PLTP Ulubelu Segera Diresmikan

Oleh : Irvan AF | Kamis, 02 Maret 2017 - 08:08 WIB

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendorong penambahan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) sebesar 255 Megawatt (MW) di tahun depan. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja).

INDUSTRY.co.id, Palembang - Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Ulubelu di Tanggamus, Lampung yang merupakan bagian proyek 35 ribu megawatt segera diresmikan.

Proyek PLTP unit 3 dan 4 yang "groundbreaking" (dicanangkan) oleh Presiden Jokowi di Kamojang itu telah selesai dan PLTP itu akan diresmikan sekitar April 2017, kata Vice Presiden Corproate Communication PT Pertamina (Persero) Wianda Pusponegoro, di Palembang, Kamis (2/3/2017).

Ia menyebutkan wilayah PLTP ulubelu dioperasikan PT Pertamina Geothermal Energy dengan memanfaatkan energi panas bumi di Kabupaten Tanggamus.

PLTP Ulubelu unit 4 dengan kapasitas 55 MW, lanjutnya, ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada April 2017, sedangkan unit 3 dengan 55 MW telah beroperasi pada Agustus 2016.

Wianda menjelaskan energi Panas Bumi Ulu Beli Lampung sebesar 165 MW merupakan proyek pertama dan terbesar di Indonesia.

PLTP Ulubelu, menurutnya, dapat memenuhi kebutuhan listrik di Provinsi Lampung sekitar 25 persen dari kebutuhan.

Saat ini, lanjutnya, Pertamina terus mengembangkan energi baru dan terbarukan salah satunya memanfaatkan panas bumi menjadi energi listrik.

"Meski pertumbuhan tenaga panas bumi baru lima persen, tetapi pemerintah melihat potensi masih bisa maksimal untuk terus dikembangkan," jelasnya.

Dia menjelaskan dampak yang bisa didapatkan selain dapat penuhi kebutuhan listrik untuk 1,5 juta rumah tangga dan mengurangi efek dampak iklim rumah kaca tetapi juga dapat menghemat konsumsi bahan bakar minyak.

Sehingga, katanya, otomatis dapat mengurangi impor bahan bakar minyak untuk pembangkit listrik.

"Peresmian PLTP Ulubelu, semoga bisa langsung diresmikan Pak Presiden pada April mendatang," harapnya.

Di sisi lain, pembangunan PLTP sebagian besar lokasinya berada dekat dengan kawasan hutan konservasi atau hutan lindung mengingat energi panas bumi sebagian besar berada di sana.

Karena itu, lanjutnya, Pertamina berkoordinasi dengan pihak terkait agar pembangunan tak menimbulkan masalah termasuk dengan penduduk yang berada di kawasan tersebut.

PT Pertamina menggelar acara Pertemuan Forum Komunikasi Humas, bersama media wilayah Sumbagsel, pada 1-2 Maret 2017 itu secara rinci mengupas terkait perkembangan perluasan bisnis Pertamina yang akan dilakukan hingga tahun 2025 ke depan mulai dari hulu hingga hilir.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 11 Desember 2018 - 08:00 WIB

KEIN: Fundamental Ekonomi Makin Kuat

Wakil Ketua Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta mengungkapkan bahwa kinerja pemerintah dalam mengelola anggaran semakin baik, sehingga membuat kondisi perekonomian Indonesia…

Mentan Amran Sulaiman di Kebon Kopi

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:57 WIB

2018, Ekspor Perkebunan Naik Menjadi Rp432 Triliun

Ditjen perkebunan mencatat adanya peningkatan yang sangat pesat hingga 26,5 persen atau setara dengan 340 triliun untuk hasil ekspor pada tahun 2017. Sedangkan pada tahun 2018, nilai ekpor kebun…

Mata uang Rupiah (Foto Ist)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:47 WIB

Kemungkinan Rupiah Melemah Tanpa Sentimen Positif

Jakarta - Di perkirakan Rupiah akan bergerak di kisaran 14561-14442. Pergerakan Rupiah yang menyentuh batas middle bollinger band dikhawatirkan dapat kembali melampaui batas tersebut. Dengan…

Industri Fintech (images: illusionqueststudios.com)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:40 WIB

Perlindungan Konsumen, Prioritas Pengusaha Fintech

Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mengklaim, telah banyak melakukan kegiatan proaktif dan preventif dalam rangka memberikan perlindungan kepada konsumen, bersama Otoritas Jasa…

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di gedung Bursa Efek Indonesia (dok INDUSTRY.co.id)

Selasa, 11 Desember 2018 - 07:20 WIB

Saham PT Urban Jakarta Propertindo Tbk-PT Satria Mega Kencana TbkMulai Diperdagangkan

Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham dua perusahaan, yakni PT Urban Jakarta Propertindo Tbk dan PT Satria Mega Kencana Tbk.