Fasilitasi Niat Wakaf Masyarakat, Prudential Indonesia Hadirkan Program Wakaf dari PRUsyariah

Oleh : Hariyanto | Rabu, 06 Februari 2019 - 15:13 WIB

Prudential Indonesia Hadirkan Program Wakaf dari PRUsyariah
Prudential Indonesia Hadirkan Program Wakaf dari PRUsyariah

INDUSTRY.co.id - Jakarta – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia)meluncurkan Program Wakaf dari PRUsyariah yang menawarkan pilihan bagi nasabah dan calon nasabah dalam menyalurkan wakaf.

Program ini sesuai dengan Fatwa MUI No.106/DSN-MUI/X/2016 tentang Wakaf Manfaat Asuransi dan Manfaat Investasi pada Asuransi Jiwa Syariah, yang membolehkan masyarakat berwakaf dalam bentuk asuransi.

Wakaf adalah bentuk kedermawanan dalam Islam yang memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sehingga menjanjikan pahala yang tidak terputus.

“Kami sangat senang menghadirkan Program Wakaf dari PRUsyariah sebagai wujud dari komitmen Prudential yang baru yaitu, ‘WE DO GOOD’ atau ‘Kami Mewujudkan Kebajikan’. " kata Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia melalui keterangan resmi yang diterima INDUSTRY.co.id, Rabu (6/2/2019).

Program ini, lanjutnya, memberikan solusi terhadap kebutuhan nasabah dalam melaksanakan wakaf dan membantu mereka mewujudkan kebajikan secara berkelanjutan. "Program ini melengkapi serangkaian produk dan layanan asuransi berbasis syariah yang komprehensif dari Prudential," katanya.

Menurut Dr. Irfan Syauqi Beik, SP, MSc., EC, Pengamat Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor, wakaf umumnya digunakan untuk membangun fasilitas umum seperti rumah ibadah, sekolah dan rumah sakit.

"Selama fasilitas tersebut dimanfaatkan, pahala wakaf tidak terputus. Kini, wakaf juga dapat berupa uang (cash waqf), seperti melalui manfaat asuransi dan manfaat investasi dari polis asuransi jiwa syariah," katanya.

Dr. Irfan Beik menambahkan, pengelolaan dana wakaf secara profesional sangat penting untuk memastikan nilai harta wakaf tetap terjaga dan hasil usaha wakaf terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Oleh karena itu, Prudential Indonesia bermitra dengan tiga lembaga wakaf atau nazhir yang terpercaya, yaitu Dompet Dhuafa, iWakaf dan Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (LW-MUI). Nasabah dapat memilih nazhir di antara ketiga lembaga tersebut. 

Sementa, Nini Sumohandoyo, Sharia, Government Relations and Community Investment Director Prudential Indonesia mengatakan, program ini mendukung nasabah yang sedang mencari solusi modern dan cerdas untuk menunaikan wakaf, sekaligus memastikan dirinya dan keluarganya memperoleh proteksi dan perencanaan investasi yang tepat.

"Program wakaf kami fokus kepada kemudahan nasabah dalam menyalurkan wakaf asuransinya. Sejalan dengan slogan 'Selalu Berbagi, Selamanya Berarti' yang mengajak kita untuk terus berderma demi manfaat yang abadi, program ini menjadi bagian dari komitmen kami untuk turut mengatasi tantangan sosial ekonomi Indonesia saat ini.” katanya.

Bagi nasabah yang sudah memiliki polis asuransi unit link Prudential, mereka dapat mewakafkan hingga 95 persen dari manfaat asuransi dengan membeli polis asuransi syariah baru. Sedangkan nasabah baru dapat mewakafkan hingga 45 persen dari manfaat asuransinya.

Afdhal Aliasar, S.T., M.M., Direktur Bidang Promosi dan Hubungan Eksternal Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS), mengatakan, menurut Badan Wakaf Indonesia (BWI), tanah seluas 2.700 kilometer persegi di lebih dari 366 ribu lokasi telah masyarakat wakafkan. Sedangkan potensi wakaf tunai diperkirakan mencapai Rp180 triliun per tahun.

