BCS Logistic Resmi Operasikan Kereta Barang dari Cikarang Dryport

Oleh : Ahmad Fadli | Rabu, 22 Maret 2017 - 19:19 WIB

PT. Buana Centra Swakarsa (BCS Logistics) Mulai Operasikan Kereta Barang dari Cikarang Dryport
PT. Buana Centra Swakarsa (BCS Logistics) Mulai Operasikan Kereta Barang dari Cikarang Dryport

INDUSTRY.co.id, Cikarang-PT. Buana Centra Swakarsa (BCS Logistics) resmi memulai layanan angkutan kereta peti kemas perdana relasi Cikarang Dry Port dan Stasiun Benteng Surabaya. Hari ini, Rabu (23/3) kereta berangkat dari Cikarang Dry Port dengan membawa muatan sebanyak 30 TEUs (satuan setara peti kemas ukuran 20ft). Layanan kereta dari BCS Logistics ini akan dimulai dengan frekuensi awal sebanyak 3 kali perjalanan selama seminggu.

Dalam sambutannya, H. Embay Mulya Syarief, Komisaris Utama BCS Logistics mengatakan “Rencana untuk mengembangkan layanan kereta angkutan peti kemas ini sudah dimulai sejak 5 tahun yang lalu sejak saya masih menjabat sebagai Direktur Utama BCS Logistics. Saat itu kami mendatangi PT. Kereta Api Indonesia untuk mengemukakan maksud kami. Cita-cita itu terus dilanjutkan hingga akhirnya terwujud saat ini.”

“Hari ini adalah suatu awal yang baru bagi BCS Logistics, dengan dimulainya layanan kereta angkutan peti kemas ini. Layanan ini akan terus kami kembangkan dengan membuka relasi lain tidak hanya ke Stasiun Benteng Surabaya. Dengan menggunakan Cikarang Dry Port sebagai titik awal, target kami berikutnya adalah untuk tujuan Bandung.” demikian Heri Iswahyudi, Direktur Bisnis, Komersial dan Operasional BCS Logistics menambahkan.

Cikarang Dry Port menyambut baik masuknya BCS Logistics sebagai salah satu operator kereta di pelabuhan darat tersebut.

Dengan masuknya operator baru ini, pengguna jasa memiliki lebih banyak pilihan dari segi layanan, jadwal, maupun frekuensi kereta ke Surabaya.

Industri yang ada di sekitar Cikarang dapat memanfaatkan layanan kereta ini untuk distribusi domestik, baik itu ke Surabaya atau dilanjutkan dengan menggunakan kapal untuk tujuan wilayah Indonesia Timur. Selain lebih efisien angkutan kereta juga dapat mengurangi beban jalan dan kemacetan.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Direktur Enterprise & Business Service Telkom Dian Rachmawan (kedua dari kiri), President (ASEAN) Cisco Systems Naveen Menon (kedua dari kanan), Managing Director (ASEAN) Cisco Systems Dharmesh Malhotra (paling kanan) dan Vice President Enterprise Bu

Senin, 21 Mei 2018 - 22:42 WIB

Telkom dan Cisco Mendukung Transformasi Digital BUMN

INDUSTRY.co.id - Jakarta-PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Cisco International Limited (Cisco) sepakat untuk mendukung transformasi digital BUMN. Kesepakatan dua perusahaan tersebut…

Tito Sulistio, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (Foto Dok Industry.c.id)

Senin, 21 Mei 2018 - 21:46 WIB

Morgan Stanley Dikhawatirkan Bakal Turunkan Bobot Investasi Indonesia

Setelah mendepak beberapa saham Indonesia yang terdapat di MSCI Small Cap Indeks beberapa waktu lalu, Morgan Stanley kini mulai memasukkan 302 saham baru yang diambil dari indeks bursa saham…

PTAIA Financial (AIA),salah satu perusahaan asuransi jiwa di Indonesia, memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan Gratis.

Senin, 21 Mei 2018 - 21:28 WIB

AIA Berikan Asuransi Jiwa Cuma-Cuma untuk Para Pemudik

PT AIA Financial, salah satu perusahaan asuransi jiwa terkemuka di Indonesia,memperkenalkan produk baru untuk perlindungan jiwa khusus dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, yaitu Asuransi Kecelakaan…

Kris Wijoyo Soepandji berikan orasi GETANKAS: Geopolitik, Ketahanan Nasional, dan Kemerdekaan Sejati (Foto: Jababeka)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:39 WIB

Paham Geopolitik Dibutuhkan untuk Samakan Persepsi Bangsa

Pengajar Dasar-Dasar Ilmu Hukum di Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) Kris Wijoyo Soepandji, mengatakan bahwa dunia saat ini memasuki perang generasi keempat. Perang generasi keempat…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Senin, 21 Mei 2018 - 19:28 WIB

Penjualan Tunas Baru Lampung Ditargetkan Tumbuh 10-15% pada 2018

Penjualan PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) ditargetkan antara Rp9,87-10,31 triliun pada 2018, atau diharapkan tumbuh antara 10-15% dibandingkan dengan realisasi penjualan perseroan pada 2017…