Warga Resah Limbah PLTU Buleleng Cemari Laut

Oleh : Irvan AF | Rabu, 08 Maret 2017 - 16:26 WIB

Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)
Ilustrasi PLTU. (Foto: IST)

INDUSTRY.co.id, Singaraja - Warga Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, resah akibat limbah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) mencemari wilayah laut di daerah itu.

"Terus terang saja warga yang tinggal di wilayah dekat sini sudah risih dengan debu yang sangat mengganggu kesehatan," kata Mangku Wijana, salah satu warga di daerah itu, Rabu (8/3/2017).

Ia mengatakan, limbah-limbah batubara kini ditumpuk begitu saja dan sebagian sudah diurug tanah oleh pengelola PLTU Celukan Bawang karena dapat mengancam lingkungan sekitarnya.

Wijana juga mengungkapkan, limbah cair hasil pembakaran batubara mencemari perairan di daerah itu menyebabkan air laut berwarna kecoklatan dan terlihat sangat keruh.

Dikatakan pula, air di wilayah tersebut lebih hangat dari kondisi di sekitarnya. Hal tersebut disebabkan karena limbah PLTU mengalir begitu saja ke wilayah perairan.

Pihaknya juga mengamati bahwa pipa pembuangan limbah sudah dua bulan pecah, tidak tertangani hingga saat ini. Bahkan, tidak mendapatkan respon dari pihak PLTU.

"Kami juga sempat protes namun tidak ada hasil jelas. Kami harapkan ada tanggapan dari pihak PLTU karena permasalahan ini sangat mengganggu kami disini," paparnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Buleleng, Nyoman Genep. menjelaskan, pihaknya akan segera mengambil langkah atas keluhan warga tersebut. Ia pun mengaku, akan mengecek standar keamanan lingkungan yang diakibatkan oleh limbah PLTU Celukan Bawang.

"Saya akan mengambil langkah sesuai dengan standar keamanan lingkungan. Termasuk juga, kami akan melakukan pengecekan terhadap laporan berkala setiap tiga bulan oleh PLTU Celukan Bawang," pungkas Genep.(ant)

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Industri Fintech (images: illusionqueststudios.com)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:40 WIB

Perlindungan Konsumen, Prioritas Pengusaha Fintech

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengklaim, telah banyak melakukan kegiatan proaktif dan preventif dalam rangka memberikan perlindungan kepada konsumen, bersama Otoritas Jasa…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:20 WIB

Saham PT Urban Jakarta Propertindo Tbk-PT Satria Mega Kencana TbkMulai Diperdagangkan

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham dua perusahaan, yakni PT Urban Jakarta Propertindo Tbk dan PT Satria Mega Kencana Tbk.

Dalam periode 5 tahun, Nota Kesepahaman ini meliputi kerja sama di dua area prioritas, yaitu edukasi dan pemberdayaan kesehatan dalam gaya hidup aktif

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:13 WIB

Inilah Kesepakatan Kementerian Kesehatan dan Fonterra Brands dalam Mendukung Sustainable Development Goal

Jakarta- Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia, Mr. Shekhar Rapaka menyampaikan kebanggaanya karena dapat bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI untuk meningkatkan kesehatan masyarakat…

Bank Indonesia

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:00 WIB

BI: Penjualan Eceran Oktober 2018 Meningkat

Survei Penjualan Eceran Bank Indonesia mengindikasikan adanya pertumbuhan penjualan eceran di Oktober 2018, yang tercermin dari kenaikan Indeks Penjualan Riil 2,9 persen (tahun ke tahun/year…

World Bank (Foto Ist)

Selasa, 11 Desember 2018 - 06:40 WIB

Bank Dunia Minta Pemerintah Dorong Masyarakat Melek Teknologi

Bank Dunia meminta kepada pemerintah Indonesia agar terus mendorong masyarakat untuk melek teknologi (digital literacy) sekaligus menguasai kemampuan teknologi.