"KNKS menyambut baik Program Wakaf dari PRUsyariah ini karena program ini akan turut menggali potensi wakaf di Indonesia yang sedemikian besar. Manfaat dan keutamaan wakaf juga harus terus disosialisasikan sehingga masyarakat bisa menyalurkan dermanya dengan lebih tepat guna.” ungkapnya.

Prudential Indonesia telah memberikan pelatihan tentang wakaf ke lebih dari 9.000 tenaga pemasar Prudential dan masyarakat sejak 17 sampai 28 Januari 2019. Kegiatan ini mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk “Sosialisasi Wakaf Asuransi Peserta Terbanyak.”

Indonesia merupakan salah satu dari 20 ekonomi terbesar di dunia. Meskipun terdapat kemajuan dalam pengurangan kemiskinan beberapa tahun terakhir ini, masalah  kemiskinan masih menjadi tantangan.

Menurut World Giving Index oleh Charity Aids Fund, Indonesia menduduki posisi teratas sebagai masyarakat paling dermawan di dunia. Indonesia memiliki penduduk Muslim terbesar di dunia, yang berarti bahwa wakaf asuransi memiliki potensi besar untuk mendorong pembangunan ekonomi, serta mengurangi kemiskinan dan ketimpangan di negeri ini.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Sampoerna Kayoe Dobrak Batasan Industri Kayu di Indonesia dan Mancanegara

Jumat, 22 Maret 2019 - 17:40 WIB

Sampoerna Kayoe Dobrak Batasan Industri Kayu di Indonesia dan Mancanegara

Sampoerna Kayoe turut meramaikan Expo Indobuildtech 2019 yang diadakan pada tanggal 20-24 Maret 2019 di ICE, BSD-Tangerang.

Peluncuran All New Ertiga Suzuki Sport (Foto: Ridwan)

Jumat, 22 Maret 2019 - 17:35 WIB

Resmi Meluncur, All New Ertiga Suzuki Sport Bawa 11 Fitur Baru

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) lagi-lagi memberikan penyegaran untuk Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) andalannya, dengan menghadirkan All New Ertiga Suzuki Sport.

Grand opening New Marketing Office dan MOU Signing Ceremony dengan Sekolah Mutiara Bangsa dan Muslim Cendekia Islamic School

Jumat, 22 Maret 2019 - 16:15 WIB

Ciputra Teken MoU Dengan Sekolah Mutiara Bangsa dan Muslim Cendekia Islamic School di Citra Maja Raya

Proyek Citra Maja Raya seluas 2.600 hektare (Ha) terus mengebut pembangunannya. Hasilnya, kini proyek garapan Joint Operation PT. Ciputra Residence, PT. Hanson International tbk, PT Bhuwanatala…

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berfoto bersama dengan Karyawan Mitra Produksi Sigaret (MPS) dan Paguyuban Sampoerna Retail Community (SRC)

Jumat, 22 Maret 2019 - 16:10 WIB

Menperin Sebut Mitra Produksi Sigaret Sebagai Pahlawan Industri Nasional

Kementerian Perindustrian memberikan apresiasi kepada paguyuban Mitra Produksi Sigaret (MPS), sebagai wadah yang menaungi 38 produsen Sigaret Kretek Tangan (SKT) dan bermitra dengan PT HM Sampoerna.

Tim Relawan Pelindo IV Bantu Korban Banjir Bandang Sentani Jayapura

Jumat, 22 Maret 2019 - 16:00 WIB

Tim Relawan Pelindo IV Bantu Korban Banjir Bandang Sentani Jayapura

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Sentani, Jayapura, yang diperkirakan menelan korban jiwa hingga 104 orang per Selasa (19/3/2019), mengundang sejumlah pihak bersimpati. Salah satunya adalah…