Kini, Transaksi Ekspor Timah Murni Batangan Dapat Dilaksanakan di Indonesia

Oleh : Abraham Sihombing | Jumat, 08 Maret 2019 - 10:26 WIB

CEO ICDX, Lamon Rutten, dalam konferensi pers di Jakarta sedang memberikan penjelasan kepada wartawan sehubungan dengan Peresmian Peluncuran Kontrak Fisik Timah Murni lewat Pusat Logistisk Berikat (PLB). (Foto Abe)
CEO ICDX, Lamon Rutten, dalam konferensi pers di Jakarta sedang memberikan penjelasan kepada wartawan sehubungan dengan Peresmian Peluncuran Kontrak Fisik Timah Murni lewat Pusat Logistisk Berikat (PLB). (Foto Abe)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Timah murni batangan (ex-warehouse) yang akan diekspor kini sudah dapat disimpan di Pusat Logistik Berikat (PLB). Kondisi ini memungkinkan penyerahan timah yang sebelumnya dilakukan secara sembunyi-sembunyi di atas kapal dapat dilakukan di Indonesia.

Kondisi tersebut sangat mungkin dilakukan setelah Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (Indonesia Commodity and Derivative Exchange/ICDX) secara resmi meluncurkan kontrak fisik timah murni batangan tersebut pada Senin (04/02/2019).

“Jika transaksi ekspor timah murni batangan tersebut saat ini dapat dilakukan di Indonesia dari sebelumnya di Singapura, maka devisa dapat kembali masuk ke Indonesia,” ujar CEO ICDX, Lamon Rutten, di Jakarta, Senin (04/02/2019).

Seperti diketahui, 70% timah Indonesia yang akan diekspor sebelumnya disimpan di Singapura dan penyerahannya dilakukan secara sembunyi-sembunyi di atas kapal.

Lamon mengemukakan, penggunaan fasilitas PLB dalam transaksi ekspor timah ini adalah yang pertama kali dilakukan di Indonesia dan berpusat di Bangka Belitung. Sebanyak 6.000 ton timah yang disimpan di Singapura kini dapat bisa disimpan di PLB.

“Dengan adanya PLB tersebut, maka timah yang diekspor akan memiliki kepastian hukum dan timah di PLB merupakan komoditas yang tercatat sebagai barang ekspor. Berdasarkan Peraturan Menkeu No. 28 Tahun 2018, komoditas yang berada di PLB tercatat sebagai barang yang akan diekspor,” papar Lamon.

Lamon menjelaskan, penyimpanan komoditas di gudang PLB adalah lnisiatif Presiden Joko Widodo. Pada 2016, Presiden Jokowi menegaskan, bahwa para pengusaha PLB diharapkan dapat memindahkan penimbunan barang ekspor di luar negeri ke Indonesia.

Sementara itu, demikian Lamon, peluncuran Kontrak Fisik Timah Murni Batangan (Ex-Warehouse) ini merupakan optimalisasi penggunaan gudang logistik berikat dan dapat menghilangkan country risk bagi pembeli dan penjual timah. Karena itu, timah yang disimpan di gudang PLB ini memiliki kepastian hukum.

“Dengan adanya perlakuan seperti ini, maka pelaku pasar timah global akan merasa lebih aman dan nyaman untuk bertransaksi timah di Indonesia, baik darl segi pembiayaan maupun logistik,” tukas Lamon.

Di samping itu, menurut Lamon, keberadaan ICDX yang telah meluncurkan kontrak fisik timah murni batangan tersebut akan membuat pertambangan timah menjadi lebih terorganisir. Selain itu, kepastian pembayaran royalti dan penerimaan Devisa Hasil Ekspor (DHE) dapat terjamin.

“Langkah yang dilakukan ICDX ini diharapkan dapat menstabilkan harga timah sehingga dapat menciptakan pasar yang kompetitif dan transparan. Ke depan, ICDX juga akan menempatkan komoditas nikel dan batu bara di PLB ini,” pungkas Lamon. (Abraham Sihombing)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Perdagangan Indonesia Amerika Serikat

Selasa, 25 Februari 2020 - 22:05 WIB

AS Keluarkan Indonesia dari Daftar Negara Berkembang, Ini Reaksi Mendag Agus

US Trade Representative (USTR) memperketat kriteria negara berkembang yang berhak mendapatkan pengecualian de minimis dan negligible import volumes untuk pengenaan tarif anti-subsidi atau countervailing…

PT Unilever Indonesia (Foto Dok Industry.co.id)

Selasa, 25 Februari 2020 - 21:22 WIB

PT Unilever Indonesia Tbk Raup Laba Bersih Rp 7,4 triliun di 2019

Perusahaan Consumer Goods terbesar di Indonesia ini mencatatkan penjualan bersih mencapai Rp 42,9 triliun, yang terdiri dari penjualan HPC dan F&R masing-masing sebesar Rp 29,8 triliun dan Rp…

Simulasi Pasien Corona di RSUP dr Kariadi Semarang

Selasa, 25 Februari 2020 - 21:02 WIB

Empat Hari Dirawat, Pasien Suspect Virus Corona Meninggal di RSUP dr. Kariadi Semarang

Seorang pasien di RSUP dr. Kariadi Kota Semarang meninggal dunia Minggu (23/2) lalu. Pasien tersebut sebelumnya dirawat di ruang isolasi karena suspect virus corona atau Covid-19

Diskusi Pertanian di Kampus Binus Alam Sutera Tanggerang Selatan

Selasa, 25 Februari 2020 - 19:37 WIB

Bisnis Agro Peluang Besar Lewat E Commerce

Generasi milenial dari kalangan mahasiswa didorong berbisnis agro, tidak hanya sebagai petani, tetapi bisa dijadikan agro wisata atau memasarkan hasil pertanian.

Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil dan Farmasi (IKFT) Kementerian Perindustrian Muhammad Khayam

Selasa, 25 Februari 2020 - 19:30 WIB

Banyak Serap Tenega Kerja, Kemenperin Pacu Pertumbuhan Industri Konverting Ampelas

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong pengembangan industri unggulan di Tanah Air, salah satunya industri konverting ampelas.