PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo Jadi Distributor Honeywell Industrial Safety

Oleh : Hariyanto | Kamis, 14 Maret 2019 - 19:41 WIB

Mitra Cipta Hardi Elektrindo Jadi Distributor Honeywell
Mitra Cipta Hardi Elektrindo Jadi Distributor Honeywell

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Memasuki tahun politik, Honeywell salah satu brand terkemuka asal Amerika Serikat tetap optimis bahwa bisnis yang digelutnya tidak terpengaruh situasi politik saat ini. 

Selain bergerak pada bidang yang tidak beririsan langsung, produk-produk yang ditawarkan merupakan alat kebutuhan penting keselamatan bekerja dalam dunia industri, seperti safety equipment, perangkat keamanan yang melekat dari ujung kepala hingga kaki yang harus dipakai seorang karyawan. Mulai helm, kacamata, masker, penutup telinga, pakaian, rompi, hingga sepatu kerja.

Pada industri lain seperti rumah sakit, gedung perkantoran, maupun gedung tinggi yang memiliki kewajiban terhadap sistem keamanan bahaya kebakaran. Honeywell memiliki produk yang dinamakan Fire Alarm NOTIFIER with Color Graphic. Sebuah produk sistem keamanan terintegrasi untuk mengontrol titik-titik alat kebakaran dalam dashboard dengan software khusus, sehingga apabila terjadi peristiwa kerusakan atau terjadi titik kebakaran, alat akan mengetahui dengan segera area yang bermasalah. 

“PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo (MCHE) merupakan distributor terpercaya berbagai produk ternama dalam industri mekanikal dan elektrikal. Banyak brand yang sudah kami pasarkan dan dengan bergabungnya Honeywell ke dalam lini bisnis kami, akan menjadikan MCHE kian terpercaya. Terlebih kami memiliki pelanggan yang loyal dan telah mengenal produk-produk yang kami jual. Kepercayaan Honeywell kepada kami tentunya menjadi sebuah kebanggaan tersendiri, sehingga masyarakat atau konsumen bisa dengan lebih mudah mendapatkan produk Honeywell Industrial Safety maupun Honeywell Building Technologies pada kami,” jelas Michael Hardinata, President Director, PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo di Jakarta, Kamis (15/3/2019).

Sebagai bentuk apresiasi dan rasa syukur atas keberhasilan MCHE menjadi distributor produk Honeywell, hari ini, Kamis, 14 Maret 2019, bertempat di Sun City Ballroom, Lantai 6, LTC Glodok, Jalan Hayam Wuruk No.127, Jakarta, dilakukan seremoni penyerahan plakat sebagai simbolisasi PT MCHE secara resmi memasarkan produk-produk Honeywell. 

Acara ini dihadiri  Lelin Eprianto, President Director PT Pertamina Drilling Service Indonesia sebagai pembicara dalam penjelasan mengenai Safety K3, Roy Kosasih, President Director PT Honeywell Indonesia, dan dihadiri juga oleh kontraktor, dealer, serta pelaku bisnis dalam industri ini. Gathering bertema Safety First ini dikemas secara menarik dengan konsep entertainment yang keren dan seru. 

"Meski produk ini terbilang  Industrial Product , kami menyajikannya dalam bentuk hiburan yang berbeda dan sangat menarik. Kami sajikan fashion show produk dan sebuah pertunjukkan untuk menggambarkan Honeywell yang berkualitas,” kata Michael.

Dengan kepercayaan Honeywell untuk memasarkan produknya pada MCHE ini menunjukkan eksistensi dan sekaligus pengakuan secara tidak langsung bahwa MCHE adalah distributor terpercaya, terbesar, dan terbaik dalam melayani konsumennya. Konsumen loyal MCHE tidak perlu repot lagi untuk mencari produk Honeywell di tempat lain, semua sudah tersedia secara lengkap di MCHE.

PT Mitra Cipta Hardi Elektrindo, didirikan pada tahun 1997, sebagai distributor dan pemasok perangkat mekanikal dan elektrikal yang mengalami peningkatan pesat dalam bisnisnya. Saat in telah menjadi distributor ternama dan pemain utama di pasar Indonesia. Terdapat brand ternama seperti Schneider, Legrand, Philips (Signify), Clipsal, APC, Kaercher, 3M, ABB, Simon, GAE, GEZE, Luxfit,  Honeywell, Kings, dan Notifier.

“Honeywell adalah perusahaan perangkat lunak industri dunia yang terdaftar di Fortune 100 dan memiliki beragam teknologi untuk membantu pesawat terbang, gedung, pabrik, rantai suplai dan para pekerja menjadi lebih terkoneksi dan agar dunia menjadi lebih aman, pintar dan bekelanjutan,” ujar Roy Kosasih, President Director, PT Honeywell Indonesia.

Sejak awal tahun 70-an, produk-produk dan sistim Honeywell sudah terpasang dan digunakan di Indonesia. Tahun 1992, Honeywell mendirikan kantor perwakilan di Jakarta agar dapat lebih baik lagi melayani kebutuhan pelanggan. Kini, 900 profesional bekerja untuk Honeywell dan seluruh lini bisnisnya di Jakarta dan Batam.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahja

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:48 WIB

Dirut PT Jababeka Morotai Cari Investor untuk Kembangkan Bandara Internasional KEK Morotai

Perhelatan Metal & Energy International Summit 2019 kembali digelar selama dua hari yang berlangsung 19 -20 Maret 2019, di Hotel JS Luwansa. Acara ini menghadirkan sekitar 100 delegasi negara…