Menperin Ajak Pengusaha Afghanistan Investasi di Industri Manufaktur

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 06 April 2017 - 20:23 WIB

 Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani menerima cenderamata berupa miniatur kapal pinisi disaksikan Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto
Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani menerima cenderamata berupa miniatur kapal pinisi disaksikan Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menteri Perindustrian RI Airlangga Hartarto mengatakan bahwa Afghanistan merupakan mitra dagang nonmigas terbesar di Asia Tengah. Untuk itu, diharapkan ke depannya, semakin banyak peluang kerja sama ekonomi dapat terjalin antara Indonesia dengan Afghanistan.

”Kami berkomitmen untuk memperkuat dan melanjutkan kerja sama bilateral terutama di sektor industri. Sebagai negara yang sama-sama memiliki penduduk muslim yang besar, Indonesia menganggap Afghanistan sebagai saudara yang penting dalam hubungan politik maupun ekonomi,” kata Menperin pada acara Business Dialogue Indonesia-Afghanistan di Jakarta, Kamis (6/4).

Airlangga berharap, melalui dialog bisnis yang dihadiri perwakilan pemerintah dan pelaku usaha kedua negara, dapat menjadi ajang diskusi untuk saling membahas potensi kerja sama investasi. Pada kesempatan tersebut, turut hadir Presiden Afghanistan Mohammad Ashraf Ghani dan Ketua Umum KADIN Indonesia Rosan P. Roeslani.

Menurut Airlangga, Pemerintah Afghanistan telah mengambil langkah reformasi untuk meciptakan iklim usaha yang kondusif. Oleh karenanya, pelaku bisnis Indonesia perlu melihat peluang dagang dan perluasan usaha ke negara tersebut. “Yang masih potensial, antara lain sektor agrikultur, proyek infrastruktur, eksplorasi mineral, tekstil dan aneka, serta sektor industri kecil dan menengah,” tuturnya.

Sebaliknya, Menperin mengundang pelaku bisnis Afghanistan agar meningkatkan penanaman modal di Indonesia khususnya di industri manufaktur, mulai dari sektor barang konsumsi hingga barang modal.

“Selain itu termasuk jasa perawatan untuk mendukung proyek infrastruktur di dalam negeri. Kerja sama ini akan menempatkan Indonesia sebagai partner utama di Asia Tenggara untuk memenuhi kebutuhan pembangunan ekonomi Afghanistan,” paparnya.

Menperin pun memberikan apresiasi kepada kalangan pebisnis Afghanistan yang telah berinvestasi di Indonesia dengan nilai mencapai USD12,3 juta tahun 2016. Investasi tersebut, terdistribusi dominan di sektor industri kimia dan farmasi, sedangkan tahun sebelumnya lebih banyak di industri tekstil.

Presiden Ashraf menyatakan, peluang bagi Indonesia adalah dapat memanfaatkan posisi Afghanistan menjadi negara penghubung untuk masuk ke kawasan Asia Tengah dan Asia Selatan. Pasalnya, Afghanistan tengah mengembangkan sejumlah pelabuhan di kawasan ekonomi khusus untuk membantu pengelolaan logistik bagi produk-produk yang akan didistribusikan baik ke Afghanistan maupun negara sekitar di kawasan Asia Tengah.

"Kami juga sedang menyediakan jalur transmisi listrik dan jalur pipa gas bagi beberapa negara di Asia Selatan," jelasnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jembatan Ampera Palembang

Selasa, 17 Juli 2018 - 23:02 WIB

Kementerian PUPR Rehabilitasi Jembatan Ampera Palembang

Jembatan Ampera yang dibangun tahun 1962 dan selesai tahun 1965 tersebut memiliki panjang 1.177 meter dan lebar 22 meter.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung (Foto Ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 20:00 WIB

Ini Nama-Nama Menteri Kabinet Kerja Berpartisipasi Nyaleg

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja dan pejabat di lingkungan kepresidenan akan ikut berpartisipasi sebagai calon anggota legislatif pada pemilihan…

Wapres Jusuf Kalla (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:35 WIB

Cawapres Jokowi 2019 Harus Mampu Tingkatkan 15 Persen Suara

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan calon pendamping Joko Widodo dalam Pemilu 2019 harus dapat mendongkrak perolehan suara minimal 15 persen.

Danu Wicaksana, CEO TCASH (kiri) - (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:09 WIB

Buka Layanan Lintas Operator, Ini Tiga Keunggulan TCASH Wallet

TCASH secara resmi telah membuka layanan aplikasi TCASH wallet untuk seluruh operator telekomunikasi. Pelanggan lintas operator dapat menikmati beragam layanan transaksi non-tunai TCASH dengan…

Ilustrasi Jalan Tol (ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 18:55 WIB

BNI Beri Tambahan Kredit Jalan Tol Manado-Bitung

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara, dengan memberikan tambahan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dana talangan tanah…