PP Properti Resmikan Kran Air Siap Minum bersama Walikota Semarang

Oleh : Abraham Sihombing | Rabu, 20 Februari 2019 - 20:44 WIB

Taufik Hidayat, Direktur Utama PT PP Properti Tbk menyaksikan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi yang sedang menandatanganan prasasti peresmian 8 kran air siap minum di Semarang, Selasa (19/02/2019).
Taufik Hidayat, Direktur Utama PT PP Properti Tbk menyaksikan Walikota Semarang, Hendrar Prihadi yang sedang menandatanganan prasasti peresmian 8 kran air siap minum di Semarang, Selasa (19/02/2019).

INDUSTRY.co.id - Semarang - Pengembang properti dengan segmen pasar menengah terkemuka di Indonesia, PT PP Properti Tbk (PPRO), bersama Project The Alton dan Amartha View meresmikan kran air siap minum di delapan titik Kota Semarang, yakni Taman Indonesia Kaya dan Taman Simpang Lima.

Peresmian kran air siap minum yang dihadiri oleh Bapak Hendrar Prihadi selaku Walikota Semarang beserta jajaran Direksi dan karyawan PPRO ini dilaksanakan di Taman Indonesia Kaya, Selasa (19/02/2019).

Peresmian tersebut merupakan program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang sarana dan prasarana yang bersifat ramah lingkungan. Kegiatan ini dimotori oleh Project The Alton dan Amartha View bekerjasama dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Semarang.

“Pemberian kran air siap minum adalah langkah awal tanggung jawab perusahaan untuk 
mewujudkan kepedulian terhadap sarana prasarana yang ramah lingkungan sekaligus turut serta mendukung program pemerintah dalam pembangunan fasilitas di taman-taman kota,” papar Taufik Hidayat, Direktur Utama PPRO.

Acara peresmian tersebut juga dimeriahkan oleh kegiatan senam lansia yang terdiri dari komunitas Komda Lansia, Lansia Gedung Juang dan Lansia Among Jiwo serta Performa dari Paduan Suara Mahasiswa (PSM) Universitas Diponegoro.

“Kegiatan CSR kran air siap minum diharapkan tidak hanya menjadi sebuah fasilitas tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar peduli lingkungan dengan mengurangi penggunaan air minum dalam kemasan plastik serta mengedukasi masyarakat tentang bagaimana agar menggunakan air bersih perpipaan.” Imbuh Taufik Hidayat.

Ke depan, demikian Taufik, kegiatan ini ditargetkan bukan dari berapa banyak pemasangan kran air siap minum, melainkan bagaimana komitmen program CSR perusahaan dapat terus diwujudkan dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat. (Abraham Sihombing)

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berfoto bersama dengan Karyawan Mitra Produksi Sigaret (MPS) dan Paguyuban Sampoerna Retail Community (SRC)

Jumat, 22 Maret 2019 - 16:10 WIB

Menperin Sebut Mitra Produksi Sigaret Sebagai Pahlawan Industri Nasional

Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi kepada paguyuban Mitra Produksi Sigaret (MPS), sebagai wadah yang menaungi 38 produsen Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan bermitra dengan PT HM Sampoerna.

Tim Relawan Pelindo IV Bantu Korban Banjir Bandang Sentani Jayapura

Jumat, 22 Maret 2019 - 16:00 WIB

Tim Relawan Pelindo IV Bantu Korban Banjir Bandang Sentani Jayapura

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Sentani, Jayapura, yang diperkirakan menelan korban jiwa hingga 104 orang per Selasa (19/3/2019), mengundang sejumlah pihak bersimpati. Salah satunya adalah…

PT Telkom Indonesia. (Foto: IST)

Jumat, 22 Maret 2019 - 15:47 WIB

Bakamla Dukung Telkom Amankan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL)

Jakarta – Badan Keamanan Laut (Bakamla) Republik Indonesia dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menandatanganiPerjanjian Kerja Sama Pengawasan dan Pengamanan Sistem Komunikasi Kabel…

Ilustrasi pertumbuhan ekonomi Indonesia

Jumat, 22 Maret 2019 - 15:33 WIB

BI Dukung Akselerasi Perekonomian Provinsi Kepri melalui Penguatan Potensi Sektor Unggulan​

Jakarta - Bank Indonesia (BI) mendukung akselerasi perekonomian Kepulauan Riau (Kepri) melalui penguatan potensi sektor unggulan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Gedung Bank Indonesia

Jumat, 22 Maret 2019 - 15:27 WIB

Posisi Net Kewajiban Investasi Internasional Indonesia Meningkat​

Jakarta - Posisi Investasi Internasional (PII) Indonesia di akhir tahun 2018 mencatat peningkatan net kewajiban, didorong oleh naiknya posisi Kewajiban Finansial Luar Negeri (KFLN).