Pengembangan Infrastruktur Kunci Kemajuan Pariwista Danau Toba

Oleh : Herry Barus | Rabu, 27 Februari 2019 - 19:00 WIB

Danau Toba (Foto Dok Industry.co.id)
Danau Toba (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Pengembangan infrastruktur dinilai menjadi salah satu kunci kemajuan pariwisata Danau Toba, Sumatera Utara, dan sekitarnya.

"Saat ini, sudah dibuat Integrated Tourism Masterplan Program Danau Toba yang didukung oleh Wolrd Bank. Rencananya awal Mei ini sudah mulai pembangunannya," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (27/2/2019)

Sektor pariwisata Danau Toba membutuhkan dukungan infrastruktur terutama untuk aksesibilitas, aktraksi, dan amenitas seperti bandara, tempat istirahat, hingga jalan tol.

Percepatan pengembangan infrastruktur pendukung di Danau Toba itu semakin pesat setelah penetapan danau air tawar terbesar di Asia Tenggara itu sebagai 10 Bali Baru atau 10 Destinasi Prioritas. 

Sebagai dukungan pengembangannya pun kemudian dibentuk Badan Otorita Pariwisata Danau Toba sejak 2017. 

Kemenpar juga terus mendorong dan memperjuangkan Danau Toba agar segera masuk dalam daftar UNESCO Global Geopark (UGG). 

"Dengan begitu akan semakin mudah bagi kita untuk mempromosikan dan melestarikannya," katanya.

Arief mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti usulan Danau Toba sebagai UGG ke Unesco. 

"Kita sudah kontak terus ke UNESCO. Ditargetkan pada 2019 ini bisa mendapatkan sertifikasi dari UGG sehingga kita bisa dengan mudah untuk mempromosikannya," katanya.

Melalui pengakuan UNESCO tersebut juga diharapkan akan semakin meningkatkan kesadaran pelestarian di kalangan masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.

Arief secara khusus juga memberikan apresiasi kepada pemda dan pengelola Danau Toba yang telah meluncurkan 17 kegiatan pariwisata berskala nasional dan internasional. 

Kegiatan tersebut, kata dia, dapat dijadikan sebagai salah satu upaya untuk menggencarkan promosi dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Danau Toba yang tahun lalu dikunjungi 231.465 wisatawan mancanegara (wisman) itu.

"Danau Toba yang dikembangkan sebagai Bali Baru merupakan destinasi pariwisata berkelas dunia yang harus dipromosikan ke seluruh dunia. Event atau atraksi menjadi unsur penting dalam pariwisata yang dikenal dengan 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas)," ujar Menpar.

Ia juga menilai, unsur 3A di Danau Toba berkembang pesat misalnya dengan pembukaan rute penerbangan internasional melalui Bandara Silangit Siborong-borong yang tiap tahun mendatangkan sekitar 200 ribu wisman. 

"Selain itu pengembangan infrastruktur jalur outer ringroad dari Kualanamu menuju Toba," kata Arief.

Dukungan infrastruktur itulah yang diharapkan Menpar semakin mendongkrak kemajuan pariwisata di Toba dan sekitarnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Kerbau di persawahan

Rabu, 20 Maret 2019 - 07:38 WIB

Kementan tingkatkan pengawasan terhadap pemasukan daging kerbau asal India

Jakarta, Adanya pemberitaan di beberapa media online terkait kejadian kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di beberapa negara bagian di India, telah meningkatkan sikap kehati-hatian dan kewaspadaan…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.