Pertamina Optimalkan Penyaluran BBM dan LPG Pasca Banjir di Madiun

Oleh : Ahmad Fadli | Jumat, 08 Maret 2019 - 08:00 WIB

Pertamina (Foto: Ist)
Pertamina (Foto: Ist)

INDUSTRY.co.id, Surabaya- Kondisi hujan beserta banjir yang melanda wilayah Madiun dan sekitarnya sejak beberapa hari terakhir, tidak menyurutkan Pertamina untuk tetap melakukan penyaluran BBM dan Elpiji di wilayah tersebut.

Hasil pantauan di lapangan pada hari ini menunjukkan bahwa intensitas hujan cukup menurun disertai banjir yang mulai surut. Dapat disampaikan bahwa di wilayah Madiun terdapat 25 SPBU yang tersebar di Kotamadya maupun Kabupaten, dengan rata-rata realisasi normal harian mencapai 306 KL (kilo liter) per hari untuk BBM jenis Gasoline (Bensin) serta 108 KL per hari untuk BBM jenis Gasoil (Diesel).

“Seluruh SPBU tetap beroperasi secara normal, penyaluran pun melalui mobil tangki tetap berjalan dengan tetap berkoordinasi bersama BPBD setempat untuk panduan arah lalu lintas yang aman,” ujar Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR V, Rustam Aji, Surabaya, Kamis (7/3/2019).

Penyaluran Elpiji di Kabupaten Madiun pun tercatat masih berjalan normal dengan rata-rata pasokan Elpiji Subsidi mencapai 60 Metric Ton (MT)/hari, sementara pasokan Elpiji Non Subsidi mencapai 14 MT/hari. Adapun di Wilayah Madiun terdapat 15 Agen Elpiji yang juga didukung dengan 592 pangkalan Elpiji yang tersebar di seluruh kelurahan. Meskipun kondisi banjir masih terjadi namun seluruh agen dan pangkalan Elpiji tetap buka dan beroperasi normal di Madiun,” jelas Rustam.

Pertamina juga telah bekerjasama dengan pihak setempat untuk mendirikan dapur umum di wilayah terdampak banjir yaitu di posko utama Kecamatan Balarejo, Kabupaten Madiun. Sebanyak 40 tabung Elpiji Bright Gas 12 KG beserta kompor telah disiagakan di lokasi untuk dapat dimanfaatkan oleh warga yang terkena dampak banjir.

“Selain memfokuskan kelancaran pasokan BBM dan LPG, Pertamina juga turut memprioritaskan bantuan CSR di wilayah terdampak, koordinasi bersama BPBD setempat terus dilakukan untuk penentuan titik titik pengiriman bantuan selanjutnya,” tutup Rustam

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

SEVP Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi (kanan) dan Direktur Utama PT Mekar Agung Sejahtera, Sengkono Dharmawan (kiri)

Rabu, 20 Maret 2019 - 08:35 WIB

Kejar Target Pembiayaan KPR, BNI Syariah Gandeng Masgroup

Jakarta - BNI Syariah mengumumkan kerjasama dengan salah satu pengembang properti yaitu PT Mekar Agung Sejahtera (Masgroup). Kerjasama ini terkait dengan fasilitas pembiayaan kepemilikan rumah.…

Menkeu Sri Mulyani (Foto Dok Industry.co.id)

Rabu, 20 Maret 2019 - 08:30 WIB

Menkeu Pastikan Pemerintah Cairkan Rp2,66 Triliun Bayar Kenaikan Gaji PNS

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memastikan pemerintah akan mencairkan anggaran Rp2,66 triliun pada April 2019 untuk membayar rapel kenaikan gaji pegawai negeri sipil (PNS) periode Januari-April…

Kerbau di persawahan

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:38 WIB

Kementan tingkatkan pengawasan terhadap pemasukan daging kerbau asal India

Jakarta, Adanya pemberitaan di beberapa media online terkait kejadian kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa negara bagian di India, telah meningkatkan sikap kehati-hatian dan kewaspadaan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…