Resmi Diteken, Safeguard Dinilai Berpotensi Bangkitkan Industri Tekstil Nasional

Oleh : Ridwan | Senin, 04 November 2019 - 07:10 WIB

Industri Tekstil
Industri Tekstil

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) di Tanah Air berpotensi bangkit kembali di tengah ketegangan perang dagang dua negara raksasa ekonomi dunia, Amerika Serikat dan China. Peluang bangkitnya industri TPT dalam negeri seiring ditandatanganinya aturan perlindungan (safeguard). 

Aturan tersebut, akan diterapkan dengan mengenakan bea masuk pada produk tekstil yang berasal dari luar negeri. Tujuannya untuk menjadi benteng pertahanan dari serbuan impor produk tekstil sehingga dinilai dapat melindungi industri nasional. 

"Safeguard-nya sudah ditandatangani oleh Menteri Perdagangan. Jadi, dengan aturan tersebut akan ada beberapa komponen industri tekstil yang akan diberi safeguard," kata Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, kemarin.

Menperin Agus mengungkapkan, dengan ditandatanganinya aturan tersebut, diharapkan bisa terus mendongkrak pertumbuhan industri TPT yang menjadi salah satu sektor prioritas sesuai dalam peta jalan Making Indonesia 4.0.

"Regulasi itu akan langsung efektif sejak diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan," ungkapnya.

Untuk memastikan safeguard berjalan maksimal dilibatkan juga Direktorat Jenderal Bea Cukai Kementerian Keuangan. Dalam hal ini, Bea Cukai bertugas mengawasi masuknya barang-barang impor TPT, khususnya produk yang tercatat dalam safeguard.

"Nanti bea cukai betul-betul bekerja sesuai dengan apa yang ada di aturan-aturannya itu," terangnya.

Dengan adanya aturan safeguard, Menperin optimistis, industri TPT di Tanah Air akan semakin tumbuh dan terus memberikan kontribusi yang signfikan bagi perekonomian nasional. Pertumbuhan industri TPT pada tahun 2019 diproyeksi mencapai 20%.

Menurut Agus, aturan safeguard juga merupakan bagian dari langkah substitusi impor, yakni kebijakan perdagangan dan ekonomi yang mendukung penggantian barang impor dengan barang produksi dalam negeri.

"Jadi untuk meningkatkan industri TPT, memang banyak hal yang kami dorong. Misalnya keberadaan bahan baku untuk industri-industrinya, termasuk bagaimana kita mencegah adanya current account deficit dengan cara kita mencari atau mendorong percepatan tumbuhnya industri substitusi dari impor," tuturnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Raffi Ahmad

Kamis, 27 Februari 2020 - 12:30 WIB

Nagita Slavina Berhasil Hentikan Sifat PlayBoy Raffi Ahmad

Jarang ada selebritis yang mengakui terus terang kalau kenakalannya dibuka secara terbuka di hadapan publik, apalagi yang masalah pribadi. Tapi Raffi Ahmad mengakui kalau dimasa remaja menjadi…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara Perluasan Investasi dan Pelepasan Ekspor ke Amerika Serikat oleh PT. Future Pipe Industries

Kamis, 27 Februari 2020 - 12:17 WIB

Telan Investasi USD40 juta, PT. Future Pipe Industries Memulai Ekspor Produk Industri Pipanya ke Amerika Serikat

PT. Future Pipe Industries mulai tahun ini akan mengekspor produk pipa ke Amerika Serikat untuk proyek pembangunan infrastruktur sistem pembuangan yang menghubungkan beberapa kota di area San…

Ariel Tatum

Kamis, 27 Februari 2020 - 12:00 WIB

Ada Apa Antara Ariel Tatum dan Glenn Fredly?

Setelah merasa nyaman di dunia akting, Ariel Tatum ingin mengembangkan sayap dengan terjun ke dunia tarik suara. Dan sebagai bukti keseriusan Ariel Tatum terjun ke dunia tarik suara ia akan…

Memperingati HUT ke-16 Majalah MIX Marcomm, menggelar diskusi di Auditorium London School Public Relations (LSPR) Jakarta, Rabu (26/2). Acara menghadirkan jurnalis dari berbagai media, serta para praktisi PR dan pengelola brand dari sejumlah korporat.

Kamis, 27 Februari 2020 - 11:30 WIB

Prita Kemal Gani: Ada 5 Tantangan Komunikasi Perusahaan di Era Digital

Jakarta-Era digital menciptakan peta media di Tanah Air semakin clutter. Hal ini dipicu oleh hadirnya beragam channel di luar media mainstream yang kerap mempengaruhi strategi komunikasi para…

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro (Foto Dok Humas)

Kamis, 27 Februari 2020 - 11:00 WIB

Terwujudnya Kemandirian Kesehatan dan Obat Nasional Didukung Menristek

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro menegaskan dalam upaya meningkatkan inovasi mesti terjalin sinergi yang positif…