NATO Pilih BlackBerry SecuSUITE® for Government untuk Amankan Jaringan Telepon

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 15 Maret 2019 - 08:57 WIB

Blackberry Secure Devices (Foto us.blackberry.com)
Blackberry Secure Devices (Foto us.blackberry.com)

INDUSTRY.co.id - Waterloo, Ontario, Canada - BlackBerry Limited menginformasikan bahwa Pakta Pertahanan Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO) melalui NATO Communications and Information (NCI) Agency telah memilih layanan BlackBerry SecuSUITE® for Government untuk mengenkripsi data percakapan suara yang dilakukan oleh para pemimpin negara anggota NATO.

Layanan BlackBerry SecuSUITE® for Government merupakan teknologi layanan enkripsi data suara yang dimiliki BlackBerry saat ini. Layanan tersebut terdapat dalam perangkat yang digunakan para pemimpin dunia tersebut ketika mereka berkomunikasi di tempat kerja, rumah, atau saat berpergian.

NCI Agency memfasilitasi 29 negara anggota NATO agar dapat berkomunikasi secara aman. NCI Agency bertugas menerima, menyebarkan, dan melindungi sistem komunikasi yang digunakan para pengambil keputusan politik serta pusat komando yang tergabung dalam NATO serta memerangi serangan siber.

Karena informasi yang ditangani oleh NCI Agency sangat rahasia, maka keamanan menjadi aspek yang sangat penting untuk melindungi seluruh aktivitas komunikasi serta memerangi kriminal siber yang bertujuan untuk menyadap percakapan secara elektronik.

General Manager of the NCI Agency, Kevin Scheid, mengemukakan, seiring dengan pelaku kejahatan siber yang semakin canggih, NCI membutuhkan cara yang aman agar para tokoh penting negara dapat melakukan percakapan telepon dengan orang-orang yang berada di dalam maupun di luar organisasi dimanapun mereka berada.

“Teknologi enkripsi percakapan suara dari BlackBerry dapat mengatasi tantangan yang sedang dihadapi NCI tesebut dan juga dapat memperkuat strategi pertahanan siber kami,” ujar Kevin.

“Menyadap telepon adalah cara termudah untuk mengakses informasi rahasia. Kami bangga karena NCI Agency, pelopor pengembangan dan pemanfaatan teknologi untuk menjaga keamanan negara-negara anggota NATO, telah mempercayai perangkat lunak BlackBerry untuk mengamankan komunikasi suara mereka,” papar Dr. Christoph Erdmann, SVP of BlackBerry Secusmart, BlackBerry.

Christoph menambahkan, apapun sistem operasi atau perangkat yang digunakan untuk berkomunikasi, teknologi keamanan siber BlackBerry dapat menjamin keamanan data para pelanggan kami.

SecuSUITE for Government dari BlackBerry mendukung berbagai ponsel pintar (smartphone) serta tablet berbasis Android™ dan iOS®, juga dapat dipasang  on-premise, di pusat data, ataupun di cloud.

Contoh penggunaan solusi tersebut adalah:

  1. Secure conferencing yang mengenkripsi percakapan antara conference bridge yang aman dengan perangkat yang telah terpasang SecuSUITE for Government.
  2. Secure landing yang mengenkripsi perangkat seluler ke sebuah sambungan kabel telepon dalam jaringan yang sama.
  3. Break-in yang melindungi komunikasi antara perangkat seluler atau telepon kabel dalam jaringan home pengguna ke perangkat seluler yang telah dipasang SecuSUITE for Government.
  4. Break-out yang mengamankan perangkat seluler ke jaringan home milik karyawan dan kemudian ke perangkat selular eksternal atau jaringan telepon kabel melalui ekstensi PSTN.

SecuSUITE® for Government telah dievaluasi dan memperoleh sertifikat untuk memenuhi syarat Common Criteria protection profile bagi VOIP applications dan SIP servers. Layanan tersebut juga telah mendapatkan sertifikat NIAP dan telah terdaftar dalam NSA Commercial Solutions for Classified Program (CSfC), yakni suatu daftar komponen dari produk yang telah disertifikasi untuk BlackBerry dalam sebuah sistem yang terklasifikasi. Ini adalah layanan tambahan BlackBerry. (Abraham Sihombing)

 

 

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahja

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:48 WIB

Dirut PT Jababeka Morotai Cari Investor untuk Kembangkan Bandara Internasional KEK Morotai

Perhelatan Metal & Energy International Summit 2019 kembali digelar selama dua hari yang berlangsung 19 -20 Maret 2019, di Hotel JS Luwansa. Acara ini menghadirkan sekitar 100 delegasi negara…