Lombok-Sumbawa Great Sale Ramadhan Tambah Kunjungan Wisata NTB

Oleh : Herry Barus | Senin, 11 Maret 2019 - 12:00 WIB

Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (Foto:Ist)
Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika (Foto:Ist)

INDUSTRY.co.id - Mataram - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat H Rosiady Sayuti mengaku optimistis jika Lombok Sumbawa Great Sale (LSGS) bisa dilaksanakan saat ulan Ramadhan akan menambah kunjungan wisatawan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTB).

Karena itu, pihaknya mendorong penyelenggaraan Lombok Sumbawa Great Sale (LSGS) bisa dilaksanakan saat Ramadhan 2019.

"Kegiatan 'great sale 'yang sudah tradisi ini bisa kita kreasikan, tidak hanya satu bulan dalam setahun, tapi bisa saja waktu lain, katakan lah waktu selama Ramadhan atau usai Ramadhan yang secara tradisi biasanya okupansi hotel turun," katanya di Mataram, Minggu (10/3/2019)

Untuk itu, ia berharap para pelaku wisata di NTB bisa memikirkan bagaimana kegiatan seperti LSGS bisa dilakukan di kawasan Senggigi.

"Yang kita genjot pesona Ramadhan. Karena kalau ditambah dengan great sale saya yakin bisa menambah kunjungan ke sini (NTB)," katanya.

Mantan Kepala Bappeda NTB in, mengaku kesuksesan LSGS tidak hanya berhenti sampai Maret. Namun, diharapkan promo seperti itu dapat terus berlanjut.

"Yang jelas great sale sebulan belum cukup. Jadi saya sarankan 'tenant-tenant' secara mandiri melanjutkan great sale dengan 'branding' lain seperti 'super great sale' lainnya," katanya.

Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal mengakui penyelenggaraan LSGS yang dimulai sejak Januari hingga Maret 2019, berhasil menggairahkan pariwisata di provinsi itu pascagempa.

"LSGS menggerakkan kita dari sisi okupansi hotel dan kegiatan belanja sudah mulai bergairah selama sebulan ini," ujarnya.

Ia mengakui, selama berlangsungnya LSGS, total transaksi yang berhasil dibukukan mencapai Rp10,5 miliar.

"Transaksi ini terjadi di semua tenant yang mengikuti LSGS," kata Faozal.

Faozal menyebutkan, jumlah yang terlibat dalam LSGS ini mencapai 120 tenant. Terdiri atas biro perjalanan wisata, hotel, restoran, pusat kerajinan dan lain-lain.

"Ada peningkatan 50 persen dari jumlah tenant yang mengikuti pelaksanaan LSGS tahun 2018," katanya seperti dilansir Antara.

Meski demikian, Faozal berjanji akan melakukan evaluasi pelaksanaan LSGS 2019 sehingga ke depan pada pelaksanaan LSGS berikutnya bisa lebih baik.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Dok Redaksi Industry

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:33 WIB

Bambang Trihatmodjo: Pupuk Bregadium Bukti Kiprah Berkarya untuk Pertanian 

Kader utama Partai Berkarya Bambang Trihatmodjo menilai sector pertanian Indonesia berjalan di tempat, di tengah maju dan berkembangnya sector pertanian negara-negara tetangga, terutama Thailand.  

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:10 WIB

Kemenperin Siapkan Dua Model Program Pacu Penumbuhan Wirausaha Baru di Pondok Pesantren

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) telah menyiapkan beberapa program atau model untuk mengembangkan pemberdayaan ekonomi berbasis pondok pesantren dan menumbuhkembangkan semangat kewirausahaan…

Krakatau Steel (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 13:05 WIB

Kementerian BUMN Hormati Proses Hukum yang Sedang Berjalan di PT KS

Deputi Bidang Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengungkapkan, Kementerian BUMN menghormati proses hukum yang sedang berjalan di PT Krakatau Steel.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono

Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:37 WIB

Tingkatkan Akses Air, Kementerian PUPR Terus Tambah Tampungan Air dan Dukung Revitalisasi Sungai

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus meningkatkan akses air bagi seluruh rakyat Indonesia melalui berbagai upaya diantaranya program air minum, pembangunan Sistem Penyediaan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Kemenperin)

Sabtu, 23 Maret 2019 - 12:10 WIB

Kemenperin Bawa Santri Lulusan Pondok Pesantren Jadi Wirausaha Andal

Kementerian Perindustrian terus berupaya menumbuhkan wirausaha baru di Tanah Air, salah satunya melalui program ‘Santripreneur’. Program yang bertujuan untuk penumbuhan wirausaha baru di…