Pemerintah Terus Berupaya Pacu Daya Saing Industri Semen Nasional

Oleh : Hariyanto | Minggu, 19 Maret 2017 - 20:33 WIB

Ilustrasi industri semen. (Ist)
Ilustrasi industri semen. (Ist)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, Dirjen Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Achmad Sigit Dwiwahjono mengatakan, pihaknya terus berupaya memacu daya saing industri semen nasional, antara lain dengan mengendalikan impor semen maupun klinker, mendorong diversifikasi produk barang-barang dari semen, serta penerapan dan penegakan Standar Nasional Indonesia (SNI) semen secara wajib maupun pengembangannya.

“Selain itu, kami juga meminta kepada pelaku industri semen di dalam negeri agar terus membangun budaya inovasi untuk meningkatkan keunggulan kompetitif di tengah persaingan yang semakin ketat baik di tingkat regional maupun internasional,” paparnya melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Minggu (19/3/2017).

Menurutnya, inovasi tersebut akan menjadi keuntungan bagi perusahaan agar menjadi lebih efisien terutama dalam mengatasi kelebihan kapasitas produksi semen dalam negeri, yang sejak tahun 2015 mencapai 25 persen dari kebutuhan.

“Industri semen diharapkan dapat melakukan transformasi sesuai dengan perkembangan teknologi Industri 4.0 yang dapat diterapkan secara bertahap,” terangnya.

Lebih lanjut, kata Sigit, maraknya pembangunan perumahan dan properti juga menjadi faktor meningkatnya permintaan semen.
“Sekitar 80 persen konsumsi semen digunakan oleh masyarakat," ujarnya.

Bahkan, Sigit memastikan, untuk mengukur suatu negara terbangun atau tidak dapat dilihat dari pertumbuhan industri semennya.

"Kalau industri semen di negara tumbuh, maka pembangunan di dalam negeri juga pasti tumbuh, begitu gampangnya," tuturnya.

Sementara itu, pakar ekonomi Universitas Negeri Semarang (Unnes) Muhammad Feriady mengatakan, keberadaan pabrik semen Rembang dinilai akan berdampak positif pada sektor ekonomi mikro di daerah sekitarnya.

“Dengan jalannya kegiatan ekonomi dari beroperasinya pabrik semen, maka sektor lain seperti industri kecil dan menengah (IKM) juga berpeluang akan hidup,” tambahnya.

Lebih lanjut, kata Feriady, industrialisasi di sebuah provinsi akan berpengaruh pada pendapatan asli daerah (PAD). Dalam hal ini, tentu pembangunan di Jawa Tengah akan lebih baik lagi ke depannya.

"Jika pembangunan infrastruktur dan SDM berjalan baik, maka angka kesejahteraan juga akan meningkat. Terutama di daerah sekitar Rembang yang merupakan salah satu wilayah yang tergolong miskin di Jawa Tengah,” jelasnya.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. (Ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:29 WIB

Citilink Kaji Penerbangan Internasional ke Bandara Banyuwangi

Maskapai penerbangan Citilink Indonesia sedang mengkaji kemungkinan membuka rute penerbangan internasional langsung ke Bandara Banyuwangi, Jawa Timur.

Kapal pengangkut batu bara (ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:16 WIB

Pemprov Kaltim Targetkan Investasi Rp37,06 Triliun 2018

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tahun ini menargetkan mampu menarik investasi lebih tinggi dari tahun sebelumnya, yakni mencapai Rp37,06 triliun atau mengalami kenaikan Rp8,86 triliun dibandingkan…

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:10 WIB

Investor Korea Tertarik Bangun PLTU Bangka Tengah

Investor dari Korea tertarik untuk menanamkan modalnya membangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pembangunan jalan tol (Ist)

Jumat, 23 Februari 2018 - 13:04 WIB

Pengerjaan Tol Palindra Seksi Pemulutan-Rambutan Dikebut

Kontruksi Jalan Tol Palembang Indralaya (Palindra) untuk seksi II Pemulutan-KTM Rambutan terus dikebut karena hingga kini baru tercapai 50 persen.

Swiss-Belhotel International Kampanyekan Bali Aman

Jumat, 23 Februari 2018 - 12:55 WIB

Bantu Pemberitaan Bali Aman, Swiss-Belhotel Kampanyekan #IAMINBALI

Swiss-Belhotel International di Bali serentak menggelar kampanye foto di media sosial dengan menggunakan tagar #IAMINBALINOW yang dilaksanakan oleh Sembilan hotel dan resor yang dikelola oleh…