Perusahaan Teknologi Milik Negara Andalan Indonesia Didominasi Karyawan Milenial

Oleh : Herry Barus | Senin, 18 Februari 2019 - 14:09 WIB

Len Industri (Foto Dok Industry.co.id)
Len Industri (Foto Dok Industry.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sekitar 60% bonus demografi penduduk Indonesia merupakan generasi milenial. Generasi milenial memiliki kelebihan cenderung lebih mahir dalam memaksimalkan pemakaian teknologi (tech savvy), lebih menyukai tantangan, mementingkan impact terhadap masyarakat serta lebih peduli dengan value daripada kompensasi.

Perusahaan diuntungkan dengan lahirnya perspektif baru serta technical skill yang membantu dalam perusahaan. Kelebihan-kelebihan tersebut memacu perusahaan-perusahaan teknologi besar seperti Apple, Amazon, dan Google untuk mempekerjakan generasi milenial.

Tak ketinggalan, Len Industri, perusahaan teknologi di Indonesia yang juga memberdayakan potensi dari generasi milenial. Dengan visi menjadi perusahaan teknologi kelas dunia, paralel dengan hal tersebut lebih dari 70% karyawan Len Industri adalah generasi milenial atau di Len Industri akrab disebut dengan miLENnovator (millenial innovator).

Dibawah pimpinan Direktur Utama Zakky Gamal Yasin mendobrak stigma lama dimana para milenial dianggap selalu menikmati zona nyaman. Zakky membawa perubahan dengan memberikan panggung kepada para milenial tidak hanya di posisi manajerial namun juga dalam beberapa kegiatan utama Len Industri.

“Selama ini BUMN terkenal dengan sistem birokrasi yang kuno, pola pikir yang kaku serta lingkungan kerja yang membosankan. Sehingga dianggap tidak sesuai dengan generasi milenial yang lebih fleksibel dan modern. Len Industri mengantisipasinya dengan menghadirkan co-working space yang nyaman sehingga para milenial dapat mengeluarkan potensi terbaiknya”, ungkap Zakky belum lama ini.

Selain itu, saat ini Len Industri sedang memroses pembuatan seragam baru yang identik dengan milenial dengan harapan membawa semangat baru dalam bekerja dengan tampil kekinian membangun Inovasi bagi Negeri.

“Para Milenovator ini merupakan generasi harapan pemegang posisi kunci inovasi di Len Industri untuk 10-15 tahun ke depan. Untuk mendukung visinya, Len Industri mempersiapkan pembekalan yang disebut dengan Len Way dimana budaya knowledge management, coaching, innovation dan leadership terus digulirkan secara berkala. Saat ini, Len Way membangun para pejuang masa kini untuk menebarkan semangat inovasi BUMN membangun negeri untuk bangga menjadi bagian dari keluarga BUMN“, tutur Zakky.

Untuk memacu antusiasme para Milenovator, Len Industri mengadakan Milenovation Award, sebuah ajang kontestasi tahunan untuk para milenial Len. Dalam ajang ini mereka ditantang untuk menghadirkan inovasi pemikiran yang dituangkan dalam sebuah program, sistem, atau produk prototipe yang berorientasi bisnis dan memberikan solusi bagi negeri dalam waktu 6 bulan. “Milenovation Award diharapkan dapat menumbuhkan semangat inovasi karya anak bangsa yang membentuk karakter pejuang masa kini sebagai generasi harapan bagi Len Industri dan tentunya bagi kesejahteraan dan kemajuan bangsa”, tutur Haidir Afesina, Vice Manager Business Development Len Industri.

Pemenang Milenovation Award pada tahun 2018 diraih oleh tim yang menciptakan tools crib berbasis Web dan RFID Reader. Tools crib ini merupakan sebuah inovasi sistem aplikasi peminjaman tools yang lebih efisien dan paperless sehingga mempermudah bagian perencanaan produksi untuk merencanakan jadwal produksi yang lebih akurat. Sementara pada posisi kedua diraih oleh tim dengan produk yang diberi nama LenSOS. LenSOS adalah sebuah sistem yang memiliki battery pack dan inverter serta folded solar cell yang bisa menjadi pembangkit tenaga listrik pada kondisi darurat seperti bencana alam.

Selain itu LenSOS dilengkapi dengan radio transceiver dan satelite phone untuk memperlancar komunikasi pada saat infrastruktur komunikasi terputus atau rusak.  “Perusahaan berharap banyak ide-ide kreatif, inovatif dari para milenial yang bisa ditampilkan dari diadakannya ajang ini. Kami berharap ide-ide tersebut bisa diimplementasikan secara nyata bagi kemajuan negeri,” tutur Haidir

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:30 WIB

Indonesia Posisi Kedua Sebagai Negara Dengan Optimisme Tinggi Terapkan Industri 4.0

Berdasarkan hasil riset McKinsey, Indonesia menempati posisi kedua sebagai negara dengan optimisme tertinggi dalam menerapkan industri 4.0, yakni 78%.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin, Ngakan Timur Antara

Selasa, 19 Maret 2019 - 21:06 WIB

INDI 4.0 Jadi Acuan Kemenperin Ukur Kesiapan Industri Masuk Era Digitalisasi

Kementerian Perindustrian terus memacu kesiapan sektor manufaktur nasional dalam memasuki era industri 4.0 khususnya lima sektor yang telah menjadi prioritas berdasarkan peta jalan Making Indonesia…

Kemen Kominfo

Selasa, 19 Maret 2019 - 19:33 WIB

Kominfo Blokir 11.803 Konten Radikalisme dan Terorisme

Jakarta-Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan pemblokiran konten internet yang memuat radikalisme dan terorisme sebanyak 11.803 konten mulai dari tahun 2009 sampai tahun 2019.…

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:50 WIB

Lewat Program Santripreneur, Kemenperin Telah Bina Lebih dari 4 Ribu Santri Jadi Wirausaha

Kementerian Perindustrian hingga saat ini telah membina dan memberikan pelatihan tentang kewirausahaan kepada 4.720 santri.

Direktur Utama PT Jababeka Morotai Basuri Tjahja

Selasa, 19 Maret 2019 - 16:48 WIB

Dirut PT Jababeka Morotai Cari Investor untuk Kembangkan Bandara Internasional KEK Morotai

Perhelatan Metal & Energy International Summit 2019 kembali digelar selama dua hari yang berlangsung 19 -20 Maret 2019, di Hotel JS Luwansa. Acara ini menghadirkan sekitar 100 delegasi negara…