Ikke Nurjanah dan Cici Faramida Bersaing Rebut Ketum PAMMI

Oleh : Amazon Dalimunthe | Rabu, 22 Maret 2017 - 08:49 WIB

Ikke Nurjanah dan Cici Faramida (Foto: Ist)
Ikke Nurjanah dan Cici Faramida (Foto: Ist)

INDUSTRY.co.id - Dua penyanyi dangdut wanita papan atas, Ikke Nurjanah dan Cici Faramida, bersaing untuk memperebutkan jabatan Ketua Umum Persatuan Artis Musik Melayu Dangdut Indonesia (PAMMI) dalam Musyawarah Nasional ke 4 yang akan diselenggarakan tanggal 24-26 Maret 2017 di Hotel Mercure Ancol. Jakarta. Selain Ikke dan Cici, muncul dua nama lainnya yakni Mansyur S serta Waskito (sekjen saat ini) yang bakal meramaikan perebutan jabatan yang akan ditinggalkan oleh Rhoma Irama yang sudah memimpin selama 4 periode.

Bagi Rhoma Irama, organisasi PAMMI sudah saatnya dipimpin oleh kalangan muda yang lebih enerjik dan memiliki wawasan serta tahu menjalankan roda organisasi. “Saya percayakan PAMMI kepada yang lebih muda. Saya akan duduk sebagai Pembina saja. “kata sang Raja Dangdut dalam rapat terakhir panitia Munas di sebuah restoran  di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (21/3) petang.

Soal kesiapan panitia, Rhoma mengatakan sudah 90 persen Munas siap dijalankan sebagai amanat organisasi. “Yang menggembirakan Insya Allah Wakil Presiden Yusuf Kalla berkenan membuka Munas PAMMI. Ini satu kebanggaan bagi masyarakat dangdut di tanah air. Karena artinya pemerintah memiliki perhatian terhadap dunia dangdut,” katanya.

Sementara itu baik Ikke Nurjanah maupun Cici Faramida yang dihubungi mengatakan adalah tidak mudah memimpin organisasi sebesar PAMMI. “Saya tetap akan butuh bimbingan Bang Haji Rhoma jika terpilih. Tapi saya sendiri tidak mau muluk –muluk bakal terpilih. Munas PAMMI berjalan lancar saja saya sudah bahagia. Siapa pun yang bakal terpilih nantinya.” kata Ikke.

“Saya tidak pernah bermimpi jadi Ketua Umum PAMMI. Tapi jika anggota menghendaki, saya siap. Tapi tetap butuh bimbingan dari para senior terutama dari Bang Haji Rhoma,” kata Cici Faramida kepada Industry.co.id.

Untuk penyelenggaraan Mumas PAMMI ke 4 ini, Sekjen PAMMI, Waskito, mengatakan sudah ratusan anggota PAMMI menyatakan siap menghadirinya. “Selain ber Musyawarah, kami juga sajikan panggung hiburan di Pantai Festival Ancol untk menghibur masyarakat yang datang berkunjung ke Ancol tanggal 26 Maret. Jadi kehadiran PAMMI tetap dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Apalagi Pak Haji dan Soneta Grupnya juga berkenan tampil,” papar Waskito.  (AMZ)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Deputi Bidang Restrukturisasi Usaha Kemenkop dan UKM, Abdul Kadir Damanik dalam konferensi pers, Rabu (23/1/2018) di Jakarta.

Rabu, 24 Januari 2018 - 18:17 WIB

Aplikasi Early Warning Bantu Tingkatkan Kinerja KUMKM

Kementerian Koperasi dan UKM akan menerapakan Aplikasi Early Warning System (EWS) yang merupakan aplikasi berbasis web guna membantu KUMKM dalam menganalisis kondisi atau kinerjanya.

Konferensi pers pembentukan holding industri migas

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:55 WIB

Progress Pembentukan Holding Industri Migas Dalam Tahap Pengajuan RPP

Progress pembentukan holding saat ini dalam tahap pengajuan RPP yang telah disetujui oleh Menteri BUMN serta Menteri Keuangan dan saat ini menunggu persetujuan Setneg.

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:54 WIB

Penjualan 2018 Selamat Sempurna Ditargetkan Tumbuh 10%

Penjualan PT Selamat Sempurna Tbk (SMSM), produsen berbagai komponen otomotif ditargetkan tumbuh 10% pada 2018 ini.

Direktur Utama Kimia Farma Honesti Basyir (kiri) (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:49 WIB

Hari ini, Kimia Farma Operasikan Fasilitas Produksi Rapid Test di Bali

PT Kimia Farma Tbk (KAEF) terus berupaya mengoptimalkan layanan atas kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan. Itu ditandai dengan peresmian pengoperasian Fasilitas Produksi Rapid Test yang…

Dirjen Industri Kimia, Tekstil dan Aneka (IKTA) Kemenperin, Achmad Sigit Dwiwahjono

Rabu, 24 Januari 2018 - 17:30 WIB

Kemenperin: Pemenuhan Bahan Baku Garam Bawa Multiplier Effect Bagi Perekonomian Nasional

Ketersediaan bahan baku menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberlanjutan produksi dan investasi di sektor industri.