BTN Targetkan Asuransi Jiwa Berdiri Triwulan III

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 18 Maret 2017 - 04:21 WIB

Bank BTN. (Foto: Istimewa)
Bank BTN. (Foto: Istimewa)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menargetkan anak usaha asuransi jiwa yang dibentuk bersama PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) dapat berdiri pada triwulan III 2017.

Direktur BTN Mahelan Prabantarikso usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, Jumat malam, mengatakan BTN menyiapkan modal untuk perusahaan asuransi jiwa tersebut Rp150 miliar-Rp250 miliar.

"Untuk perusahaan baru kita siapkan Rp150 miliar-Rp250 miliar dari total untuk rencana akuisisi, dan dirikan anak usaha Rp700 miliar tahun ini," kata dia.

Secara umum, BTN pada tahun ini merencanakan untuk mengembangkan empat anak usaha, dua di antaranya adalah aset manajemen dan pembiayaan, yang berasal dari aksi korporasi terhadap Danareksa.

Sebanyak dua anak usaha lainnya adalah asuransi jiwa dan asuransi kerugian atau umum. Untuk asuransi umum, BTN juga merencakan melakukan akuisisi.

Mahelan menuturkan BTN menargetkan minimal satu anak usaha baru dapat berdiri pada 2017 dari empat rencana pengembangan anak usaha tersebut.

"Kalau yang dengan Danareksa masih menunggu pembentukan 'holding' BUMN perbankan, kalau yang asuransi jiwa mungkin kami bisa lebih cepat," ujarnya.

Untuk indikator bisnis BTN lainnya, bank yang saham mayoritas milik pemerintah itu ingin menjaga rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) di 17,5 persen, sedangkan fungsi intermediasi ditargetkan cukup ekspansif dengan rencana pertumbuhan penyaluran kredit 21-23 persen (yoy).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi dan KH Maruf Amin (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 21:32 WIB

Jokowi-Ma`ruf Amin Nomor Urut 1, Prabowo - Sandiaga Uno Nomor Urut 2

Pasangan Joko Widodo-KH. Ma`ruf Amin mendapatkan nomor urut 1 dalam Pemilu Presiden 2019. Dengan demikian, pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S Uno memperoleh nomor urut 2.

Ilustrasi Rokok Ilegal ((Ist)

Jumat, 21 September 2018 - 19:59 WIB

Dampak Peredaran Rokok Ilegal, Negara Dirugikan Rp 1 Triliun Pertahun

Peredaran rokok ilegal (tanpa cukai) di Tanah Air ternyata masih cukup besar. Berdasar temuan tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui survei cukai rokok ilegal sepanjang tahun 2018, ditemukan…

Hikvision Luncurkan EZVIZ

Jumat, 21 September 2018 - 19:50 WIB

Dolar AS Naik, Pasar CCTV Alami Penurunan Penjualan

Nilai tukar rupiah masih menunjukan tren pelemahan. Kurs mata uang Garuda masih bertengger di level Rp 14.898 per dolar Amerika Serikat.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Jumat, 21 September 2018 - 19:30 WIB

Menperin Yakinkan Investor Singapura untuk Tingkatkan Investasi di Indonesia

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto meyakinkan kepada investor dan pelaku usaha Singapura untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

Beras Impor (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 21 September 2018 - 19:20 WIB

Polemik Impor Beras, Siapa Layak Dievaluasi ?

Hembusannya seperti menemukan momentum saat terjadi polemik impor beras antara Dirut Perum Bulog Budi Waseso (Buwas) dan Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.