2016 Sritex Raih Laba Bersih Sebesar US$59,4 Juta

Oleh : Hariyanto | Kamis, 16 Maret 2017 - 16:06 WIB

Ilustrasi Pekerja PT Sri Rejeki Isman (Sritex) (Bloomberg/Getty Images)
Ilustrasi Pekerja PT Sri Rejeki Isman (Sritex) (Bloomberg/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Jakarta, PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex) berhasil raih laba bersih sebesar US$59,4 juta atau setara Rp794 miliar pada tahun lalu, meningkat tipis dari realisasi tahun sebelumnya yaitu sebesar US$55,7 juta.

"Untuk penjualan tekstil yang dihasilkan mencapai US$680 juta atau naik 7,7% dari tahun sebelumnya sebesar US$630,3 juta. Pencapaian ini sebagai hasil dari peningkatan kapasitas produksi efisiensi dan fokus pada produk bernilai tambah tinggi," kata Direktur Utama Sritex, Iwan Lukminto di Jakarta, Kamis (16/3/2017).

Iwan menuturkan, peningkatan tersebut disumbangkan dari segmen benang, kain jadi, dan pakaian jadi yang meningkat.

"Masing-masing sebesar 6,3%, 3,4%, dan 28,5% dibandingkan penjualan di tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut, disebabkan penambahan kapasitas produksi perseroan yang selesai dan beroperasi lebih cepat dari pada yang dijadwalkan sebelumnya," tuturnya.

Pertumbuhan penjualan perusahaan dengan kode emiten SRIL tahun lalu, masih sesuai dengan target perseroan. Pada tahun lalu, Sritex mematok target pertumbuhan 5% hingga 8%.

"Perseroan beruntung tumbuh di tengah kondisi global yang penuh ketidakpastian. Ini membuktikan bahwa strategi-strategi yang kami jalankan mampu mengantisipasi kondisi pelemahan ekonomi yang terjadi," ujar Iwan.(Hry/ Imq)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Gulai Lemea, Kuliner Khas Ramadan Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu (Ist)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Mencicipi Gulai Lemea, Kuliner Lezat Khas Bengkulu Saat Ramadan

Indonesia, kaya akan keanekaragam kuliner yang lezat seperti kuliner khas Suku Rejang Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, yakni Gulai "Lemea" yang saat ini banyak dicari oleh kalangan…

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:30 WIB

Jelang Lebaran 2018, Pertamina Bentuk Satgas BBM dan LPG

Pertamina memproyeksikan selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri 2018 konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji harian secara nasional naik rata-rata 15% bila dibandingkan dengan hari biasanya.

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:28 WIB

IHSG Jumat Ditutup Menguat 29,20 Poin

Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, ditutup menguat sebesar 29,20 poin seiring dengan kondisi pasar yang mulai pulih.

Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina mencatat konsumsi LPG menunjukkan peningkatan 5% dari rata-rata konsumsi normal.

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:14 WIB

Pertamina: Selama Ramadhan Konsumsi LPG Meningkat Lima Persen

PT Pertamina (Persero) telah mengantisipasi peningkatan konsumsi LPG selama Ramadan hingga mudik Idul Fitri dengan menambah pasokan sejak awal Ramadan. Memasuki pekan kedua Ramadan, Pertamina…

Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto

Jumat, 25 Mei 2018 - 17:00 WIB

Paripurna DPR Antiklimaks Setujui RUU Terorisme

Rapat paripurna pengambilan keputusan atas revisi Rancangan Undang Undang Tindak Pidana Terorisme seakan antiklimaks tanpa adanya interupsi dan perdebatan, akhirnya secara aklamasi menyetujui…