Kemenperin Dorong Produk Alas Kaki Indonesia Tembus Pasar Ekspor

Oleh : Ridwan | Rabu, 22 Maret 2017 - 19:32 WIB

Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih
Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Direktorat Jendral IKM, Kementerian Perindustrian melalui Balai Pengembangan Industri Persepatuan Indonesia (BPIPI) terus mendorong produk alas kaki menembus pasar ekspor.

Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengungkapkan, saat ini kami tengah mengupayakan peningkatan standar kompetensi sumber daya manusia industri, penumbuhan wirausaha baru, dan mendorong program national branding untuk industri alas kaki.

"Saat ini yang sudah terealisasi pada produk alas kaki melalui inisiasi dari Kemenperin, yakni Sepatu Ekuator dengan desain premium khusus pria," ungkap Gati saat acara temu pelanggan BPIPI di Tangerang (22/3/2017).

Sepatu Ekuator diproduksi oleh Fortuna Shoes pengrajin asal Bandung, Jawa Barat yang sudah berpengalaman puluhan tahun. Sepatu Ekuator ini dibanderol dengan harga sekitar Rp2,5 juta, dan memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 80 persen.

Melalui pertemuan dengan para pelanggan BPIPI yang meliputi pemasok, pengrajin, dan pembeli ini, Gati berharap dapat menjadi ajang untuk saling memberikan masukan dalam pembuatan sepatu lokal yang memenuhi standard desain dan kualitas sesuai selera pasar saat ini.  

Peluang pengembangan IKM alas kaki di dalam negeri masih cukup besar karena dalam lima tahun terakhir terjadi peningkatan signifikan terhadap konsumsi perkapita masyarakat Indonesia terhadap alas kaki yang semula hanya 2 pasang menjadi lebih dari 3 pasang per tahun.

Menurut catatan Kemenperin, pada tahun 2016, penambahan investasi IKM alas kaki diperkirakan sebesar Rp2.8 triliun dengan nilai produksinya sebesar Rp22,98 triliun. Pada tahun 2017, nilai produksi sektor ini diproyeksikan meningkat hingga Rp24,25 triliun.  

Sedangkan menurut data BPS tahun 2010, menunjukkan, kelompok usaha alas kaki berjumlah 32.910 unit dengan jumlah penyerapan tenaga kerja mencapai 114.495 orang di seluruh Indonesia.  

"Kami optimis dan terus mendukung produk alas kaki agar bisa menembus pasar ekpsor," tutup Gati.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gulai Lemea, Kuliner Khas Ramadan Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu (Ist)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Mencicipi Gulai Lemea, Kuliner Lezat Khas Bengkulu Saat Ramadan

Indonesia, kaya akan keanekaragam kuliner yang lezat seperti kuliner khas Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yakni Gulai "Lemea" yang saat ini banyak dicari oleh kalangan…

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Jelang Lebaran 2018, Pertamina Bentuk Satgas BBM dan LPG

Pertamina memproyeksikan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2018 konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji harian secara nasional naik rata-rata 15% bila dibandingkan dengan hari biasanya.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:28 WIB

IHSG Jumat Ditutup Menguat 29,20 Poin

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, ditutup menguat sebesar 29,20 poin seiring dengan kondisi pasar yang mulai pulih.

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:14 WIB

Pertamina: Selama Ramadhan Konsumsi LPG Meningkat Lima Persen

PT Pertamina (Persero) telah mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG selama Ramadan hingga mudik Idul Fitri dengan menambah pasokan sejak awal Ramadan. Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina…

Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:00 WIB

Paripurna DPR Antiklimaks Setujui RUU Terorisme

Rapat paripurna pengambilan keputusan atas revisi Rancangan Undang Undang Tindak Pidana Terorisme seakan antiklimaks tanpa adanya interupsi dan perdebatan, akhirnya secara aklamasi menyetujui…