Bekraf-CNC Prancis Sepakat Tingkatkan Industri Film

Oleh : Herry Barus | Kamis, 30 Maret 2017 - 08:51 WIB

Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)
Triawan Munaf, kepala Badan Ekonomi Kreatif (Foto: Hitsss)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan belajar manajemen industri perfilman dari Pusat Perfilman dan Animasi Prancis (CNC) melalui nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di sela-sela kunjungan Presiden Prancis Francois Hollande dan delegasinya ke Jakarta.

CNC adalah lembaga di bawah Kementerian Kebudayaan dan Komunikasi Prancis yang membantu pembiayaan perfilman negara tersebut dengan memberikan subsidi yang dipungut dari pajak-pajak kegiatan perfilman.

"Itu yang sedang kami pelajari agar Indonesia bisa melakukan hal yang sama karena selama ini kita belum pernah memberikan insentif-insentif yang sifatnya budaya," kata Kepala Bekraf Triawan Munaf dalam acara "Creative Economy and Cultural Industries in a Digital World", Rabu (29/3/2017)

Upaya memberlakukan insentif dalam bidang kebudayaan dan industri kreatif masih dalam tahap konsolidasi antara Bekraf dengan kementerian terkait terutama Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator bidang Perekonomian.

Dengan mengurangi pajak, diharapkan para pelaku ekonomi kreatif lebih banyak berkarya dan memperbesar kontribusi mereka terhadap perekonomian nasional, selain juga membantu mempromosikan keindahan alam dan kekayaan budaya Indonesia ke dunia.

Saat ini, ekonomi kreatif telah menyumbang Rp852 triliun terhadap PDB Tanah Air. Melalui kerja sama dengan berbagai negara termasuk Prancis, Bekraf berharap kontribusi ekonomi kreatif terhadap PDB yang masih di bawah 10 persen akan dapat diakselerasi pertumbuhannya.

"Saya yakin ekonomi kreatif ke depannya bisa menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia," tutur Triawan.

Selain pertukaran ilmu dalam manajemen industri perfilman, MoU Bekraf dan CNC juga memfasilitasi program kolaborasi produksi antara seniman Indonesia dan Prancis seperti yang dilakukan sutradara Mouly Surya dan produser Isabelle Glachant dalam penggarapan film "Marlina the Murderer in Four Acts".

Proses produksi film yang dibintangi aktris Marsha Timothy itu dilakukan di Indonesia dan Prancis dengan subsidi dari Kementerian Komunikasi dan Kebudayaan serta Kementerian Luar Negeri Prancis melalui CNC.

Kerja sama antara Bekraf dan CNC akan mengutamakan pada pengembangan kemampuan para sineas dalam gaya pengisahan dan penulisan naskah, karena Prancis terkenal dengan karya-karya film yang memiliki nilai seni tinggi serta makna yang dalam.

"Dengan begitu kita bisa belajar bagaimana agar film lebih punya makna bagi kehidupan manusia dan bukan sekadar untuk hiburan," ungkap Triawan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Jembatan Ampera Palembang

Selasa, 17 Juli 2018 - 23:02 WIB

Kementerian PUPR Rehabilitasi Jembatan Ampera Palembang

Jembatan Ampera yang dibangun tahun 1962 dan selesai tahun 1965 tersebut memiliki panjang 1.177 meter dan lebar 22 meter.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung (Foto Ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 20:00 WIB

Ini Nama-Nama Menteri Kabinet Kerja Berpartisipasi Nyaleg

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan sejumlah menteri dalam Kabinet Kerja dan pejabat di lingkungan kepresidenan akan ikut berpartisipasi sebagai calon anggota legislatif pada pemilihan…

Wapres Jusuf Kalla (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:35 WIB

Cawapres Jokowi 2019 Harus Mampu Tingkatkan 15 Persen Suara

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan calon pendamping Joko Widodo dalam Pemilu 2019 harus dapat mendongkrak perolehan suara minimal 15 persen.

Danu Wicaksana, CEO TCASH (kiri) - (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Selasa, 17 Juli 2018 - 19:09 WIB

Buka Layanan Lintas Operator, Ini Tiga Keunggulan TCASH Wallet

TCASH secara resmi telah membuka layanan aplikasi TCASH wallet untuk seluruh operator telekomunikasi. Pelanggan lintas operator dapat menikmati beragam layanan transaksi non-tunai TCASH dengan…

Ilustrasi Jalan Tol (ist)

Selasa, 17 Juli 2018 - 18:55 WIB

BNI Beri Tambahan Kredit Jalan Tol Manado-Bitung

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk turut membiayai Proyek Jalan Tol Ruas Manado-Bitung, Sulawesi Utara, dengan memberikan tambahan fasilitas kredit modal kerja (KMK) dana talangan tanah…