Kadin Dorong Pengembangan Industri Kreatif Bidang Seni

Oleh : Herry Barus | Rabu, 08 Maret 2017 - 05:02 WIB

Museum Nasional (NurPhoto/Contributor/Getty Images)
Museum Nasional (NurPhoto/Contributor/Getty Images)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Industri kreatif di Indonesia memiliki peluang untuk menjadi salah satu pilar kekuatan ekonomi apabila pelaku usaha di bidang tersebut diberi kesempatan dan peluang untuk mengembangkan produknya.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia dalam keterangan persnya yang diterima awak media di Jakarta, Selasa (7/3/2017)  menjelaskan salah satu kunci pengembangan industri kreatif adalah melalui perluasan peluang dan kesempatan pelaku industri tersebut.

Wakil Ketua Umum Kadin Bidang UMKM dan Ekonomi Kreatif, Erik Hidayat mengatakan saat ini Kadin mendorong industri kreatifagar bisa lebih berkembang dan perlu mendapat perhatian lebih serius.

Menurut Erik, seiring dengan bergaungnya sektor ekonomi kreatif di Indonesia, sektor seni rupa Indonesia pun memiliki potensi besar baik secara kualitas, kuantitas, pelaku kreatif, produktivitas hingga potensi pasarnya.

"Seni rupa Indonesia sebenarnya memiliki jaringan yang lebih baik di luar negeri," katanya.

Erik mengatakan banyak potensi seni rupa Indonesia yang belum ditampilkan secara maksimal sehingga belum banyak dikenal di negeri sendiri.

Padahal bila dimaksimalkan ragam karya, seni rupa khususnya seni lukis selain dapat menjadi sumber devisa kebudayaan yang bernilai tinggi juga dapat mengangkat nama Indonesia ke mata dunia karena bidang ini memiliki standar penilaian internasional dan menjadi ukuran kemajuan peradaban budaya sebuah bangsa.

Menurut dia, langkah ini sejalan dengan arahan cetak biru Ekonomi Kreatif Indonesia yang memandang pentingnya kerja sama diantara cendekiawan, bisnis dan pemerintah dalam upaya memajukan sektor ekonomi kreatif Indonesia.

Dalam rangka mendorong pengembangan ekonomi kreatif untuk sektor seni rupa, Kadin Indonesia menggelar Pameran Lukisan Karya Sidik W. Martowidjojo dengan tema "ILLUMINATE" (pencerahan) yang dilaksanakan 2-20 Maret 2017 di di Museum Nasional, Jakarta.

Sidik W. Martowidjojo adalah pelukis Indonesia yang karya-karyanya telah diakui secara internasional dan memenangkan dua penghargaan gold dari dari Louvre Internationals Arts di Carrousel du Louvre, Paris.

Selain itu Sidik juga telah memenangkan berbagai penghargaan lain dari kompetisi lukisan berskala internasional termasuk dari National Art Museum of China (NAMoC), Beijing dan dinobatkan sebagai anggota peneliti pada Chinese Academy Of Art di Beijing, mulai 2007.

Menurut Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani, prestasi yang diraih Sidik telah mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia dan layak untuk diapresiasi.


Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kementerian PUPR terapkan teknologi RISHA

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:50 WIB

Dirjen Cipta Karya: Rehabilitasi dan Rekonstruksi Tuntas Dalam Satu Hingga Dua Tahun

Teknologi Risha menggunakan sistem modular sehingga mudah dipasang dan lebih cepat penyelesaiannya dibandingkan konstruksi rumah konvensional.

PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI) (Ist)

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Anak Perusahaan RNI Luncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga

Anak Perusahaan PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) yang bergerak dalam sektor agroindustri, PT PG Rajawali II meluncurkan Program Kemitraan Tebu Desa Penyangga dengan Pabrik Gula (PG)…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:30 WIB

Menteri Airlangga: APBN 2019 Akan Difokuskan pada Pembangunan SDM

Pemerintah telah menetapkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2019 akan difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:25 WIB

Rehabilitasi Fasilitas Publik dan Rumah Tahan Gempa di Lombok Diintensifkan

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus berupaya untuk merehabilitasi fasilitas publik dan rumah dalam rangka percepatan pemulihan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat pasca…

Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi

Selasa, 21 Agustus 2018 - 10:10 WIB

Tiga Infrastruktur Ini Ditergetkan Rampung Akhir 2019, Ini Masing-masing Anggaranya

Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya tandatangani kontrak dengan para penyedia jasa untuk pelaksanaan konstruksi Stadion Manahan Kota Surakarta, Pasar Atas Kota Bukittinggi, dan Pasar…