Pengusaha Daerah Belum Rasakan Manfaat PKE

Oleh : Herry Barus | Senin, 10 April 2017 - 08:57 WIB

Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)
Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO)

INDUSTRY.co.id - Palembang- Sejumlah pengusaha asal Sumatera Selatan berharap paket kebijakan ekonomi (PKE) yang dijalankan pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla menjangkau daerah.

Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumatera Selatan Harry Hartanto di Palembang, Minggu (9/4/2017) mengatakan hingga kini kalangan pengusaha di Sumsel menilai paket kebijakan ekonomi yang digulirkan pemerintah belum dijalankan sepenuhnya di daerah sehingga belum berdampak signifikan terhadap kemudahan usaha di daerah.

"Implementasi kebijakan tersebut baru terbatas di tingkat pusat. Sementara di daerah belum mendukung sepenuhnya," kata dia.

Ia menerangkan, salah satu kondisi yang membuat kebijakan ekonomi tidak berjalan adalah masih banyak peraturan daerah yang bermunculan.

Padahal salah satu paket kebijakan ekonomi yang digulirkan pemerintah adalah mempermudah kegiatan usaha dengan memangkas perizinan (deregulasi).

"Buktinya masih banyak perda bermunculan dan boleh dikatakan hanya `ganti baju`, padahal katanya ada lebih dari 3.000 perda yang sudah dibatalkan," kata dia.

Meski mengeluhkan kenyataan yang terjadi itu, tapi pengusaha Sumsel tetap optimistis bahwa iklim berusaha di daerah itu akan lebih baik.

Kepala Biro Hukum dan HAM Setda Sumsel Ardani, mengatakan terdapat sejumlah poin hasil pengkajian pemprov terhadap puluhan perda bermasalah itu sehingga layak dibatalkan.

"Total perda yang dibatalkan oleh provinsi selama 2016 ada 22 perda. Selain itu juga ada 58 perda yang digagalkan oleh pemerintah pusat. Beberapa poin dari Perda kabupaten/kota yang dilakukan pengkajian untuk dibatalkan, misalnya perda pajak daerah dalam pajak hiburan, salah satunya permainan golf, kata dia.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan (kedua dari kiri), President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon (kedua dari kanan), Managing Director (ASEAN) Cisco Systems Dharmesh Malhotra (paling kanan) dan Vice President Enterprise Bu

Senin, 21 Mei 2018 - 22:42 WIB

Telkom dan Cisco Mendukung Transformasi Digital BUMN

INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Cisco International Limited (Cisco) sepakat untuk mendukung transformasi digital BUMN. Kesepakatan dua perusahaan tersebut…

Tito Sulistio, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (Foto Dok Industry.c.id)

Senin, 21 Mei 2018 - 21:46 WIB

MSCI Dikhawatirkan Bakal Turunkan Bobot Investasi Indonesia

Setelah mendepak beberapa saham Indonesia yang terdapat di MSCI Small Cap Indeks beberapa waktu lalu, Morgan Stanley kini mulai memasukkan 302 saham baru yang diambil dari indeks bursa saham…

PTAIA Financial (AIA),salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan Gratis.

Senin, 21 Mei 2018 - 21:28 WIB

AIA Berikan Asuransi Jiwa Cuma-Cuma untuk Para Pemudik

PT AIA Financial, salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia,memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan…

Kris Wijoyo Soepandji berikan orasi GETANKAS: Geopolitik, Ketahanan Nasional, dan Kemerdekaan Sejati (Foto: Jababeka)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:39 WIB

Paham Geopolitik Dibutuhkan untuk Samakan Persepsi Bangsa

Pengajar Dasar-Dasar Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kris Wijoyo Soepandji, mengatakan bahwa dunia saat ini memasuki perang generasi keempat. Perang generasi keempat…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:28 WIB

Penjualan Tunas Baru Lampung Ditargetkan Tumbuh 10-15% pada 2018

Penjualan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) ditargetkan antara Rp9,87-10,31 triliun pada 2018, atau diharapkan tumbuh antara 10-15% dibandingkan dengan realisasi penjualan perseroan pada 2017…