strategis ini akan menggali lebih jauh kemampuan Starbucks dan WeChat dalam menciptakan platform social gifting online-to-offline yang akan memperkuat keterlibatan kami dengan para konsumen dengan cara yang unik dan inovatif. Mengingat Starbucks Card adalah salah satu hadiah paling populer di seluruh di dunia, kami juga berambisi untuk menjadi brand yang paling terkemuka di ranah digital di China."

"Kerjasama strategis antara WeChat dengan Starbucks memungkinkan kami untuk menghadirkan pengalaman unik Starbucks dengan mudah ke ratusan juta pengguna WeChat di China," kata Senior Executive Vice President Tencent, Allen Zhang.

"Kami senang dapat bekerjasama dengan Starbucks dan sudah tidak sabar untuk dapat meningkatkan keterlibatan kami dengan para pengguna melalui lebih banyak fitur yang berkualitas dan bermanfaat."

Platform social gifting ini adalah bagian dari strategi digital perusahaan ini untuk selalu terhubung dengan para konsumennya melalui berbagai channel digital, yang termasuk Starbucks� Mobile App, program My Starbucks Rewards, dan berbagai kanal media sosial lainnya.

Inisiatif kerjasama strategis ini merupakan bagian fundamental dari upaya ekspansi portofolio inovasi digital Starbucks di China, yang mengintegrasikan pengalaman konsumen bertransaksi di toko (in-store experience) dengan keterlibatan antara Starbucks dan konsumen di dunia maya (Fourth Place).

Pada awal tahun ini, Starbucks meluncurkan sistem pembayaran digital di China, yang bertujuan untuk memberikan anggota My Starbucks Rewards (MSR) solusi pembayaran yang cepat, mudah, dan aman, dengan menggunakan Starbucks Gift Card yang sudah terinstal di perangkat seluler mereka.(iaf)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Polytron Indonesia meluncurkan Polytron New Belleza Inverter dan Polytron Allure. Kedua produk ini adalah paduan teknologi dan solusi desain revolusioner yang dihadirkan Polytron Indonesia untuk menjawab kebutuhan konsumen urban.

Rabu, 26 September 2018 - 10:27 WIB

Bidik Generasi Milenial, Polytron Luncurkan Lemari Es Berteknologi Canggih

Polytron Indonesia meluncurkan Polytron New Belleza Inverter dan Polytron Allure. Kedua produk ini adalah paduan teknologi dan solusi desain revolusioner yang dihadirkan Polytron Indonesia untuk…

Ilustrasi Bandara

Rabu, 26 September 2018 - 10:20 WIB

BKPM Tawarkan Investasi Bandara Komodo Rp3 Triliun

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan menawarkan investasi pengembangan Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, NTT, senilai Rp3 triliun dengan skema…

IHSG (Foto/Rizki Meirino)

Rabu, 26 September 2018 - 10:13 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen The Fed

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI)dibuka melemah sebesar 2,74 poin pada Rabu (26/9/2018), dibayangi sentimen pertemuan The Fed.

Pameran otomotif akhir tahun, IIMS Makassar akan hadir pada tanggal 10 14 Oktober 2018 mendatang di Celebes Convention Center

Rabu, 26 September 2018 - 10:09 WIB

Pameran Otomotif IIMS 2018 Siap Menyapa Kota Makassar

Pameran otomotif akhir tahun, IIMS Makassar akan hadir pada tanggal 10 14 Oktober 2018 mendatang di Celebes Convention Center. Selama 5 hari penyelenggaraan, IIMS Makassar akan menggunakan lahan…

Barang Impor (Ist)

Rabu, 26 September 2018 - 10:07 WIB

Pemerintah Terapkan TKDN, Cukupkah Suplay ?

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menyatakan investor asing sangat berminat masuk ke Indonesia, meskipun memasuki tahun politik.