Asuransi Bisa Jamin Resiko Banjir Terhadap Aset

Oleh : Herry Barus | Rabu, 22 Maret 2017 - 05:09 WIB

Adira. (Foto: IST)
Adira. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id

Jakarta- Product Management Department Head Adira Insurance Abdul Aziz mengatakan saat ini belum banyak masyarakat yang memahami bahwa perlindungan asuransi bisa menjamin risiko banjir terhadap aset-asetnya.

Ia menuturkan asuransi kendaraan bermotor dan asuransi properti, dapat ditambahkan dengan perluasan jaminan banjir. Jaminan perluasan banjir ini juga bisa menjamin isi bangunan atau properti, termasuk barang-barang di dalam bangunan apabila memang tercantum dalam polis saat asuransi didaftarkan.

"Pelanggan dapat mengajukan klaim. Penggantian kerugian berdasarkan hasil analisa nilai kerugian yang dialami pelanggan sesuai dengan polis asuransi yang dimiliki. Misalnya, jika mobil mengalami kerugian parsial, maka penggantian kerugiannya adalah berupa biaya perbaikan dan suku cadang. Jika mengalami kerugian total, maka penggantian sesuai nilai pertanggunggan asuransi pada polis pelanggan," ujar Aziz dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (21/3/2017)

Aziz mengingatkan banjir merupakan perluasan risiko dalam polis standar. Agar klaim banjir dapat diterima, pelanggan harus memastikan dengan membeli perluasan jaminan yang diakibatkan oleh banjir.

"Pelanggan harus memahami isi dari polis asuransi agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam berasuransi. Kami juga akan terus melakukan edukasi terkait dengan isi polis asuransi dan pentingnya berasuransi," kata Aziz.

Terkait dengan pentingnya berasuransi Underwriting Motor Vehicle Department Head Adira Insurance Rian Ardianto menilai, pada umumnya masyarakat belum menyadari pentingnya berasuransi untuk memproteksi diri dari berbagai kemungkinan kerugian yang dapat timbul sewaktu-waktu.

"Karena asuransi merupakan produk yang bersifat intangible atau tidak berwujud, maka manfaat dari produk ini baru bisa dirasakan pada saat terjadi kerugian," ujar Rian.

Hal tersebut, lanjut Rian, menjadi tantangan tersendiri bagi pihaknya untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi. Ditambah lagi, saat ini, asuransi dianggap belum menjadi kebutuhan prioritas bagi masyarakat.

Rian menambahkan, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi mengenai pentingnya berasuransi baik melalui media sosial, iklan, SMS, email blast, atau media lainnya untuk melakukan sosialisasi tentang pentingnya memiliki asuransi.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Christian Rijanto, Co-Founder dan Creative Director bersama Seniman ultraviolet Rony "Rebellionik" Rahardian berfoto disamping BMW i8 di ajang WE THE FEST 2018 (Foto: Dok. BMW Indonesia)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 10:48 WIB

Instalasi BMW i8 Gemparkan Ajang WE THE FEST 2018

BMW turut serta dalam ajang festival musik, seni dan gaya hidup tahunan WE THE FEST dengan menampilkan BMW i8 hasil kolaborasi antara Christian Rijanto, Co-Founder dan Creative Director dari…

PT Omega Teknologi Indonesia (Omega Pos) menjajaki kerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dalam sistem pembayaran cashless yaitu melalui layanan digital T Money dan point of sales yang disediakan Omega Pos.

Sabtu, 21 Juli 2018 - 10:19 WIB

Hybrid Cloud Solusi Aman Transaksi Penjualan bagi UKM

PT Omega Teknologi Indonesia resmi meluncurkan Hybrid Cloud, sebagai fitur offline-online smart kasir yang aman bagi pelaku UKM

Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih

Sabtu, 21 Juli 2018 - 10:17 WIB

Perkuat Daya Saing IKM Komponen Otomotif, Kemenperin Jalin Kerja Sama dengan JICA

Kementerian Perindustrian berupaya memperkuat daya saing industri kecil dan menengah (IKM) di berbagai daerah, salah satunya sektor pengecoran logam pembuatan komponen otomotif di Pasuruan,…

BKPM

Sabtu, 21 Juli 2018 - 09:57 WIB

Kemenko Perekonomian Dorong Transisi OSS kepada BKPM

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian akan mendorong percepatan transisi pengelolaan sistem pelayanan elektronik terpadu atau Online Single Submission (OSS) kepada Badan Koordinasi Penanaman…

Peluncuran Sistem Layanan Perizinan Terintegrasi Online Single Submission (OSS)

Sabtu, 21 Juli 2018 - 09:54 WIB

Pemerintah Terus Pantau Pelaksanaan OSS

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus memantau pelaksanaan sistem pelayanan elektronik terpadu atau Online Single Submission (OSS) yang baru berjalan selama 10 hari dan telah diminati…