Pupuk Indonesia Didaulat Sebagai Indonesia Most Creative Company 2019

Oleh : Herry Barus | Jumat, 21 Juni 2019 - 11:00 WIB

Pupuk Indonesia Didaulat Sebagai Indonesia Most Creative Company 2019
Pupuk Indonesia Didaulat Sebagai Indonesia Most Creative Company 2019

INDUSTRY.co.id - Jakarta - PT Pupuk Indonesia (Persero) dianugerahi sebagai Indonesia Most Creative Company 2019 oleh Majalah SWA dalam ajang penghargaan The Best Outstanding Innovator (OCI) dan Indonesia Most Creative Company 2019 yang digelar di Hotel Shangrilla Jakarta, pada Senin (17/6/2019).

Penghargaan diberikan oleh Kemal Gani selaku Pemimpin Umum majalah SWA dan Bramantyo Ilham selaku Direktur Eksekutif PPM Management kepada Kepala Komunikasi Korporat PT Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana.

Sebagai salah satu pemain terbesar industri pupuk di pasar Asia Pasifik, PT Pupuk Indonesia (Persero) dinilai berhasil mewujudkan sinergi antar anak perusahaan di bidang pupuk guna meningkatkan efisiensi sehingga produk yang dihasilkan memiliki daya saing tinggi. “Untuk meningkatkan daya saing kami akan terus melakukan efisiensi. Salah satu upaya efisiensi yang sudah berhasil diwujudkan yakni dalam hal efisiensi pemakaian bahan baku, dan ditopang juga dengan program revitalisasi pabrik yang kami lakukan,” kata Wijaya Laksana.

Wijaya mengaku bersyukur atas penghargaan yang telah diraih. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus suntikan semangat atas upaya optimal Pupuk Indonesia Grup dalam berinovasi mengembangkan perusahaan. "Penghargaan ini diraih berkat kerja keras dan loyalitas perusahaan melalui ide kreatif dan inovasi untuk kemajuan perusahaan. Prestasi ini juga akan memberikan motivasi pada karyawan untuk selalu berinovasi dalam mengatasi tantangan di perusahaan masing-masing," kata dia.

Belum lama ini, Pupuk Indonesia juga meraih penghargaan dari Majalah Warta Ekonomi dalam ajang Anugerah PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) Indonesia 2019: Sinergi Demi Membangun Negeri. Pupuk Indonesia Grup dianugerahi pada kategori industri kimia, PKBL terbaik dengan program unggulan pendidikan SMA dan SMK.

Sebagai Investment Holding Company yang menaungi 10 (sepuluh) perusahaan agrokimia dan petrokimia, PT Pupuk Indonesia memiliki fokus yang serius dalam memperkuat budaya mutu dan daya saing melalui pengembangan inovasi dan produktivitas di setiap anak usahanya. Alhasil hal tersebut dapat memacu pertumbuhan perusahaan kian positif setiap tahunnya.

Kinerja positif di tahun 2018 juga ditandai dengan gencarnya program transformasi yang dicanangkan manajemen Pupuk Indonesia Grup. “Kami tengah bersiap diri menghadapi persaingan di masa mendatang, di mana kita harus bekerja dengan lebih efisien, melakukan diversifikasi produk serta meningkatkan sinergi di Pupuk Indonesia Grup,” tegas Wijaya.

“Kami juga akan semakin fokus kepada bisnis-bisnis anak perusahaan yang bergerak di bidang non pupuk sehingga dapat lebih berkontribusi terhadap kinerja holding,” tambahnya. Sebagai salah satu langkah awal dari transformasi tersebut, di tahun 2018, Pupuk Indonesia juga telah mencanangkan program Proyek NPK 2,4 juta ton, yaitu pembangunan pabrik-pabrik NPK baru sebagai wujud upaya Perusahaan untuk lebih fokus pada produk non urea. Proyek ini telah ditandai dengan pembangunan pabrik NPK di PT Pusri Palembang dan juga rencana pembangunan pabrik NPK di PT PIM pada awal tahun 2019.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

GPS untuk Keamanan Anak dan Ketenangan Orang Tua

Jumat, 28 Februari 2020 - 19:00 WIB

GPS untuk Keamanan Anak dan Ketenangan Orang Tua

Maraknya kasus penculikan anak belakangan ini membuat orang tua khawatir dan harus menciptakan proteksi lebih pada sang buah hati. Anak-anak sangat mudah dirayu dengan uang dan mainan sehingga…

smsi raih rekor muri

Jumat, 28 Februari 2020 - 18:53 WIB

Pemuatan Opini di 571 Media dalam Tujuh Setengah Jam, SMSI Raih Penghargaan MURI

Penghargaan peraihan rekor dunia MURI ini, diberikan atas kecepatan, daya sebar dan banyaknya media siber yang tergabung di SMSI dalam menyampaikan opini "Mendambakan Keadilan Sosial". hanya…

Anang Hermansyah

Jumat, 28 Februari 2020 - 18:00 WIB

Anang Desak Menteri Wishnutama Ubah Aturan TDUP Akomodasi Royalti Musik

Keberadaan UU No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta nyatanya belum banyak pemangku kepentingan yang mengetahuinya. Aturan pembayaran royalti di tempat publik seperti pusat perbelanjaan, cafe, restoran…

Seminar HIPMi prospek industri nikel dalam negeri (Candra/Industry.co.id)

Jumat, 28 Februari 2020 - 17:27 WIB

Ketum Hipmi Mardani: Pemerintah harus Hadir Lindungi Pelaku Industri Nikel agar Menjadi Tuan Rumah di Negerinya Sendiri

Kami itu ingin pengusaha indonesia bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri, makanya kami berharap pemerintah dalam regulasi tata niaga dan pengelolaan industri nikel berbasis kepastian…

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

Jumat, 28 Februari 2020 - 17:22 WIB

IHSG Jeblok, BEI Gimana Sih!

Analis pasar modal mengkritik keras regulator PT Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sudah mencapai 5,349.08 −186.61 (3.37%)…