MICE Malaysia Tertarik Keindahan Alam Tanjung Lesung

Oleh : Herry Barus | Sabtu, 11 Maret 2017 - 10:17 WIB

KEK Tanjung Lesung Pandeglang Banten
KEK Tanjung Lesung Pandeglang Banten

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Biro Perjalanan Malaysia menyatakan tertarik dengan keindahan obyek wisata Tanjung Lesung di Pandeglang Provinsi Banten yang telah ditetapkan pemerintah sebagai salah satu dari sepuluh "Bali Baru" dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

"Ini yang kedua kalinya kami mengikuti 'familirisation trip'. Pertama di Yogjakarta. Tempat ini fantastik biasanya kami hanya ke Jakarta dan Bandung. Cocok untuk rileks, company trip dan MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition)," Chairman Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Johor Bahru, Kathryn Lee di Jakarta, Sabtu (11/3/2017)

Sebanyak sepuluh biro perjalanan dari Johor Bahru dan Kuala Lumpur bersama sejumlah media asal Malaysia mengikuti "Fam Trip Operator and Media" ke Tanjung Lesung dan Jakarta mulai 7 hingga 11 Maret 2017 dengan difasilitasi KJRI Johor Bahru dan Kementrian Pariwisata.

Kathryn mengatakan kalau nanti jalan tol sudah dibangun akan lebih bagus lagi karena akan memudahkan dan mempercepat akses wisatawan menuju lokasi setelah tiba di Bandar Udara Soekarno Hatta Jakarta.

"Saya terima kasih kepada Kementrian Pariwisata, Konsulat Jendral Republik Indonesia di Johor Bahru dan Dinas Pariwisata Banten yang mendukung program ini. Travel agent di Jakarta dan Banten harus menjual paket bersama. Nanti kami akan bicara 'business to business'," katanya.

Hal yang sama disampaikan Sheikh Ahmad Fauzi dari BT Tune Holidays & Services Sdn Bhd. Dia sangat kagum dengan potensi alam yang ada di kawasan Tanjung Lesung.

"Saran saya infrastruktur diperbaiki, kemudian paket-nya diberi harga promosi dulu. Jadi untuk menarik wisatawan datang jangan terlalu mahal dulu harganya. Kalau masyarakat sudah banyak mengenal dan market bagus, harga bisa disesuaikan," katanya.

Sheikh mengatakan pantainya bagus cocok untuk bulan madu dan keluarga demikian juga keramahtamahan dalam memberikan pelayanan.

"Tanjung Lesung bagus digabungkan dengan paket wisata ke Jakarta. Datang dari Johor Bahru ke Jakarta malam hari. Nanti nginap di Jakarta dua malam untuk 'shopping' kemudian untuk 'adventure' atau petualangan baru ke Tanjung Lesung," katanya.

Komentar yang sama juga disampaikan oleh Manager Wholesale & Corporate Travel Mayflower, Tham Soo Feng dan Direktur East Coast Adventure Travel and Tours Sdn Bhd, Muniandy.

"Kawasan ini sangat menarik. Fam trip ini bagus karena kalau kita mau menjual produk kita sudah pernah berada di lokasi ini. Di Tanjung Lesung bisa istirahat kemudian dilanjutkan keliling Jakarta," katanya.

Saat perjalanan menuju Tanjung Lesung rombongan diberi kesempatan singgah di sejumlah destinasi wisata yang dilalui seperti Tugu Nol Kilometer Anyer. Di tempat tersebut terdapat mercusuar peninggalan Belanda. Kemudian singgah di Coconut Island Jalan Raya Carita Labuan KM 3.8, Caringin, Pandeglang.

Begitu tiba di Tanjung Lesung Beach Hotel mereka disambut dengan tarian ala Hawaii dan malam harinya disuguhi penampilan tarian legenda Dewi Tanjung Lesung yang dimainkan para siswa SMK Cikadu dan "fire dancer" oleh staf hotel.

Esok harinya rombongan diajak menuju beach club dan menyeberang ke Taman Nasional Ujung Kulon. Di beach club tersedia sejumlah fasilitas seperti olah raga air dengan jet ski dan banana boat kemudian juga disediakan sepeda dan motor roda empat mengelilingi pantai.

Rombongan juga sempat disuguhi atraksi debus yang merupakan seni budaya khas Banten.

"Kawasan Tanjung Lesung ini ada 1.500 hektar dan baru lima persen yang dibangun. Di areal ini ada juga lapangan golf, villa, blue fish, tempat penanaman bunga atau nursery dan rencana juga akan dibangun wahana permainan atau theme park," ujar General Manager Tanjung Lesung Beach Hotel, Widarmadi kepada awak media

Sementara itu saat tiba di Jakarta rombongan mengunjungi Taman Impian Jaya Ancol dan melakukan pertemuan dengan Asosiasi Travel dan Tour Indonesia (ASITA) Jakarta yang sempat dihadiri Wakil Ketua-nya, Teddy Irawan Tjahjadi.

"Selama ini banyak travel agent di Malaysia membawa rombongan hanya ke Museum Fatahillah saat ke Jakarta padahal banyak obyek wisata lain yang perlu dikunjungi seperti Taman Impian Jaya Ancol, Monumen Nasional, Taman Mini Indonesia Indah, planetarium dan sebagainya," ujar Konsul dan Kepala Fungsi EKonomi KJRI Johor Bahru, Zainul Idris.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Presiden Jokowi melantik Siwi Sukma Adji sebagai KSAL, dan menaikkan pangkat jadi Laksamana, di Istana Negara (Foto: Rahmat/Humas)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:45 WIB

DPR Harap KASAL Tingkatkan Profesionalisme Prajurit

Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan berharap Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana Madya TNI Siwi Sukma Adji mampu meningkatkan profesionalisme para prajuritnya agar mampu menghadapi…

Ketua Umum Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan Nasional (KTNA Nasional), saat berbicara di acara Forum Promoter 2018 Polri yang membahas tema Solusi Menuju Indonesia yang Berdaulat Adil dan Makmur Melalui Ketahanan Pangan, Rabu, 23 Mei 2018

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:35 WIB

Indonesia Bisa Menjadi Lumbung Pangan Dunia Pada 2045

Pangan tidak hanya merupakan komoditas dan kebutuhan pokok dalam kehidupan setiap orang. Tetapi pangan juga menjadi kepentingan nasional dan keamanan nasional bagi sebuah negara. Pangan memiliki…

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:33 WIB

Universitas Prasetiya Mulya Optimis Lulusan Lokal Mampu Bersaing di Era Global

Era globalisasi dan makin terbukanya Indonesia bagi pasar asing menuntut lulusan perguruan tinggi di Indonesia memahami tantangan dan tuntutan bisnis saat ini sehingga mampu bersaing. Potensi…

PT.Bumi Serpong Damai Tbk. (PTBSD)

Rabu, 23 Mei 2018 - 19:00 WIB

BSDE Anggarkan Belanja Modal Rp6 Triliun di 2018

PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menganggarkan Capital Expenditure (Capex) atau belanja modal sebesar Rp4 triliun-Rp6 triliun pada tahun 2018.

Kebun Kelapa Sawit (Ist)

Rabu, 23 Mei 2018 - 18:45 WIB

Harga Minyak Mentah Global Naik, CPO Malaysia Lanjutkan Penguatan Harga Pekan ini

Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) Malaysia pada perdagangan Rabu (23/05/18) dibuka pada level RM2.468 per ton, atau lebih rendah 0,36% dibandingkan harga pada penutupan sesi perdagangan…