Sentra Jagung Tengah Panen Raya, Kementan Pastikan Harga Pakan Ternak Terjangkau

Oleh : Wiyanto | Rabu, 20 Februari 2019 - 14:59 WIB

Petani jagung
Petani jagung

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Beredarnya informasi terkait harga jagung yang mencapai Rp 6.200/kilo membuat resah sebagian peternak kecil di sejumlah daerah. Namun, kabar itu dipastikan hoax atau kabar bohong yang diproduksi sekelompok orang. Faktanya, harga jagung selama seminggu terakhir di beberapa lokasi panen rata-rata turun Rp 700 dari harga awal yang mencapai Rp 4.000.

"Jangan hanya menghasut, menyebarkan hoax tapi tidak bisa menunjukkan dimana lokasinya. Kapan, dimana dan siapa yang membeli dengan harga tersebut," kata Direktur Serealia Kementerian Pertanian Bambang, Selasa (19/2).

Sebaliknya, kata Bambang, harga saat ini diperkirakan akan terus turun sejalan dengan meluasnya panen raya di sentra jagung nasional. Bahkan dari kunjungan ke beberapa daerah, harga diatas bisa mencapai Rp 2.000 per kilogram. Oleh Karena itu, ia berharap para peternak tetap tenang dan tidak panik dengan kabar bohong tersebut.

"Ada yang bilang panen raya baru berpangsung pada bulan April. Ada berita juga peternak bilang jagung sangat mahal, harganya melambung. Dampaknya mereka minta impor jagung tidak dibatasi volumenya dan hanya dibatasi waktu pemasukannya," katanya.

Bambang menegaskan saat ini Indonesia sudah memasuki panen raya jagung. Inilah saatnya menyerap dan menyimpan jagung ketika harga jatuh.

Lebih dari itu, data yang dilaporkan petugas informasi pasar tercatat selama seminggu ini penurunan bahkan mencapai Rp 1.000/kg yang terjadi di beberapa kabupaten seperti Karo, Langkat, Humbang Hasundutan, Pakpak Barat, Padang Pariaman, Lima Puluh Kota, Dharmas Raya, OKU, OKI, OKU Timur, Lampung dan Pesisir Barat.

Penurunan serupa juga terjadi di Tasikmalaya, Kuningan, Majalengka, Purbalingga, Klaten, Wonogiri Sragen, Grobogan, Blora, Rembang, Pati, Jepara Demak, Batang, Brebes, Solo, Malang, Madiun , Sumenep, Tanah Laut, Kotawaringin, Bolmong, Minsel, Bulukumba, Janeponto, Pangkep, Barru, Bau-Bau, Gorontalo Utara dan Gorontalo.

"Penurunan harga ini akan berlangsung terus dan minggu depan harga bisa menjadi semakin anjlok di beberapa Kabupaten lain. Disinilah bagaimana tanggung jawab para komprador yang selalu meminta impor jagung dan tidak percaya kalau sudah panen raya dipertanyakan?," katanya.

Bambang berharap, semua pihak menggunakan informasi secara baik dan tidak menyebar hoax. Apalagi soal informasi adanya 3 kapal membawa jagung impor akan masuk ke pulau Jawa. "Kalau seperti ini dan harga anjlok lagi, mereka harus tanggung jawab ke petani," katanya.

Menurut Bambang, sejauh ini Kementan terus proaktif memitigasi anjloknya harga jagung dengan menggandeng pengusaha pakan ternak untuk memberikan komitmennya menyerap jagung petani lokal dengan harga yang pantas. Beberapa kabupaten telah melaksanakan kerjasama ini seperti di Pandeglang dan Gunungkidul.

"Kami berharap penyerapan ini diikuti oleh kabupaten lainnya agar petani jagung kita mendapat kepastian harga. Disisi lain, kami selaku pemerintah juga sudah memberi bantuan dryer untuk meningkatkan mutu jagung, waktu simpan dan harga jualnya. Bantuan alat pemipil jagung, alat panen dalam rangka meningkatkan effisiensi produksi dan menekan biaya produksi jagung," katanya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Suasana diskusi yang bertajuk “Kasus Privatisasi JICT Jilid II (2015-2039), Kemana Pemerintah dan KPK” yang digelar Serikat Pekerja (SP) JICT di Hotel Sunlake, Sunter, Jakarta, Kamis (21/03/2019) petang.

Jumat, 22 Maret 2019 - 20:49 WIB

Pakar Hukum UGM: Perpanjangan Kontrak Pelindo II dan Hutchison Ports Tetap Sah

Oce Madril, pakar Tindak Pidana Korupsi Universitas Gajah Mada (UGM), menilai perjanjian perpanjangan kontrak PT Jakarta International Container Terminal (JICT) antara PT Pelindo II dan Hutchison…

Tommy Soeharto Ketum Partai Berkarya (Foto Dok Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 20:00 WIB

Tommy Soeharto: Kami Hadir Memberi Bukti, Bukan Janji

Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto mengatakan partainya berkomitmen memberi solusi dan bukti, bukan janji, untuk meningkatkan produksi pangan nasional.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Jumat, 22 Maret 2019 - 19:05 WIB

Kemenperin Dorong IKM Logam Perluas Kemitraan Dengan Perusahaan Otomotif

Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil Menegah dan Aneka (IKMA) meenggelar acara Kick-Off IKM dalam Supply Chain Industri Otomotif Nasional.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto ketika mengunjungi sentra IKM logam Ngingas, Sidoarjo, Jawa Timur

Jumat, 22 Maret 2019 - 18:18 WIB

IKM Siap Berkontribusi dalam Rantai Pasok Industri Otomotif Nasional

Industri Kecil Menengah (IKM) siap berkontribusi dalam rantai pasok industri otomotif nasional yang diwujudkan melalui keberhasilan Koperasi Batur Jaya (KBJ) yang sejak awal Januari 2019 berhasil…

Menteri BUMN Rini Soemarno (Foto Humas BUMN))

Jumat, 22 Maret 2019 - 18:00 WIB

Tingkat Layanan Jalan Tol, Menteri Rini Ikut Simulasi RFID Jasa Marga

PT Jasa Marga Tbk menggelar simulasi transaksi nir sentuh berbasis Radio-Frequency Identification (RFID) atau Single Lane Free Flow (SLFF) untuk meningkatkan layanan dan kenyamanan bagi para…