Qantas Luncurkan Kursi Kelas Ekonomi Premium

Oleh : Chodijah Febriyani | Jumat, 24 Februari 2017 - 11:02 WIB

Maskapai Qantas Milik Australia (John W Banagan/Getty Images)
Maskapai Qantas Milik Australia (John W Banagan/Getty Images)

INDUSTRY.co.id, Jakarta - Oktober 2017 mendatang, Qantas, maskapai penerbangan asal Australia ini meluncurkan generasi terbaru untuk kursi kelas ekonomi premium pada penerbangan Boeing 797-9 Dreamliner.

Melansir dari antara, "Qantas Dreamliner akan melayani beberapa rute penerbangan terpanjang di dunia, termasuk penerbangan tanpa henti dari Perth menuju London. Oleh karenanya, fokus utama kami adalah memberikan kenyamanan yang terbaik di kelasnya," kata CEO Qantas Group Alan Joyce dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (23/2/2017)

Menurut Joyce, keunggulan kursi kelas ekonomi premium terbaru maskapai ini dapat dirasakan dengan sandaran yang mampu menopang tubuh penumpang ketika direbahkan, serta dengan tingkat kelembaban dalam kabin yang lebih baik, serta teknologi pada Dreamliner yang mampu mengurangi efek turbulensi.

Kursi ekonomi ini dibuat oleh Thompson Aeroseating dan dirancang khusus untuk Qantas oleh desainer industri terkenal asal Australia, David Caon.

"Mengembangkan sebuah kursi pesawat baru memang mendatangkan tantangan dan peluang tersendiri. Melalui kerja sama dengan Thomson dan Qantas, saya rasa kami telah menciptakan sebuah standar baru untuk kelas Ekonomi Premium," ujar Caon.

Ia sudah memastikan bahwa kursi ini akan menawarkan kenyamanan yang mumpuni, dengan menambahkan elemen-elemen desain yang belum pernah digunakan pada pesawat lain sebelumnya.

Sebelumnya tahun 2008, Qantas pernah memperkenalkan kelas ekonomi premium perdananya pada pesawat A380 dan selanjutnya pada Boeing 747. Qantas akan terus mengevaluasi pengembangan dari kabin Ekonomi Premium tersebut.

Qantas Dreamliner yang berkapasitas 236 penumpang ini terdiri dari kelas bisnis, ekonomi premium dan ekonomi, dengan tingkat kepadatan kursi ini jauh lebih rendah dibandingkan dengan banyak kompetitor lainnya.

Dreamliner pertama dari total delapan unit yang dipesan akan tiba pada bulan Oktober tahun ini. Layanan internasional 787 pertama Qantas akan mengudara pada bulan Desember mendatang untuk perjalanan dari Melbourne ke Los Angeles.

Sementara, penerbangan dari Perth menuju London, yang akan menghubungkan Australia dan Eropa secara langsung untuk pertama kalinya, akan dimulai pada Maret 2018.

Komentar Berita

Industri Hari Ini

PT Asuransi Jiwasraya (Foto Industry.co.id)

Selasa, 16 Oktober 2018 - 00:55 WIB

OJK Monitor Penyelesaian Kewajiban Jiwasraya

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyambut baik upaya yang telah dilakukan oleh Direksi dan pemegang saham PT. Jiwasraya (Persero) berkaitan…

BRI Syariah

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:37 WIB

Produk Halal BRIsyariah Sukses Gaet Milenial Jogja

INDUSTRY.co.id -

Jakarta - Jogja Halal Fest 2018 yang digelar di Yogyakarta pada tanggal 11 sd 14 Oktober lalu, menjadi bukti besarnya animo masyarakat terhadap produk…

Japan Airlines (JAL) (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 21:00 WIB

Japan Airlines Beroperasi di Terminal 3 Bandara Soetta

Japan Airlines (JAL) beroperasi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta mulai 26 Oktober 2018 mendatang.

Christine Lagarde Terkesan dengan Paviliun Indonesia (Foto Humas BUMN)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:45 WIB

Indonesia Pavilion Pukau Ribuan Peserta Annual Meeting IMF-WB 2018

Kehadiran Indonesia Pavilion sebagai wajah pembangunan dan budaya Indonesia yang digagas oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sejak 8 Oktober - 14 Oktober 2018, mendapat banyak perhatian…

Rupiah (Foto Dok Industry.co.id)

Senin, 15 Oktober 2018 - 20:15 WIB

Pemerintah Usulkan Asumsi Rupiah 2019 Rp15.000

Pemerintah mengusulkan perubahan asumsi nilai tukar rupiah dalam RAPBN 2019 menjadi Rp15.000 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.500 per dolar AS.