Pupuk Indonesia Dianugerahi Predikat Juara III Annual Report Award Kategori BUMN Non Keuangan Listed

Oleh : Herry Barus | Jumat, 15 November 2019 - 13:00 WIB

Pupuk Indonesia Dianugerahi Predikat Juara III Annual Report Award Kategori BUMN Non Keuangan Listed
Pupuk Indonesia Dianugerahi Predikat Juara III Annual Report Award Kategori BUMN Non Keuangan Listed

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) dianugerahi penghargaan dengan predikat Juara III untuk kategori BUMN non keuangan listed pada ajang Annual Report Award (ARA) yang digelar di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta, pada 14 November 2019.

Ajang ARA merupakan salah satu upaya pemerintah untuk terus mendorong penerapan good corporate governance (GCG) bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia melalui peningkatan kualitas keterbukaan informasi pada laporan tahunan. ARA terselenggara atas sinergi tujuh instansi yaitu Otoritas Jasa Keuangan, Kementerian Badan Milik Usaha Negara, Bank Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Komite Nasional Kebijakan Governance, Bursa Efek Indonesia, dan Ikatan Akuntan Indonesia. ARA 2018 ini diikuti oleh 328 perusahaan yang terdiri dari 98 emiten tercatat (listed) di pasar modal, 96 BUMN, dan 134 perusahaan non listed.

 

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Aas Asikin Idat menyatakan rasa syukur dan bangganya atas prestasi perusahaan yang kembali terpilih sebagai 33 perusahaan dengan laporan tahunan terbaik dalam ajang ARA. Capaian positif tersebut dikatakan Aas sebagai buah dari kerja keras seluruh insan pegawai Pupuk Indonesia yang selalu memberikan kontribusi terbaiknya dalam memajukan perusahaan, salah satunya dengan penyusunan annual report atau laporan tahunan perusahaan.

"Keberhasilan ini merupakan wujud komitmen seluruh insan Pupuk Indonesia dalam menjalankan bisnis Perusahaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip GCG, yakni transparan, akuntabel, bertanggungjawab, independen dan adil. Ke depannya, kami akan terus mempertahankan prestasi ini," kata Aas.

Dalam ajang ARA, faktor-faktor yang dinilai terdiri dari Profil Perusahaan, Laporan Direksi dan Komisaris, Analisa Keuangan, Analisa Pembahasan Manajemen dan nilai-nilai GCG yang dijalankan. Aas mengungkapkan, sepanjang 2018 Pupuk Indonesia memang berhasil mencatatkan kinerja positif. Bahkan perusahaan berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah, dengan membukukan pertumbuhan volume penjualan yang menembus 14 juta ton. Hal tersebut didapat berkat keberhasilan perusahaan memaksimalkan penyaluran pupuk bersubsidi serta meningkatkan penetrasi pasar ke perkebunan dalam negeri. 

 

Langkah itu pun turut mendorong tumbuhnya total pendapatan dan laba dibandingkan tahun sebelumnya. Total pendapatan tercatat sebesar Rp69,4 triliun atau tumbuh 17% dari tahun 2017. Adapun laba perusahaan tercatat sebesar Rp4,21 triliun, naik 37% dari tahun sebelumnya. Total aset perusahaan juga tumbuh sebesar 8,11% menjadi Rp138,9 triliun. “Pada 2018 kami juga mencatatkan kontribusi kepada negara sebesar Rp6,25 triliun yang terdiri dari total pajak dan deviden," kata Aas.

Tak hanya itu, Perseroan juga terus meningkatkan efisiensi dalam setiap kegiatan bisnisnya, sejalan dengan program Transformasi Bisnis Pupuk Indonesia Grup yang dicanangkan sejak 2017. Selain untuk mengakselerasi pencapaian bisnis, inisiatif efisiensi juga bertujuan untuk meringankan beban subsidi Pemerintah.

"Perusahaan juga secara konsisten menjalankan program revitalisasi pabrik untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing. Sebab revitalisasi terbukti menghasilkan penghematan dari turunnya tingkat konsumsi gas pabrik," tutup Aas.

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menkop dan UKM Teten Masduki bersama Staf Khusus Presiden Putri Tanjung saat berdialog dengan sejumlah pengurus Koperasi, di Desa Wisata Candirejo, Borobudur

Senin, 24 Februari 2020 - 20:31 WIB

Menkop dan UKM Ajak Pengurus Koperasi Kembangkan Wisata Super Prioritas

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan, dirinya ditugaskan Presiden Joko Widodo untuk membantu mengembangkan pariwisata super prioritas di Indonesia. Salah satunya adalah Borobudur…

Mendag Agus bertemua industri gula india

Senin, 24 Februari 2020 - 20:10 WIB

Mendag Agus Rayu Industri Gula India Benamkan Modal di Indonesia

ISMA adalah asosiasi industri tertua di India. Asosiasi ini beranggotakan lebih dari 650 pabrik gula dan memproduksi lebih dari 50 persen total gula India.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki

Senin, 24 Februari 2020 - 19:36 WIB

Menteri Teten Dorong Pelatihan SDM KUMKM di Daerah Wisata Super Prioritas

Menteri Teten minta kepada Deputi Bidang SDM pendidikan/pelatihan SDM KUMKM terutama untuk Kewirausahaan/Vocational untuk diperluas dan diperbanyak, khususnya daerah wisata super prioritas (bali…

Arind Kunto

Senin, 24 Februari 2020 - 17:32 WIB

Arind Kunto Presentasikan Dunia Otomotif Lewat Kanal Youtube

Arind YouTuber yang penuh eksplorasi, berorientasi dengan pandangan ke depan yang positif, dan fokus pada kualitas konten Vlog yang sajikan.

Samsung Giga Party Audio

Senin, 24 Februari 2020 - 16:06 WIB

Samsung Hadirkan Samsung Giga Party Audio

Samsung Electronics Indonesia memperkenalkan Samsung Giga Party Audio, penambahan terbaru ke jajaran home audio dan entertainment. Dengan Built-in Woofer, Bass Booster, dan fungsi Karaoke Mode,…