Pupuk Indonesia Kembangkan Program Pusat Belajar dan Antar Karyawan

Oleh : Herry Barus | Jumat, 09 Agustus 2019 - 07:00 WIB

Pupuk Indonesia (Foto Dok industry.co.id)
Pupuk Indonesia (Foto Dok industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Sebagai upaya mencetak insan unggul dan Profesional di bidang Agrokimia and Petrokimia, PT Pupuk Indonesia (Persero) tengah mengimplementasikan program Corporate University Pupuk Indonesia (CorpU PI).

Inisiatif strategi ini dinilai penting dalam rangka menghadapi berbagai tantangan industri agrokimia dan petrokimia ke depan. Untuk bisa menghadapi tantangan tersebut, maka perlu dilakukan transformasi. Salah satu faktor kunci keberhasilan transformasi tersebut adalah SDM yang tangguh, kompeten, dan memiliki loyalitas dan etika yang baik.

Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia (Persero), Wijaya Laksana mengatakan, CorpU PI merupakan wadah yang sengaja dibentuk oleh perusahaan untuk menjadi Pusat Pembelajaran dan Pengetahuan yang andal di bidang Agrokimia & Petrokimia kelas dunia bagi seluruh karyawan PI group.

Sekaligus untuk mendorong perusahaan lebih efisien, efektif, serta produktif. Tak hanya itu, CorpU PI juga dapat mendukung program transformasi bisnis perusahaan, mendukung pengembangan karir _karyawan_ di bidang Agrokimia & Petrokimia kelas dunia, hingga mendukung keberlangsungan program ketahanan pangan nasional.

“Implementasi CorpU PI akan berkontribusi dalam peningkatkan kapabilitas pegawai dan peningkatan performa perusahaan melalui metode pembelajaran dan pengetahuan yang aplikatif, adaptif, serta inovatif dan terintegrasi dengan transformasi bisnis,” ujar Wijaya, Kamis (8.8/2019)

Wijaya menambahkan, jajaran direksi Pupuk Indonesia sangat mendorong agar generasi muda perusahaan bisa memperoleh kesempatan yang besar untuk menjadi future leader di Pupuk Indonesia Grup. Maka dari itu, sekali lagi peran para senior leader yang ada saat ini menjadi sangat penting  untuk bisa menjadi mentor dan coach yang baik bagi bawahan dan juniornya.

“CorpU PI juga salah satu upaya kami untuk mencetak future leader. Konsep ini sebenarnya sudah cukup lama kita kembangkan dan tentunya kami harapkan dapat segera terwujud karena pengembangan SDM ke depan adalah faktor kunci bertahan dan berkembangnya industri pupuk,” kata Wijaya.

“Dan segenap pimpinan PT Pupuk Indonesia (Persero) telah berkomitmen untuk mengembangkan budaya belajar dan berbagi pengetahuan di perusahaan,” tutupnya

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Ilustrasi minyak sawit

Senin, 24 Februari 2020 - 22:05 WIB

Genjot Ekspor, Pemerintah Temui Asosiasi Industri Minyak Nabati India

Ekspor Indonesia ke India untuk periode yang sama tercatat sebesar USD 11,78 miliar dan impor Indonesia dari India tercatat sebesar USD 4,29 miliar. Surplus untuk Indonesia tercatat sebesar…

CEO Indodax Oscar Darmawan (kiri) menerima penghargaan "Startup Marketplace Asset Crypto Terbaik" dari Duniafintech.com. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) Muhammad Deivito Dunggio

Senin, 24 Februari 2020 - 22:01 WIB

INDODAX Raih Award Startup Marketplace Aset Kripto Terbaik

INDODAX meraih award "The Best Startup Marketplace Asset Crypto" pada Dunia Fintech Award 2020. Penghargaan tersebut menjadi catatan prestasi INDODAX di awal tahun ini dan juga prestasi di umurnya…

Mantan Simpatisan OPM Serahkan Senjata Kepada Satgas Yonif 411 Kostrad

Senin, 24 Februari 2020 - 22:00 WIB

Mantan Simpatisan OPM Serahkan Senjata Kepada Satgas Yonif 411 Kostrad

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia – Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) Batalyon Infanteri Mekanis Raider 411/Pandawa (Yonif MR 411/Pdw) Kostrad Pos Toray, menerima senjata…

Penghargaan Startup KreditPintar

Senin, 24 Februari 2020 - 21:41 WIB

Sabet Penghargaan Startup Pinjaman Dana Tunai Terbaik

Pemberian penghargaan yang diwakili oleh Ketua Harian AFPI, Kuseryansyah dan diterima langsung oleh Direktur Kredit Pintar Indonesia, Wisely Wijaya dalam acara Anniversary 3.0 Dunia Fintech…

DI Bendungan Rajui

Senin, 24 Februari 2020 - 21:24 WIB

Telan Dana APBN Sebesar Rp 101,4 Miliar, Apa Saja Yang Dibangun di DI Bendungan Rajui?

Bendungan Rajui mempunyai kapasitas tampung sebesar 2,67 juta meter kubik (m3) untuk mengairi areal persawahan produktif di downstream bendungan yakni wilayah Seumayam Tanjung seluas 1.000 hektare…