Masalah Tenaga Kerja, Produsen Harapkan Undang-undang Yang Berpihak Pada Industri

Oleh : Hariyanto | Selasa, 21 Maret 2017 - 21:23 WIB

Industri Tekstil
Industri Tekstil

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Sulitnya mendapatkan tenaga kerja yang sesuai dengan standar perusahaan menjadi persoalan serius bagi industri tekstil Nasional. Hal ini terutama terjadi di wilayah industri di jawa tengah.

Menurut Deputy General Manager HRM PT. PAN Brothers Indonesia Tbk, Taufik Sujianto, pelaku industri membutuhkan undang-undang yang berpihak kepada pelaku Industri, terlebih hal ini menyangkut Industri padat karya yang menyerap tenaga kerja yang cukup besar.

"Karena ini kan industri padat karya yang menyerap puluhan ribu orang kalau tidak di dukung bener bener ini luar biasa dampaknya , cuma yang menjadi konsen saya adalah undang undang kita harus segera di revisi kalau tidak bahaya sekali untuk jangka panjangnya," kata Taufik kepada INDUSTRY.co.id di Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Menurut Taufik, PP No.13 tentang ketenagakerjaan yang saat ini di gunakan oleh pemerintah sudah tidak relevan, mengingat saat ini sudah ada jaminan sosial yang harus di bayarkan oleh perusahaan

"Itu tahun 2003 apakah relevan sekarang sudah 2017, saat itu belum ada jaminan sosial belum ada PP 145 tahun 2015, belum ada BPJS. Sekarang sudah ada apakah masih relevan , double dong perusahaan mengcovernya .Jadi faktor ini yang semestinya jadi pertimbangan waktu merevisi undang-undang nantinya " pungkasnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Mama Friskila Diselamatkan Babinsa dari Banjir Bandang Jayapura (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 21 Maret 2019 - 18:00 WIB

Mama Friskila Diselamatkan Babinsa dari Banjir Bandang Jayapura

Berdasarkan laporan masyarakat bahwa seorang Nenek atas nama Mama Friskila Wally (66 thn) masih tertahan di rumahnya sendirian di Kampung Asei Kecil Distrik Sentani Timur, Kab. Jayapura.

Menko Perekonomian Darmin Nasution buka pameran IndoBuildTech Expo 2019

Kamis, 21 Maret 2019 - 17:52 WIB

Pemerintah Dorong Pembentukan Lembaga Pelatihan Konstruksi

Pemerintah memastikan terus akan meningkatkan kapasitas SDM melalui sertifikasi profesi. Dan tahun ini sebanyak 3.000 orang mendapatkan sertifkasi sebagai ahli jasa konstruksi.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Kamis, 21 Maret 2019 - 17:09 WIB

Dua Gubernur Kalimantan Usulkan Dana Bagi Hasil Sawit

Pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan mengusulkan pengaturan dana bagi hasil (DBH) bagi provinsi penghasil sawit. Aturan baru ini diperlukan untuk mewujudkan keadilan dan pemerataan…

Ilustrasi Pengemudi Gojek (Foto: Serba Gojek)

Kamis, 21 Maret 2019 - 17:01 WIB

Ratusan Mitra GOJEK Semarakkan Festival Olahraga Mitra Makassar

GOJEK, sebagai perusahaan penyedia layanan on-demand berbasis aplikasi terdepan di Indonesia, memahami bahwa mitra merupakan salah satu bagian penting dalam ekosistem GOJEK. Oleh karena itu,…

Pelepasan Ekspor Marlboro dan L&M ke pasar Duty Free Jepang

Kamis, 21 Maret 2019 - 16:40 WIB

Philip Morris Indonesia Ekspor Perdana Rokok Malboro dan L&M ke Duty Free Jepang

PT Philip Morris Indonesia (PMID) secara resmi melakukan ekspor perdana produk rokok premiumnya, Marlboro dan L&M ke pasar Duty Free Jepang.