Pameran Interior & Home Renovation, Homedec Kembali di Gelar di Jakarta dan Tangerang

Oleh : Hariyanto | Rabu, 23 Januari 2019 - 13:50 WIB

Linda Leoni Regional Business Development Manager penyelenggara pameran Homedec (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)
Linda Leoni Regional Business Development Manager penyelenggara pameran Homedec (Hariyanto/INDUSTRY.co.id)

INDUSTRY.co.id - Jakarta - Sukses menyelenggarakan pameran selama 4 tahun berturut-turut, Homedec pionir pameran Home Show untuk segala kebutuhan rumah kembali akan mengadakan pameran di tahun ke-5 nya dengan debut pertama di Jakarta yang akan di selenggarakan pada tanggal 11-14 Juli 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan Jakarta dan 24-27 Oktober di lCE (Indonesia Convention Exhibition) BSD City Tangerang dengan tema ”Your Home Your Style".

Memantapkan langkah untuk melebarkan sayap di Jakarta di tahun ke-5, Homedec semakin yakin untuk mendulang kesuksesan kembali. Optimis dengan kondisi pasar yang kian selaras dengan Visi Misi Homedec menghantarkan Homedec untuk semakin berani menerobos dan menyematkan diri sebagai pameran interior dan home renovation dalam menghubungkan antara peserta yang tepat dengan pengunjung yang ditargetkan.

Homedec juga memahami bahwa Indonesia saat ini telah memasuki era revolusi industri 4.0 yang di mana tren ini berpusat pada penggabungan antara teknologi otomatisasi dan teknologi cyber. Pergerakan cepat dari Internet of Things (loT) yang di mana adalah penggerak utama revolusi industri 4.0 sangat mempengaruhi tren dan perubahan gaya hidup masyarakat saat ini.

Kemajuan teknologi yang sangat cepat menciptakan istilah smart home (rumah pintar), di Indonesia bisnis smart home pun sudah mulai dilirik dan diminati dengan serius. Hal ini berkaitan juga dengan tren generasi millenial yang mendominasi dalam pemanfaatan IoT.

"Berdasarkan hasil data yang telah kami rangkum prediksi dalam lima tahun ke depan generasi milenial akan cenderung memilih luasan properti yang cukup ditinggali oleh newlyweds atau keluarga berencana hal ini dikaitkan dengan kenaikan nilai properti yang cukup signifikan di setiap tahun-nya," kata Linda Leoni selaku Regional Business Development Manager penyelenggara pameran Homedec di Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Menurut Linda, kenaikan pendapatan untuk generasi milenial dengan rata-rata hanya 10% dari tahun ke tahun tidak dapat mengimbangi kenaikan harga properti yang peningkatannya hingga dapat mencapai 20% dari tahun ke tahun. Hal ini juga diperkuat dengan data dari survey yang kami lakukan kepada 13.200 responden pada pameran HOMEDEC tahun lalu bahwa pengunjung yang datang hampir 50% didominasi oleh generasi millenial (rentang umur 25-35 tahun) dengan status kepemilikan rumah/apartemen yang memiliki luasan tidak lebih dari 72 sqm.

"Dengan demikian untuk prediksi gaya desain rumah tinggal yang akan banyak diminati dalam lima tahun ke depan adalah smart space home living, di mana gaya design ini memberikan inspirasi agar ruang-ruang terbatas dapat dimanfaatkan lebih efektif dan efisien untuk dihuni," kata Linda.

Gaya design smart space home living akan menjadi acuan Homedec dalam membuat terobosan dan inovasi program salah satunya adalah melalui program Showhome yang merupakan showcase interior rumah/ruangan yang dapat menginspirasi pengunjung dalam mengaplikasikan angle of function space living.

Homedec Showhome melibatkan emerging Desainer Interior dan juga produk-produk terkini dari para peserta Homedec 2019. Kolaborasi yang sudah berjalan selama S tahun ini bersama dengan HDII (Himpunan Desainer Interior Indonesia) semakin menguatkan Homedec menjadi pameran yang selalu dinanti oleh para praktisi Desainer Interior dan kalangan profesional lainnya untuk menjaring banyak relasi dan koneksi.

Tahun ini adalah debut pertama Homedec berkejasama dengan IPA (lndonesia Pastry Alliance) yang di mana melahirkan program cooking & baking class dengan tema I love cooking with Homedec.

Selain Showhome, akan ada banyak gimmick dan promosi menarik untuk meningkatkan gairah belanja pengunjung. Bagi pengunjung yang beruntung akan ada hadiah produk eksklusif dan menarik untuk dibawa pulang setiap hari-nya.

Pada pameran tahun lalu, Homedec berhasil mencapai 25,800 pengunjung selama 4 hari, dengan 77% dari kelas menengah keatas yang didominasi oleh wilayah Jakarta & Tangerang. Tahun ini Homedec akan menampilkan total 750 stan pameran dan menargetkan 62,000 pengunjung selama 4 hari pameran Jakarta & Tangerang. Homedec juga membantu pengunjung untuk memberikan ide, inspirasi, solusi dan tips praktikal dalam merenovasi hunian.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Galaxy S20 Bawa Angin Segar Untuk Fotografi dengan Sensor Beresolusi Tinggi

Rabu, 26 Februari 2020 - 15:30 WIB

Galaxy S20 Bawa Angin Segar Untuk Fotografi dengan Sensor Beresolusi Tinggi

Apabila Anda berada dalam kondisi pencahayaan yang minim atau objek yang akan difoto terlalu jauh, terkadang mendapatkan sebuah foto yang menarik sangatlah tidak mungkin jika kita tidak menggunakan…

Moduit Dukung Industri Keuangan Digital

Rabu, 26 Februari 2020 - 15:00 WIB

Moduit Dukung Industri Keuangan Digital

Indonesia – Moduit, platform investasi reksa dana daring yang terintegrasi, hari ini kembali meluncurkan tambahan fitur aplikasi yang khusus dikembangkan untuk para penasihat keuangan, Moduit…

GAIKINDO Serukan Safety Lewat GIICOMVEC 2020

Rabu, 26 Februari 2020 - 14:30 WIB

GAIKINDO Serukan Safety Lewat GIICOMVEC 2020

Kecelakaan lalu lintas masih menjadi momok di Indonesia, berdasarkan statistik Korlantas Polri, dalam empat tahun kebelakang jumlah kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Indonesia, trennya…

Ilustrasi instalasi gas. (Foto: Istimewa)

Rabu, 26 Februari 2020 - 14:20 WIB

Penurunan Harga Gas untuk 7 Sektor Industri Dinilai Tidak Fair

Ekonom Senior Faisal Basri mengkritisi rencana pemerintah menurunkan harga gas industri hingga USD 6/mmbtu. Dia menilai rencana penurunan harga itu tidak memiliki dasar yang kuat.

Bajak sawah

Rabu, 26 Februari 2020 - 14:15 WIB

Tantangan Pertanian Memanfaatkan ICT Terintegrasi Kostratani

Pakar ekonomi pertanian IPB Prof. Muhammad Firdaus melihat kini adanya tantangan dan isu pertanian yang harus diselesaikan pemerintah, parsial antara pertanian level kecamatan dan sisi teknologi…