Jonan: Freeport Bayar Kewajiban Rp 8 Triliun Saja Kok Rewel

Oleh : Ahmad Fadli | Senin, 06 Maret 2017 - 17:43 WIB

Menteri ESDM Iganasius Jonan. (Akos Stiller/AFP/Getty Images)
Menteri ESDM Iganasius Jonan. (Akos Stiller/AFP/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan menyatakan setoran PT Freeport Indonesia kepada negara masih terbilang kecil dalam setahun. Jonan membandingkan pembayaran kewajiban Freeport dengan alokasi transfer ke daerah dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk Papua dan Papua Barat.

Jonan mengatakan, dana transfer ke Papua Barat pada tahun ini sebesar 15 triliun. Sedangkan untuk Papua mencapai Rp 42 triliun. Itu merupakan dana desa, dana alokasi khusus (DAK), dana alokasi umum (DAU), dan dana bagi hasil (DBH).

"Jadi total dana transfer ke Papua dan Papua Barat mencapai Rp 57 triliun di 2017. Ini banyak lo, sedangkan Freeport bayarnya cuma Rp 8 triliun per tahun (ke negara)," ujar Jonan di Jakarta, seperti ditulis Senin (6/3/2017).

Jonan mengungkapkan, pemerintah melalui Kementerian ESDM sangat serius mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan di wilayah Timur Indonesia.

"Karena ada 2.519 desa masih gelap gulita, di mana 85 persen desa itu berada di Papua dan Papua Barat, khususnya di wilayah pegunungan. Sebanyak 2.519 desa itu sekitar 293.532 rumah di seluruh Indonesia," ujar dia.

Program pemerataan pembangunan dari Kementerian ESDM di Papua Barat meliputi:

1. Pembangunan pembangkit listrik 158 Mw (2017-2019)
2. Program listrik perdesaan 15 ribu pelanggan (2017-2019)
3. Pembangkit listrik Energi Baru dan Terbarukan 6 unit 170 Kw (2017)
4. Paket lampu surya 16.394 Kepala Keluarga (2017-2018)
5. Jaringan gas kota dua lokasi sebanyak 11.500 sambungan rumah (2018)
6. BBM satu harga oleh Lembaga Penyalur di tujuh kabupaten (dua sudah beroperasi)
7. LNG Tangguh Train 3 (2020)
8. Sumur bor air tanah 4 titik (2018)
9. Dana transfer Rp 15 triliun (2017)

Di Papua
1. BBM satu harga oleh Lembaga Penyalur di 26 Kabupaten (tujuh kabupaten sudah beroperasi)
2. Sumur bor air tanah di 21 titik (2017-2018)
3. Dana transfer senilai Rp 42 triliun (2017)
4. Tambahan pembangkit listrik 356 Mw (2017-2019)
5. Program listrik perdesaan 171 ribu pelanggan (2017-2019)
6. Pembangkit EBT sembilan unit (2017-2018)
7. Paket lampu surya ke 120.894 KK (2017-2018).

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:53 WIB

Pacu Implementasi Industri Keempat, RI Jadi Garda Terdepan Transformasi Industri 4.0 di Asia

Implementasi industri 4.0 di kawasan Asia dinilai dapat membangkitkan kontribusi sektor manufaktur dalam mendongkrak pertumbuhan ekonomi bagi negara-negara Benua Kuning tersebut.

Kepulauan Morotai, Maluku Utara. (Foto: IST)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

Yuk Nikmati Indahnya Surga Bawah Laut Pulau Morotai

Pulau yang secara administratif berada dalam kawasan Maluku Utara ini tak hanya punya pantai dan pasir yang lembut, tapi juga punya pemandangan bawah laut yang unik.

Yudha Fajrin pendiri sekaligus pemilik PT Kato Kuliner Indonesia (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 18:05 WIB

Sempat Tak Dapat Restu Orang Tua, Yudha Fajrin si Pedagang Satay Kini Sukses di Dunia Bisnis Indonesia

Mulai berbisnis sejak usia 15 tahun, Yudha Fajrin, pria kelahiran Palembang 5 Maret 1988 yang merupakan pemilik dari Satay Kato dan beberapa produk dengan brand Kato mengaku tak pernah kapok…

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitasi kepada 18 KUKM potensial ekspor dengan total stand seluas 162 m2 untuk berpartisipasi dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung 24-28 Oktober di ICE BSD Tangerang.

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:19 WIB

18 KUKM Potensial Ekspor Berkesempatan Ikuti TEI 2018

Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitasi kepada 18 KUKM potensial ekspor dengan total stand seluas 162 m2 untuk berpartisipasi dalam Trade Ekspor Indonesia (TEI) 2018 yang akan berlangsung…

Peluncuran Sandimas Home Center

Selasa, 16 Oktober 2018 - 17:08 WIB

Ekspansi Bisnis, Sandimas Pastikan untuk IPO

Kendati pasar properti belum sepenuhnya bergairah kembali, hal ini tidak menyurutkan Sandimas sebagai perusahaan yang bergerak di bidang bahan bangunan untuk memperlebar ekspansi bisnisnya.…