2017, Industri Makanan dan Minuman Diprediksi Tumbuh Tajam

Oleh : Ahmad Fadli | Kamis, 01 Desember 2016 - 14:15 WIB

 Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi)
Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi)

INDUSTRY.co.id - Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) memprediksikan pertumbuhan industri makanan dan minuman di tahun 2017 tumbuh diangka delapan persen. Pertumbuhan ini ditopang oleh tingginya tingkat konsumsi masyarakat Indonesia, serta meningkatnya populasi dan jumlah penduduk.

“Industri makanan dan minuman tahun depan diperkirakan tumbuh dikisaran delapan persen,”kata Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Adhi S Lukman dalam seminar Economy Outlook 2017, di JIExpo, Kamis (1/12/2016).

Pertumbuhan industri makanan dan minuman ini setiap tahun memang cukup tinggi. Dari 2011 hingga 2016 setidaknya memiliki pertumbuhan rata-rata sebesar 7,8 persen. Peningkatan tersebut juga ditopang oleh stabilnya pertumbuhan permintaan domestik sejalan dengan meningkatnya populasi dan jumlah penduduk.

Kendati bertumbuh, pasar ekspor industri makanan dan minuman belum cukup membaik tahun depan. Pasalnya banyak negara lebih memproteksi terkait perdagangannya. Saat ini banyak negara melakukan hubungan dagangnya secara Bilateral. Selain itu, Trump effect juga membawa pengaruh terhadap sektro riil.

Sebelumnya, Trump, dalam kampanyenya, cenderung proteksionis terkait perdagangan untuk mengembalikan kedigdayaan AS. Hal itu tercermin dari keinginan Trump untuk merenegosiasi sejumlah perjanjian dagang AS dengan negara lain.

Selain itu, Trump juga ingin menaikkan tarif impor barang dari China sebesar 45 persen dan Meksiko sebesar 35 persen. "Selama ini, pengalaman kami, AS berganti-ganti pemerintah tidak terlalu pengaruh terhadap ekspor impor, terutama untuk pangan dan produk pertanian ,"pungkasnya

 

Komentar Berita

Industri Hari Ini

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto saat meresmikan pabrik farmasi PT Ethica

Kamis, 23 November 2017 - 18:12 WIB

Kemenperin Perdalam Struktur Industri Farmasi Nasional

Kementerian Perindustrian tengah memprioritaskan pendalaman struktur industri farmasi nasional terutama di sektor hulu atau produsen penyedia bahan baku farmasi. Upaya strategis ini untuk mengurangi…

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Prof. DR. Yohana Susana Yembise, Dip, Apling, MA., PhD. bersama Lansia

Kamis, 23 November 2017 - 18:00 WIB

Selain Jawa Tengah, NTT Rawan Perdagangan Manusia

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Yohana S Yembise mengatakan Nusa Tenggara Timur masuk dalam zona merah "human trafficking" atau perdagangan manusia.

Menperin Airlangga resmikan Pabrik Farmasi di Cikarang Bekasi

Kamis, 23 November 2017 - 17:01 WIB

Menteri Airlangga Resmikan Pabrik Farmasi Senilai Rp1 Triliun

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto hari ini, Kamis (23/11/2017) meresmikan pabrik farmasi milik PT Ethica di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Kepala BPPI Kementerian Perindustrian, Ngakan Timur Antara

Kamis, 23 November 2017 - 16:54 WIB

Kemenperin Bentuk Balai Litbang di Pekanbaru Guna Tingkatkan Nilai Tambah CPO

Riau merupakan salah satu provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi cukup baik, dengan didorong oleh aktivitas industri pengolahan kelapa sawit.

Menhub Budi Karya S (humas kemenhub)

Kamis, 23 November 2017 - 16:30 WIB

Menhub Budi Karya Tnjau Pengoperasian Kereta Bandara Soetta

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau pengoperasian Kereta Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Stasiun Sudirman Baru Jakarta, menggunakan kereta inspeksi, Kamis (23/11/2017)