Ikuti Forum MATTA Fair , Kemenpar Menjaring Wisatawan Malaysia

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 15 Maret 2019 - 07:43 WIB

Ilustrasi. Turis asal Amerika Serikat belajar membatik di kampung batik Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/6). Antara Foto/Maulana Surya.
Ilustrasi. Turis asal Amerika Serikat belajar membatik di kampung batik Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (10/6). Antara Foto/Maulana Surya.

INDUSTRY.co.id, Jakarta ´- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali mengikuti forum MATTA Fair 2019. Tahun ini, Kemenpar menampilkan paviliun seluas 180 sqm atau sebanyak 20 booth. Pameran tersebut akan dilaksanakan di Hall 3, Putra World Trade Center (PWTC) Kuala Lumpur, 15 – 17 Maret 2019.

"Keikut sertaan Wonderful Indonesia pada ajang ini untuk mempromosikan sekaligus mempertahankan eksistensi pariwisata Indonesia di dunia khususnya kawasan ASEAN. Selain itu sebagai upaya untuk melanjutkan program Kemenpar mempromosikan Wonderful Indonesia di pasar potensial seperti Malaysia," ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya, kemarin.

Potensi pergerakan wisatawan Malaysia memang sangat menggiurkan. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sepanjang 2018, turis asal negeri Jiran paling banyak menyambangi Nusantara. Pergerakannya mencapai 2,5 juta wisatawan, mengalahkan Tiongkok yang hanya 2,1 juta wisatawan.

Selain itu konektivitas dari kota-kota besar Malaysia ke Jakarta, Bali, Bandung, Surabaya dan lainnya juga sudah bagus. Terbaru Banyuwangi pun melebarkan pintu masuk dari Malaysia.

"Untuk itu tema utama booth Wonderful Indonesia tahun ini mengangkat destinasi Banyuwangi. Tampilan utamanya adalah arsitektur Rumah Osing dan suasana di Pendopo Sabha Swagata Blambangan. Dengan konsep ini diharapkan semakin memperlebar pilihan destinasi bagi wisatawan Malaysia," terang Menpar Arief.

Menambah daya dobrak, Kemenpar pun memboyong 22 industri pariwisata Indonesia yang terdiri dari TA/TO, Hotel, dan Atraksi Wisata. Mereka mewakili destinasi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Dan tentunya semua telah siap dengan membawa paket-paket wisata untuk ditawarkan kepada para buyers/customers melalui kerjasama dengan Travel Agent/Tour Operator lokal Malaysia.

"Industri travel agent, Industri atraksi, hotel maupun resort yang ikut akan intens melakukan promosi dan pertemuan bisnis dengan para buyers/customers yang datang. Selain sebagai ajang mempromosikan destinasi wisata di Indonesia, MATTA Fair 2019 diharapkan juga bisa menghasilkan potensial transaksi bagi paket wisata dalam upaya mendatangkan wisatawan Malaysia dalam skala besar ke Indonesia," ujar Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar Rizki Handayani Mustafa.

Bukan itu saja, paviliun Indonesia juga akan menampilkan berbagai program. Dari mulai program B to C oleh industri pariwisata Indonesia, hingga Pelayanan Informasi dan pendistribusian bahan promosi wisata oleh Kemenpar. Selain itu ada juga New Indonesia Destination Corner yang akan mengangkat destinasi Banyuwangi & Danau Toba.

"Gimmick dan Gift Redemption, Coffee & Refreshment Corner yang akan menyuguhkan kelezatan kopi dan snack khas Banyuwangi, serta Photobooth Corner. Jadi paviliun kita akan semakin berwarna," imbuh Rizki.

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto Dok Humas)

Kamis, 21 Maret 2019 - 06:00 WIB

Kemenristekdikti dan Kementerian BUMN Jalin Kerja Sama Program Magang Mahasiswa Bersertifikat

Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Kementerian BUMN menjalin kerjasama Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB).

Jalan Tol (Foto Dok Industry.co.id)

Kamis, 21 Maret 2019 - 05:00 WIB

Pembangunan Infrastruktur di Daerah Dukung Efektivitas Hilirisasi Produk

Masifnya pembangunan infrastruktur di seluruh Tanah Air dalam kurun waktu empat tahun terakhir merupakan kebijakan tepat yang telah diambil oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden…

Gelombang tinggi (Foto Sindonews)

Kamis, 21 Maret 2019 - 04:45 WIB

Siaga Potensi Gelombang Setinggi Empat Meter di Tujuh Wilayah

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memberikan peringatan dini gelombang tinggi kisaran 2,5 hingga 4 meter yang kemungkinan terjadi di 7 wilayah perairan Indonesia dalam empat hari ke…

Milasari Kusumo Anggraini (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 21:25 WIB

Milasari Kusumo:Mulailah Membangun Ekosistem Ekonomi Kerakyatan

Tidak banyak calon legislatif (caleg) yang hadir di tengah masyarakat dengan membawa konsep perbaikan ekonomi. Dari yang sedikit itu terdapat Milasari Kusumo Anggraini SE, caleg DPR RI dari…

PT Jasa Tirta Energi selaku BUMN yang bergerak di sektor bisnis energi dan konstruksi akan mengoptimalkan pembangkit listrik tenaga minihidro untuk mengaliri aliran listrik di seluruh pelosok Indonesia.

Rabu, 20 Maret 2019 - 21:13 WIB

Ambisi Jasa Tirta Energi Aliri Listrik di Pelosok

Pemerintah menargetkan hingga 2025 rasio elektrifikasi mencapai 100 persen dimana permintaan akan listrik bertambah 7.000 MW setiap tahunnya. Peluang inilah yang mendasari PT Jasa Tirta Energi…