Produk Mamin Indonesia Diminati di Meksiko

Oleh : Irvan AF | Jumat, 10 Maret 2017 - 06:18 WIB

Gula aren. (Dimas Ardian/Bloomberg via Getty Images)
Gula aren. (Dimas Ardian/Bloomberg via Getty Images)

INDUSTRY.co.id, London - Berbagai produk makanan dan minuman Indonesia seperti penganan nanas, biskuit dan juice diminati masyarakat Meksiko ditandai dengan meningkatnya jumlah perusahaan dan nilai ekspor ke negara tersebut.

Hal itu terungkap dalam acara temu bisnis pengusaha makanan-minuman Indonesia dan Meksiko yang diadakan Kedutaan Besar RI di Mexico City bekerja sama dengan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Mexico City, di Guadalajara, demikian Pelaksana Fungsi Pensosbud KBRI Meksiko, Febby Fahrani, seperti dinukil Antara, Jumat (10/3/2017).

Duta Besar RI untuk Meksiko, Yusra Khan mengatakan KBRI akan terus mendorong adanya kesempatan berbisnis yang menguntungkan bagi kalangan usaha Indonesia dan Meksiko.

Dalam acara temu bisnis itu hadir beberapa pengusaha makanan dan minuman asal Indonesia yaitu PT. Coco Sugar Indonesia untuk produk gula kelapa, PT. Keong Nusantara Abadi untuk produk nata de coco, Mensa Group produk minuman energi, serta Jans Enterprises Corp distributor produk makanan dan minuman ringan Indonesia. Selain itu juga hadir Konsul Kehormatan RI di kota Guadalajara yang menyampaikan pengalaman kepada peserta tentang berbisnis dengan Indonesia.

Setelah paparan presentasi tentang perekonomian Indonesia dan potensi perdagangan Indonesia-Meksiko, pengusaha Indonesia memperkenalkan profil perusahaan serta produk yang ditawarkan.

Tidak kurang perwakilan dari 24 perusahaan yang hadir, terlihat antusias dalam melakukan pembicaraan lanjutan dengan pihak Indonesia.

Sejumlah pengusaha Meksiko mempunyai informasi yang cukup tentang produk yang diinginkan dan langsung membuka transaksi sebagai langkah awal mengimpor dan mendistribusikan produk Indonesia yang dipasarkan di Meksiko.

Total Perdagangan Indonesia dan Meksiko tahun 2016 tercatat senilai 992.080,7 juta dolar AS, dengan surplus Indonesia senilai 638.172,1 juta dolar AS. Dari nilai ekspor Indonesia tersebut produk non migas mencapai 796.769,5 juta dolar AS.

Produk utama non migas Indonesia ke Meksiko antara lain karet, otomotif, produk kayu. Sedangkan produk makanan dan minuman mulai meningkat dalam hal jumlah perusahaan dan nilai ekspornya. Perusahaan Meksiko Calkins-Burke-Zannie secara rutin mengimpor produk nanas Indonesia. Perusahaan Meksiko lainnya seperti Las Delicias mengimpor produk biskuit serta jus dan minuman ringan. (ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rapat Panitia HPN 2018. (Dok. Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:50 WIB

HPN 2018 Bersama Artha Graha Gelar Bakti Sosial Di Mentawai

Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2018 terus mematangkan persiapan pelaksanaan acara tahunan yang kali ini akan berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat.

Dirjen Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:30 WIB

Kemenperin: Aturan Pengecualian Impor Mainan Cegah Masuknya Barang Impor Tak Bermutu

Kementerian Perindustrian bersama Kementerian Perdagangan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta Badan Standardisasi Nasional telah menyepakati tentang ketentuan pengecualian yang diberikan…

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusi infrastruktur TI dan anak usaha CTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:16 WIB

Helios - Microsoft Bidik UKM dan Startup Berbasis Cloud

Helios Informatika Nusantara, penyediasolusiinfrastruktur TI dananakusahaCTI Group,hari ini meluncurkan layanan berbasis komputasi awan bernama Helios Cloud hasil kerjasama dengan Microsoft.…

Wisatawan Mancanegara dan Wisatawan Domestik Berkunjung ke Tampak Siring Ubud, Bali (Foto: Riziki Meirino/Industry.co.id)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:15 WIB

Peryaan Imlek 2018, Bali Tetap Jadi Destinasi Wistawan Asal China

Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 15 hingga 22 Februari 2018, tentunya masyarakat Tionghoa mulai berlibur dan Pulau Bali yang maenjadi salah satu tujuan wisata asal China.

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

Selasa, 23 Januari 2018 - 18:00 WIB

Barata Indonesia Segera Bangun PLTM di Tapanuli Sumut

Perseroan terbatas Barata Indonesia akan segera membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Batang Toru 3 (2x5) MW di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, sebagai solusi pengembangan…