Hari Ini IHSG Menguat Terbatas

Oleh : Wiyanto | Rabu, 13 Maret 2019 - 07:27 WIB

Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)
Pengunjung mengamati papan elektronik yang memperlihatkan pergerakan IHSG di gedung BEI (Foto Rizki Meirino)

INDUSTRY.co.id

Jakarta - Pergerakan IHSG berhasil bertahan pada support secara teknikal. Indikator Stochastic mulai memasuki area jenuh jual dengan momentum RSI yang terendah sejak bulan September tahun lalu.

Indikator memberikan signal pergerakan yang telah cukup murah dilevel saat ini namun pergerakan masih akan diuji pada support 6350 dimana jika kuat diatas level support akan kembali menguji hingga whipsaw MA50 dikisaran 6423.

"Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak menguat terbatas pada perdagangan selanjutnya dengan support resistance 6350-6460," kata analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Saham-saham yang mulai dapat dicermati diantarnya WSBP, JPFA, UNVR, ICBP, KLBF, BBNI, BBTN, JSMR, MEDC, INCO, MNCN, AKRA.

Sedangkan IHSG (-0.20%) bergerak melemah 12.66 poin kelevel 6353.77 disaat mayoritas ekuitas di Asia menguat. Aksi jual investor asing yang terus mengguyur sejak awal bulan ini menjadi faktor negatif. Investor asing tercatat net sell 674.09 miliar rupiah pada perdagangan hari selasa. Sektor Basic Industri (-1.12%) dan Finance (-0.40%) menjadi penekan perdagangan dengan saham INKP (-7.07%), TKIM (-6.19%), BMRI (-1.47%) dan BBRI (-0.52%) dimana saham-saham tersebut juga yang banyak dijual investor asing hingga masuk jajaran top net sell value cukup besar.

"Turunnya harga komoditas Kraft Pulp dunia menjadi katalis negatif perusahaan produsen kertas seperti INKP dan TKIM. Nilai tukar Rupiah menguat 0.17% kelevel Rp14.267 per USD," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dok Redaksi Industry

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:33 WIB

Bambang Trihatmodjo: Pupuk Bregadium Bukti Kiprah Berkarya untuk Pertanian 

Kader utama Partai Berkarya Bambang Trihatmodjo menilai sector pertanian Indonesia berjalan di tempat, di tengah maju dan berkembangnya sector pertanian negara-negara tetangga, terutama Thailand.  

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:10 WIB

Kemenperin Siapkan Dua Model Program Pacu Penumbuhan Wirausaha Baru di Pondok Pesantren

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyiapkan beberapa program atau model untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis pondok pesantren dan menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan…

Krakatau Steel (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:05 WIB

Kementerian BUMN Hormati Proses Hukum yang Sedang Berjalan di PT KS

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, Kementerian BUMN menghormati proses hukum yang sedang berjalan di PT Krakatau Steel.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:37 WIB

Tingkatkan Akses Air, Kementerian PUPR Terus Tambah Tampungan Air dan Dukung Revitalisasi Sungai

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan akses air bagi seluruh rakyat Indonesia melalui berbagai upaya diantaranya program air minum, pembangunan Sistem Penyediaan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:10 WIB

Kemenperin Bawa Santri Lulusan Pondok Pesantren Jadi Wirausaha Andal

Kementerian Perindustrian terus berupaya menumbuhkan wirausaha baru di Tanah Air, salah satunya melalui program ‘Santripreneur’. Program yang bertujuan untuk penumbuhan wirausaha baru di…