Media Crisis Center (MCC) bersama PWI dan PHRI Bahas Recovery Pariwisata Banten

Oleh : Herry Barus | Kamis, 31 Januari 2019 - 07:15 WIB

MCC bersama PWI dan PHRI Bahas Recovery Pariwisata Banten (Foto Dok Industry,co.id)
MCC bersama PWI dan PHRI Bahas Recovery Pariwisata Banten (Foto Dok Industry,co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta- Media Crisis Center (MCC) bersams Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Masyarakat Pariwisata Banten yang tergabung dalam BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Banten menggelar silaturahmi di Asa Japanese Restaurant Kota Cilegon. Rabu (30/01/2019).

Hadir dalam pertemuan tersebut Sukarjo Ketua BPD PHRI Pandeglang, Siswanto GM Pisita Anyer, Abdul Ghafur GM Jayakarta Anyer, Tungki T. GM. Pondok Layung, Agus Jaenal BPD PHRI Kabupaten Serang, Agus S. Setiadi PHRI BPD Kota Serang, Firdaus dan pengurus PWI Banten, PWI Kabupaten Serang dan PWI Kota Cilegon. Pertemuan ini juga dihadiri Firdaus, Ketua Media Crisis Centre (MCC) Nasional yang juga Sekretaris Jenderal Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat.

Sebelun acara dimulai, Firdaus di daulat GS Ashok Kumar dan Para pengurus PHRI untuk belajar membuat sajian Jepang.

Pada silaturahmi yang di kemas dengan santai tersebut, dibahas secara khusus pengembangan dan promosi pariwisata yang ada di Provinsi Banten khususnya pemulihan pasca bencana tsunami Selat Sunda yang terjadi pada akhir tahun 2018 lalu.

Sukarjo Ketua BPD PHRI Pandeglang mengatakan untuk menyikapi permasalahan yang ada terutama atas dampak bencana Tsunami Selat Sunda terhadap pariwisata ini perlu ada kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam meringankan biaya bagi pengelola hotel dan restauran  yang terdampak. Salah satunya yaitu pajak daerah diliburkan dahulu, karena menurutnya, upaya ini akan membantu pengelola hotel.

"Keringanan-keringanan ini perlu diberikan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Jadi melalui media ini kami menagih janji kami dari pemerintah," katanya.

GS. Ashok Kumar, Ketua Harian PHRI BPD Banten dalam silaturahmi tersebut mengungkapkan beberapa faktor terkait dengan dampak tsunami yang melanda wilayah pesisir Banten terutama merosotnya industri pariwisata Anyer, Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang.

"Dampak dari tsunami selat sunda di pesisir Banten ini sangat luar biasa untuk pariwisata. Pendapatan industri Pariwisata sangat merosot sekali," tutur Ashok Kumar.

Ashok Kumar juga mengatakan pemulihan industri pariwisata atas dampak bencana Banten kemarin harus didukung oleh seluruh pihak, terutama oleh Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat.

"Harapan kami adanya recovery dari seluruh pihak untuk memulihkan pariwisata di Banten ini. Kami juga meminta bantuannya kepada kawan media. Kami tidak akan mengeluh, kami akan action langsung untuk memulihkan Pariwisata di Banten ini," katanya.

Kedepan, dengan menginventarisir masalah akibat dampak tsunami di pesisir Banten tersebut, Lanjut Ashok, pihak PHRI BPD Banten akan melakukan beberapa gagasan dengan menghadirkan wisata baru di daerah Anyer sampai Tanjung Lesung.

"Wilayah Pariwisata Anyer ini kedepannya akan kami jadikan smart tourism remodeling wisata buatan. Kami akan menghadirkan wisata buatan yang menarik wisatawan. Selain itu kami juga akan mengadakan beberapa event yaitu Media Fun Tour, Festival in Anyer dan terdekat, kami akan menggelar Lunar Festival," ujar Ashok.

Sementara itu, Ketua Umum Media Crisis Center (MCC) Pusat Firdaus menuturkan dengan adanya silaturahmi antara PWI Banten dengan PHRI Banten ini dapat melahirkan sinergi dan membantu recovery pemulihan Pariwisata Banten pasca bencana.

"Peran masyarakat pers ini sangat penting dalam membantu pemulihan pariwisata di Banten. Dengan sinergi ini, permasalahan yang ada dapat segera dicarikan solusinya. Terutama agar pemerintah pusat juga memberikan respon yang cepat terhadap pemulihan Pariwisata Banten," ujar Sekretaris jenderal SMSI Pusat ini.

Kedepan melalui MCC yang merupakan gagasan dari SMSI dan PWI, Firdaus  berkomitmen membantu berbagai pihak untuk bersama lakukan pemulihan pariwisata di Provinsi Banten.

"MCC berkomitmen membantu pemulihan pariwisata di Banten, dengan mengajak masyarakat pers merubah pola pikir publik bahwa Daerah Tujuan Wisata di Anyer dan Banten dapat dikunjungi," tuturnya.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Pariwisata Arief Yahya

Jumat, 22 Maret 2019 - 11:00 WIB

Menpar AY: Konektivitas Kunci Sukses Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, menegaskan, konektivitas udara menjadi kunci sukses pariwisata Indonesia untuk menjaring kunjungan wisman sekaligus mewujudkan target kedatangan 20 juta wisman…

Industri daur ulang sampah plastik (Foto: Ridwan/Industry.co.id)

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:36 WIB

Industri Daur Ulang Jadi Jalan Keluar Atasi Masalah Sampah Plastik

Ketua Umum Asosisasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) Christine Halim, mengungkapkan, daur ulang adalah solusi jitu dalam mengatasi sampah botol plastik.

Pelayanan di kantor Bank DKI

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:34 WIB

2018, Kredit Bank DKI Tumbuh 27,9 Persen

Jakarta - Menutup tahun 2018, kinerja keuangan Bank DKI menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut ditunjukkan dengan pertumbuhan kredit yang cukup tinggi sebesar 27,9%, dari semula sebesar…

Peresmian Kerjasama Proyek KPBU

Jumat, 22 Maret 2019 - 10:24 WIB

Pemerintah Dorong Skema KPBU Dalam Percepatan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan pembangunan infrastruktur dalam rangka meningkatkan daya saing bangsa.

MoU BNI Syariah dengan Universitas Juanda Bogor

Jumat, 22 Maret 2019 - 09:45 WIB

BNI Syariah Gandeng Unida Terkait Produk dan Jasa Perbankan

Jakarta - BNI Syariah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan Universitas Juanda Bogor (Unida). Nota kesepahaman ini terkait dengan pemanfaatan…