Tidar Heritage Foundation Promosi Sekaligus Gelar Wisata Spiritual

Oleh : Chodijah Febriyani | Senin, 20 Maret 2017 - 15:52 WIB

Tidar Heritage Foundation Promosikan Wisata Spiritual (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)
Tidar Heritage Foundation Promosikan Wisata Spiritual (Chodijah Febriyani/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Indonesia sangat kaya akan keajaiban dunia, yang memiliki latar belakang budaya, etnis, ras, suku bangsa, bahasa, kepercayaan, serta agama yang berbeda-beda. untuk menciptakan kedamaian dan harmonisasi yang berbeda-beda ini, perlu usaha yang kuat untuk menyatukannya. Dengan keragaman tersebut, Indonesia kaya akan tempat wisata yang indah ditiap daerah-daerahnya, termasuk wisata religi atau spiritualnya.

Wisata religi atau spiritual termasuk tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh para wisatawan nusantara ataupun wisatawan mancangera. Karena, banyak orang yang ingin tahu cerita dibalik tempat wisata religi tersebut.

Menurut Setyono Djuandi Darmono, selaku Founder Jababeka Group, mengatakan, "Pangsa pasar wisata paling besar, adalah wisata spiritual, contohnya, banyak orang yang ke Makkah, Yerusalem, Vatikan," ujarnya kepada Industry.co.id, dalam seminar yang bertemakan Mengembangkan Pariwisata Berbasis Budaya dan Spiritual, di Menara Batavia, Jakarta, Senin (20/3/2017).

Ia mengungkapkan, wisata spiritual itu banyak mendatangkan devisa yang besar, dan dapat mencetak lapangan pekerjaan. Karena, dengan banyaknya orang yang datang berbondong untuk beriwisata, nantinya akan balik lagi, datang lagi ke wisata religi tersebut.

Banyak sekali wisata religi yang kurang diperhatikan oleh masyarakat sekitar ataupun pemerintah sendiri. Kurangnya tersebut yang dapat menimbulkan wisata religi yang ada di Indonesia tidak laku, bahkan tidak terjamah oleh wisatawan nusantara ataupun wisatawan mancanegara.

Oleh karena itu, SD Darmono, salah satu pendiri Tidar Heritage Foundation, yaitu sebuah yayasan nirlaba yang bekerja untuk melestarikan budaya dan nilai luhur bangsa dan memiliki visi untuk menjalin persudaraan antar sesama umat manusia agar terciptanya perdamaian dan keharmonisan.

Dikatakan lebih lanjut oleh Darmono, nah ini! di Indonesia tidak pernah digarap, jadi sayang sekali, devisa tidak diperoleh, sedangkan orang Indonesia yang makin banyak keluar negeri.

"Ini yang seharusnya kita pikirkan secara serius, bagaimana, untuk menarik wisatawan mancangera untuk berkunjung ke Indonesia," lanjut Dia.

Melalui Tidar Heritage Foundation, wisata religi akan dikembangakan terus dan akan dipromosukan untuk menarik wisatawan agar berkunjung ke Indonesia dan mengetahui keanekaragam Indonesia.

Potensi dan kekayaan budaya bangsa Indonesia ini menarik untuk dikembangkan dan dikenalkan kepada bangsa- bangsa di dunia agar nilai-nilai luhur yang bersifat universal dapat menjadi perekat antar bangsa, antar peradaban dan mereka juga turut menjaga kebhinekaan bangsa Indonesia.

Indonesia bisa menjadi tempat belajar dan praktek untuk mencari ilmu kesempurnaan hidup, tempat–tempat religi dan suci di Tanah Air bisa menjadi tempat destinasi wisata religi (spiritual tourism).

Maka dari itu, Tidar Heritage Foundation melalui pagelaran wayang kulit dengan mengambil tema “The Revelation of God through the holy spirit received by Romo Resi Brotonirmoyo”  yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Maret 2017 di Borobudur Golf, Lembah Gunung Tidar, Magelang.

"Pagelarang Wayang kulitini dikemas semodern mungkin, wayangkan biasanya dari malam sampai pagi, kali ini sejam saja, teksnya pakai bahasa inggris, dan nantinya jika ini bagus responnya, kedepannya akan kita lanjutkan,"pungkas SD Darmono.

Acara ini didukung oleh Presiden RI, Menteri Pariwisata, Menteri Luar Negeri, Gubernur DIY, Gubernur Jawa Tengah,  dan akan dihadiri 22 duta besar dan perwakilan negara sahabat dan 17 duta besar Indonesia untuk negara sahabat; serta pemerhati budaya dan wisata dari dalam dan luar negeri.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Wisman Tiongkok (Foto Banten.co)

Senin, 20 Agustus 2018 - 22:00 WIB

Wisman Tiongkok Dominasi Kedatangan Bandara Ngurah Rai Bali

PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat wisman asal Tiongkok mendominasi kedatangan penumpang mancanegara di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, yakni mencapai 23,6 persen dari total keseluruhan…

Atlet Wushu Indonesia, Lindswell Kwok Raih Medali Emas di Ajang Asian Games 2018

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:25 WIB

Raih Medali Emas, Lindswell Kwok Nikmati Bonus Rp 1,5 Miliar Plus Mobil

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi mengaku telah menyiapkan 3 (Tiga) mobil dan uang sebesar Rp 1,5 miliar sebagai bonus peraih medali emas di ajang Asian Games 2018.

Ketua Umum Parmusi Usamah Hisyam (Foto Anto)

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:08 WIB

Parmusi Disegani Penguasa Dicintai Ulama

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) berkiprah di Indonesia sudah cukup lama. Era reformasi 1999, Parmusi lahir dari sebelumnya Muslimin…

Ilustrasi Balap Sepeda (Foto Ist)

Senin, 20 Agustus 2018 - 21:00 WIB

Balap Sepeda Berkibar, Andini dan Khoiful Kawinkan Emas Downhill

Setelah Taekwondo dan Wushu, kini giliran balap sepeda Indonesia berkibar. Kali ini, pasukan Raja Sapta Oktohari tidak tanggung-tanggung meraup dua medali emas pada hari pertama perlombaan balap…

Menpora Imam Nahrawi menyerahkan secara simbolik bonus Rp 1,5 miliar kepada Defia Rosmaniar (Foto: Dok. Kemenpora)

Senin, 20 Agustus 2018 - 20:40 WIB

Menpora Serahkan Bonus Rp 1,5 Miliar kepada Dara Manis Asal Bogor, Defia Rosmaniar

Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Imam Nahrawi secara simbolik menyerahkan bonus medali emas sebesar Rp 1,5 miliar kepada atlet Taekwondo Defia Rosmaniar.