Kedutaan Italia untuk Indonesia Hadirkan Pameran Seni ‘Italy: The Beauty of Knowledge’

Oleh : Kormen Barus | Rabu, 06 Maret 2019 - 09:16 WIB

(Ki-ka): Dr. Nicola Bianchi, Italian Scientific Attache, Dr. Luca Mosele, kurator pameran, Dr. Carla Giusti, kurator pameran, Dino R. Kusnadi, Direktur Eropa I, Kemenlu, Mr. Vittorio Sandalli, Duta Besar Italia untuk Indonesia
(Ki-ka): Dr. Nicola Bianchi, Italian Scientific Attache, Dr. Luca Mosele, kurator pameran, Dr. Carla Giusti, kurator pameran, Dino R. Kusnadi, Direktur Eropa I, Kemenlu, Mr. Vittorio Sandalli, Duta Besar Italia untuk Indonesia

INDUSTRY.co.id -Jakarta-Yang Mulia Vittorio Sandalli, Duta Besar Italia untuk Indonesia bersama dengan Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Yang Mulia Abdurrahman Muhammad Fahir, meresmikan pameran 'Italy: The Beauty of Knowledge' di Museum Nasional, Jakarta, pada Selasa (5/3/2019).

Pameran ini akan dibuka untuk umum hingga tanggal 31 Maret 2019 dan menampilkan berbagai keunggulan ilmiah dari Italia dan teknologi canggih di bidang Health (Kesehatan), Environment (Lingkungan), Space (Ruang Angkasa), Food and Nutrition (Pangan dan Gizi), serta Cultural Heritage (Warisan Budaya).

Yang Mulia Vittorio Sandalli, Duta Besar Italia untuk Indonesia, mengatakan, “Tahun 2019 menandakan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik bilateral antara Republik Italia dan Republik Indonesia. Untuk merayakan peristiwa penting ini, Kedutaan Besar Italia telah menyiapkan serangkaian acara yang akan berlangsung sepanjang tahun dimulai dengan pameran ‘Italy: The Beauty of Knowledge’. Diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia, kami dengan bangga mempersembahkan kontribusi penelitian dan inovasi hingga penemuan baru dari Italia yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat baik lokal maupun global."

‘Italy: the Beauty of Knowledge’ merupakan sebuah pameran instalasi seni yang dipromosikan dan dibiayai oleh Italian Ministry of Foreign Affairs and International Cooperation dan dikoordinasikan oleh National Research Council, serta menampilkan koleksi dari empat museum ilmu pengetahuan Italia: Fondazione Idis-Città della Scienza di Naples; Museo Galileo Galilei di Florence; Museo delle Scienze - Muse di Trento; dan Museo Nazionale Scienza e Tecnologia Leonardo da Vinci di Milan. Pameran ini akan menghadirkan pengalaman yang menarik dan emosional, serta sebuah kesempatan untuk mempelajari keunggulan penelitian sains dan teknologi yang dilakukan di Italia.

Dr. Nicola Bianchi, Scientific Attaché dari Kedutaan Italia di Singapura, menjelaskan, “Pameran ini bertujuan untuk menampilkan aspek non-tradisional, kreatif, dan dinamis yang membentuk sistem penelitian Italia dan menggabungkan pengetahuan dengan tradisi artistik serta gaya hidup masyarakat Italia dan art of well-being (seni kesejahteraan/kesehatan). Melalui kelima tema pameran, ‘Renaissance Spirit' merupakan komponen yang penting dan signifikan dari penelitian dan inovasi masa lalu dan masa kini di Italia, dan sebagai model budaya yang akan disebarluaskan ke seluruh dunia."

Dr. Carla Giusti dan Dr. Luca Mosele, kurator pameran, menambahkan, “Dalam pameran ini, pengunjung akan merasakan pengalaman ruang interaktif yang menggabungkan komponen virtual dan fisik untuk menampilkan kedinamisan dan keindahan perjalanan pengetahuan dan penelitian yang dilakukan di Italia. Pameran ini akan membawa para pengunjung ke dalam sebuah pengalaman multisensori di sepanjang ruangan serta menampilkan pemutaran film tentang keindahan pengetahuan yang disutradarai oleh Stefano Incerti."

