Presiden Minta Kaltim Cari Alternatif Unggulan Selain Sektor Tambang

Oleh : Herry Barus | Jumat, 10 Maret 2017 - 08:15 WIB

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Presiden Joko Widodo meminta Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) agar tidak bergantung pada sektor pertambangan tapi juga mencari alternatif pengembangan sektor-sektor unggulan yang lain.

"Saya melihat dengan semakin membaiknya harga komoditas minerba di pasar global, perekonomian di Kaltim akan kembali menggeliat lagi. Namun demikian saya ingin memanfaatkan kondisi ini sebagai momentum melakukan langkah-langkah pengembangan sektor-sektor unggulan di luar sektor pertambangan," kata Presiden Jokowi di Kantor Presiden Jakarta, Kamis (9/3/2017)

Pernyataan itu disampaikan Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas tentang evaluasi proyek strategis nasional dan program prioritas di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Ia berpesan agar Kaltim dapat memanfaatkan dan mencari sektor unggulan alternatif meliputi pertanian, perkebunan, perikanan, serta industri pengolahan.

"Penting sekali pengembangan sektor-sektor ini, saya harapkan dapat memberikan nilai tambah serta menyerap banyak tenaga kerja di Kaltim," katanya.

Presiden juga mengharapkan pertumbuhan ekonomi di Kaltim semakin membaik seiring dengan mulai beroperasinya pabrik baru CPO, pembangunan kilang minyak di Bontang, serta up grading kilang-kilang minyak existing oleh Pertamina di Kaltim.

"Selain itu, dari data yang saya miliki di lapangan usaha nonpertambangan cenderung tumbuh positif, tapi belum mampu mengangkat pertumbuhan ekonomi di Kaltim secara keseluruhan," katanya.

Menurut dia, agar perekonomian Kaltim bisa tumbuh ke arah positif dan lebih cepat lagi maka infrastruktur pendukung harus dibenahi.

"Baik infratruktur transportasi, seperti tol Balikpapan-Samarinda, jalan Trans Kalimantan, pembangunan jalur kereta api, pembangunan bandara, dan penyiapan pelabuhan serta galangan kapal," katanya seperti dilansir Antara.

Selain itu Presiden juga menekankan pentingnya pengembangan infratruktur penunjang untuk pengembangan kawasan-kawasan industri pengolahan di Kaltim, seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy yang nantinya difokuskan pada industri pengolahan kelapa sawit.

Menurut Presiden, Kaltim juga perlu segera menuntaskan pembangunan waduk dan bendungan.

"Selain bermanfaat bagi pengembangan usaha sektor pertanian, juga dapat dikembangkan untuk penyediaan air baku sebagai sumber pengembangan energi alternatif," katanya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Crown Group (Ist)

Senin, 20 November 2017 - 14:30 WIB

Dalam Satu Malam Crown Group Berhasil Meraih Dua Penghargaan Bergengsi

Sebuah menara apartemen di kawasan Sydney Utara yang dibangun oleh pengembang Australia terkemuka telah memenangkan hadiah utama pada acara penghargaan industri konstruksi terkemuka di benua…

Deisti Astriani Tagor, istri Ketua DPR RI Setya Novanto (Foto Ist)

Senin, 20 November 2017 - 14:22 WIB

KPK Periksa Istri Setya Novanto Sebagai Mantan Komisaris

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Deisti Astriani Tagor, istri Ketua DPR RI Setya Novanto terkait kasus KTP-elektronik (KTP-e) dalam kapasitasnya sebagai mantan Komisaris PT Mondialindo…

Ilustrasi tambang batu bara (Foto Ist)

Senin, 20 November 2017 - 14:14 WIB

Perusahaan Batu Bara Indonesia Siap Dominasi Pasar Tiongkok

PT Borneo Pasifik Global (BPG) yang mendapatkan kepercayaan mewakili Indonesia pada pameran pertambangan batu bara atau "China Coal and Mining Expo (CCME)" di Beijing beberapa waktu lalu, menyatakan…

Rosan Roeslani Ketua Umum KADIN (dok KADIN INDONESIA)

Senin, 20 November 2017 - 14:00 WIB

2018, Kadin Prediksi Perekonomian Indonesia Tumbuh 5,3 Persen

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani mengatakan kondisi perekonomian Indonesia di tahun 2018 diperkirakan akan lebih baik dari tahun ini.

Agincourt Resources Resmikan Amphitheatre Sopo Daganak di Tapanuli Selatan

Senin, 20 November 2017 - 13:59 WIB

Agincourt Resources Resmikan Amphitheatre Sopo Daganak di Tapanuli Selatan

Perusahaan pengelola tambang emas Martabe PT Agincourt Resources meresmikan gedung baru gelanggang pertunjukan terbuka(amphitheatre) Sopo Daganak berkapasitas 500 penonton di Jalan 2 Desa Napa,…