'Italy: The Beauty of Knowledge' berkonsep paviliun dengan luas 400 meter persegi dan ketinggian 5,5 meter. AGORA, sebuah ruang melingkar yang dibangun dengan balok-balok bangunan berdiameter 8 meter dan tinggi 4,50 meter, akan menjadi pusat perhatian pengunjung dalam pameran ini dengan keindahan struktur uniknya.

Instalasi pameran ini memberikan visualisasi akan perjalanan Italia dalam mengekspresikan keunggulan ilmiah di beberapa sektor yang berbeda, mencakup 5 tema utama: Health, Environment, Space, Food and Nutrition, serta Cultural Heritage. Instalasi yang ditampilkan dalam paviliun meliputi pengamatan ruang, studi anatomi, inovasi di bidang instrumen ilmiah, penelitian pertanian-pangan, dan lingkungan. Pengunjung dapat menikmati pengalaman luar biasa ini pada pukul 08.00 - 17.00 WIB. Informasi lebih lanjut dapat mengakses situs www.italy-thebeautyofknowledge.it/

“Italia memiliki hubungan yang kuat dengan Indonesia selama 70 tahun. Kami berharap pameran ini dapat menginspirasi kedua negara untuk lebih memperluas kerja samanya di berbagai bidang dan menghasilkan peluang baru untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Duta Besar Vittorio Sandalli

Duta Besar Vittorio Sandalli melanjutkan, “Dalam hal ini, Italia dapat memberikan beragam dukungan kepada Indonesia dan pameran ini diharapkan dapat membantu pengunjung mempelajari dan memahami sejumlah aspek Italia yang belum banyak diketahui seperti fakta bahwa Italia memiliki industri terbaik kedua di Eropa dan ketujuh di dunia, negara yang sangat efisien dalam hal penggunaan sumber daya untuk setiap proses manufaktur; atau fakta bahwa Italia merupakan yang terdepan dalam hal keamanan pangan dan pertanian, terbaik di Uni Eropa dalam hal rendahnya pengeluaran emisi yang berdampak pada perubahan iklim (low climate-changing emissions); atau fakta bahwa Italia merupakan produsen obat-obatan terbesar Uni Eropa, mengekspor hampir 80% produksi dalam negeri; atau, fakta bahwa industri kedirgantaraan Italia merupakan salah satu yang paling maju di dunia dan telah berkontribusi terhadap 50% peralatan dengan volume bertekanan tinggi yang digunakan di International Space Station.”

Hubungan Indonesia – Italia diawali dengan pengakuan Republik Italia terhadap Indonesia pada tanggal 29 Desember 1949. Perwakilan Republik Indonesia di Roma dibuka pada bulan Maret 1952 pada tingkat Kedutaan, sedangkan Republik Italia sebelumnya telah membuka Kedutaannya di Jakarta pada bulan Oktober 1951. Saat ini, kerja sama bilateral Indonesia – Italia mencakup berbagai sektor termasuk ekonomi, perdagangan, investasi, energi, pertanian, perkembangan sosial, pariwisata dan budaya, pertahanan dan keamanan, dan lainnya.

‘Italy: The Beauty of Knowledge’ merupakan kisah perjalanan Italia dari Selatan hingga Utara. Fokus utamanya adalah para peneliti dan lokasi-lokasi dimana penelitian berkembang seperti universitas, pusat riset, perusahaan besar dan start-up. Sebuah kisah dimana dimensi modern penelitian terus berevolusi ke seluruh dunia, menyambut kisah baru dan menuju masa depan.

Pameran ini diciptakan dalam bentuk instalasi berjalan yang diresmikan pertama kali di Roma pada April 2018. Tujuan pertama di luar Italia adalah Alexandria, Mesir yang diadakan di Bibliotheca Alexandria pada Juli 2018. Setelah sukses diadakan di India dan Singapura pada tahun 2018, dan saat ini di Indonesia, tujuan berikutnya di tahun 2019 adalah Vietnam, Cina, dan Argentina.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahja

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:48 WIB

Dirut PT Jababeka Morotai Cari Investor untuk Kembangkan Bandara Internasional KEK Morotai

Perhelatan Metal & Energy International Summit 2019 kembali digelar selama dua hari yang berlangsung 19 -20 Maret 2019, di Hotel JS Luwansa. Acara ini menghadirkan sekitar 100 delegasi negara…